Pengertian Akuisisi

Posted on

GuruAkuntansi.co.id Kali ini akan membahas tentang pengertian akuisisi beserta klasifikasi, manfaat dan juga tujuannya. Berikut penjelasannya…

Pengertian Akuisisi

Akuisisi adalah pengakuan perusahaan, baik organisasi publik maupun organisasi swasta yang dijalankan oleh perusahaan yang mengakuisisi.

Ada juga yang menyebutkan bahwa definisi akuisisi adalah pengambilalihan (takeover) kepemilikan saham atau aset perusahaan (acquiree) oleh perusahaan lain (acquirer).

Ada banyak alasan mengapa suatu perusahaan diakuisisi oleh perusahaan lain. Selain motif ekonomi (keuntungan), alasan akuisisi perusahaan adalah untuk mempercepat pertumbuhan unit bisnis tanpa harus membangun diri dari awal.

Untuk lebih memahami apa itu akuisisi, maka kita bisa merujuk pada pendapat para pakar berikut:

Menurut P. Sudarsanan (1999)

Akuisisi adalah perjanjian, di mana perusahaan membeli aset, dan pemegang saham dari perusahaan yang ditargetkan untuk akuisisi akan berhenti menjadi pemilik perusahaan.

Menurut Made Sudana (2011)

Akuisisi adalah penggabungan dua perusahaan di mana perusahaan yang mengakuisisi membeli bagian dari saham perusahaan yang diakuisisi, sehingga kontrol manajemen perusahaan yang diakuisisi dipindahkan ke perusahaan akuisisi, sedangkan kedua perusahaan terus beroperasi sebagai badan hukum yang berdiri sendiri.

Menurut Brealey, Myers, & Marcus (1999)

Akuisisi adalah pengambilalihan perusahaan dengan membeli saham atau aset perusahaan, dan perusahaan yang dibeli masih ada.

Klasifikasi Akuisisi

pengertian akuisisi

Akuisisi diklasifikasikan menjadi dua kelompok besar, yaitu berdasarkan objek akuisisi atau bentuk dasar, dan berdasarkan jenis bisnis. Mengacu pada definisi akuisisi di atas, sedangkan jenis akuisisi adalah sebagai berikut:

Baca Juga :  Pengertian Kwitansi

A. Berdasarkan Bentuk Dasar atau Objek Akuisisi

Dalam upaya mengambil alih perusahaan lain, ada 3 prosedur dasar yang dilakukan oleh sebuah perusahaan, yaitu:

1. Konsolidasi atau Merger

Merger adalah proses penggabungan dua atau lebih perusahaan, di mana merger menghasilkan satu nama perusahaan baru.

Konsolidasi adalah penggabungan dua atau lebih perusahaan, di mana semua perusahaan yang bergabung hilang dan memunculkan perusahaan bersama dengan nama baru.

2. Akuisisi Saham

Akuisisi saham adalah pembelian saham suatu perusahaan, baik secara tunai atau menggantinya dengan sekuritas lain. Misalnya obligasi atau saham lainnya.

3. Akuisisi Aset

Akuisisi aset adalah pembelian aset perusahaan di mana tujuannya adalah untuk mencegah perusahaan memiliki pemegang saham minoritas.

B. Berdasarkan Keterkaitan dengan Jenis Usaha

Sedangkan akuisisi berdasarkan hubungan dengan jenis bisnis dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu:

1. Akuisisi Horizontal

Akuisisi horizontal adalah pengambilalihan perusahaan target yang memiliki lini bisnis yang sama sehingga dapat meningkatkan pangsa pasar.

Dengan kata lain, akuisisi ini akan menyingkirkan perusahaan pesaing, baik pesaing dalam produksi maupun pemasaran.

2. Akuisisi Vertikal

Akuisisi vertikal adalah pengambilalihan perusahaan yang masih dalam rantai produksi di mana tujuannya adalah untuk memastikan pasokan dan penjualan barang.

3. Akuisisi Konglomerat

Akuisisi konglomerat adalah pengambilalihan perusahaan lain yang tidak terkait dengan perusahaan akuisisi, baik secara horizontal maupun vertikal.

Tujuan pengambilalihan ini adalah untuk mendukung perusahaan akuisisi dan memperkuat kondisi portofolio kelompok perusahaan.

Manfaat Akuisisi

Menurut Bradley T Shapiro (1991: 933), manfaat dari akuisisi adalah sebagai berikut:

  1. Perusahaan akan mengalami tingkat pertumbuhan bisnis yang lebih cepat sekarang daripada melakukan pertumbuhan internal.
  2. Perusahaan akuntansi dapat mengurangi persaingan bisnis dengan membeli beberapa entitas bisnis untuk menggabungkan kekuatan pasar dan membatasi persaingan.
  3. Perusahaan akuisisi dapat memasuki pasar penjualan dan pemasaran baru sekarang yang belum ditembus.
  4. Ada peningkatan keterampilan manajerial, yaitu bantuan manajerial mengelola aset entitas bisnis.
Baca Juga :  Pengertian Waralaba (Franchise)

Tujuan Akuisisi

1. Menambah Sinergi Perusahaan

Secara umum, akuisisi dilakukan untuk meningkatkan laba atau nilai tambah perusahaan yang berpartisipasi dalam proses akuisisi, baik akuisisi maupun akuisisi.

2. Memperluas Pangsa Pasar

Akuisisi juga sering dilakukan karena suatu perusahaan ingin memperluas pangsa pasarnya karena perusahaan yang diakuisisi sudah memiliki pangsa pasar yang cukup besar.

3. Melindungi Pasar

Persaingan bisnis yang cukup ketat adalah salah satu alasan akuisisi. Ketika sebuah perusahaan ingin memperkuat posisinya di pasar tertentu, mengakuisisi perusahaan yang bersaing dianggap melindungi pasar yang ingin dikuasainya.

4. Mengakuisisi Produk Tertentu

Salah satu cara untuk mengembangkan bisnis perusahaan dapat dilakukan dengan menghasilkan produk baru.

Ketika perusahaan lain menghasilkan produk berkualitas dan diinginkan, produk tersebut dapat diperoleh dan kemudian dikembangkan kembali.

5. Memperkuat Bisnis Utama

Pengambilalihan perusahaan lain yang bergerak di bisnis yang sama pada akhirnya memperkuat bisnis inti (core bussines) perusahaan sehingga menjadi lebih kuat dan lebih besar.

Baca Juga :

Demikian pembahasan tentang pengertian akuisisi beserta klasifikasi, manfaat dan juga tujuannya. Semoga bermanfaat.

Pengertian Akuisisi
5 (100%) 4 vote[s]