Aktivitas Koperasi

Posted on

Aktivitas Koperasi

Koperasi merupakan suatu badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum dengan meliputi kegiatannya pada prinsip sekaligus sebagai suatu gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan (pasal 1 UU No. 25/1992). dan menurut PSAK No.27 tahun 200.

Koperasi ialah satu badan usaha yang mengorganisir  pendayagunaan sumber daya ekonomi para anggotanya dari dasar cara kerja dan kaidah usaha ekonomi untuk meningkatkan taraf hidup anggota.

Pada tertama dan masyarakat daerah kerja pada umumnya. Dengan demikian gerakan ekonomi rakyat dan sokoguru perekonomian nasional.

Simpan pinjam khususnya ialah menyediakan jasa penyimpanan dan peminjaman dana kepada anggota koperasi.

Akuntansi dan Aktivitas Koperasi, siklus, Laporan Keuangan

Siklus Koperasi

Berikut di bawah ini Siklus pada Koperasi

1). Jurnal

Untuk jurnal akuntansi koperasi akan diberikan contoh yang berkaitan dengan penggunaan perkiraan, yang membedakannya dengan bentuk usaha lainnya dan dilengkapi dengan transaksi yang bersifat umum.

Transaksi akuntansi koprasi memungkinkan memisahkan dengan jelas transaksi yang dilakukan kepada anggota serta dilakukan kepada yang bukan anggota.

2). Buku Besar

Buku besar adalah kumpulan dari perkiraan yang disusun dalam bentuk lembaran–lembaran yang berupa kartu. Perkiraan yang sebanyak itu disusun sedemikian rupa sehingga merupakan suatu kesatuan yang jumlahnya besar.

3). Buku Besar Pembantu

Buku besar pembantu adalah rincian dari sebuah jenis harta, utang atau modal. Untuk membuat laporan keuangan lebih sederhana maka sebaiknya hal yang pokok yang di munculkan.

Dan membuat rincian nya di tampilkan pada buku besar pembantu. Jadi buku besar pembantu merupakan buku atau daftar yang dibuat untuk menjelaskan atau rincian dari sebuah jenis harta, utang atau modal.

Namun pada uraian di bawah ini akan dijelaskan tiga jenis buku besar pembantu yakni buku simpanan anggota, buku piutang dan buku aktifa tetap.

a). Buku Simpanan Anggota

Buku simpanan anggota adalah buku tempat mencatat simpanan dari masing–masing anggota. Buku simpanan ini dibuat untuk semua anggota. Pada buku simpanan ini dicatat juga saldo awal, penambahan serta pengurangan simpanan.

b). Buku Piutang

Masing-masing jenis harta, utang, dan modal butuh dibuat rincian nya atau keterangannya. Rincian merupakan suatu bukti pendukung atau bahan keterangan dari harta, utang, atau modal tersebut.

Bagi koprasi yang memiliki banyak langganan perlu membuat rincian dari tagihannya. Buku piutang sering juga dinamai dengan buku besar pembantu piutang dicatat setiap hari dari bukti–bukti pembukuan.

c). Buku Aktiva Tetap

Aktiva tetap merupakan aktiva yang masa penggunaan nya lebih dari satu tahun, dipakai dalam kegiatan perusahaan dan nilainya cukup material.

Walaupun masa penggunaan lebih dari satu tahun dan digunakan dalam kegiatan perusahaan, namun apabila nilainya tidak cukup material maka aktiva tersebut di masukan sebagai aktiva lancar.

Kertas Kerja Akuntansi Koprasi

Kertas kerja adalah sebuah lembaran kerja yang disusun sesuai dengan lajur – lajur yang berisi neraca saldo (daftar sisa), penyesuaian, nerca saldo(daftar sisa) disesuaikan, rugi-laba, dan neraca.

Kertas kerja adalah susunan angka – angka yang dipakai sebagai bahan untuk menyusun laporan keuangan.

Laporan Keuangan

Berikut dibawah ini beberapa laporan keuangan

1). Laporan Hasil Usaha

merupakan suatu laporan yang menyampaikan kemampuan koperasi dalam menghasilkan keuntungan dalam sebuah periode akuntansi atau satu tahun.

Untuk mengetahui profit yang didapat koperasi dalam suatu periode, bisa dihitung dengan cara mengurangkan beban yang dikeluarkan koperasi dalam satu periode dari pendapatan yang diperolehnya dalam periode yang sama.

2). Laporan Perubahan Ekuitas

apabila sudah diketahui Sisa Hasil Usahanya maka pada tahap selanjutnya harus disusun laporan perubahan ekuitas sebelum disusun neraca.

3). Neraca

merupakan sebuah daftar yang menunjukkan keberadaan sumber daya yang dimiliki koperasi dan informasi dari mana sumber daya tersebut diperoleh.

Neraca koperasi ini bisa disusun dengan memasukkan semua rekening aktiva di dalam neraca saldo ke sisi kiri neraca dan memasukkan semua rekening utang dan ekuitas ke sisi pasiva neraca.

Baca Juga :

Demikianlah artikel dari guruakuntansi.co.id mengenai Akuntansi dan Aktivitas Koperasi, Siklus, Laporan Keuangan semoga dapat bermanfaat.

Aktivitas Koperasi
5 (100%) 2 vote[s]

Baca Juga :  Pengertian Koperasi Syariah