Perhitungan Biaya Proses

Posted on

GuruAkuntansi.co.id Kali ini akan membahas mengenai akumulasi biaya proses perhitungan, aliran produksi bahan baku dan juga tenaga kerja dan overhead, Selamat membaca …

Sistem Perhitungan Biaya dan Akumulasi Biaya

  • Menyiapkan laporan harga pokok dari penjualan untuk perusahaan manufaktur
  • Menyiapkan laporan keuangan untuk perusahaan manufaktur
  • Menyebutkan apa saja jenis-jenis sistem biaya yang berbeda dan
  • Menyajikan bagaimana setiap sistem mengukur biaya dan elemen biaya apa saja yang akan dimasukkan sebagai biayaproduk dalam setiap sistem tertentu
  • Membedakan antara sistem perhitungan biaya yang berdasarkan pesanan dan juga sistem perhitungan berdasarkan proses

Proses Produksi

Akumulasi Biaya Proses Perhitungan, Aliran Produksi, Bahan Baku, Tenaga Kerja dan Overhead

Ialah kegiatan penciptaan , perubahan maupun penambahan nilai guna suatu barang. Adapun perencanaan proses produksi adalah :

1. Proses persiapan
2. Penyaringan gagasan
3. Analisi gagasan
4. Percobaan proses produk
5. Uji coba produksi
6. Komersial produk

Sifat proses produksi yang meliputi:

1. Proses produksi terus menerus
2. Proses produksi terputus-putus atau juga berselingan

Persyaratan yang harus dipenuhi agar proses prodeksi akan berjalan dengan bak ialah:

1. Adanya prosedur kerja dalam sistem produksi
2. Adanya tata letak peralatan sistem produksi
3. Adanya tata ruang proses produksi
4. Adanya jenis dan bahan yang akan diproduksi
5. Adanya para karyawan yang dapat mengerjakan proses produksi

tata cara data penetapan proses produksi barang dan juga jasa terdiri atas:

a. Routing

yakni menetapkan dan juga akan menentukan urut-urutan proses produksi atau bahan mentah sampai menjadi produk akhir.

b. Scheduling

Yaitu yang menetapkan maupun menentukan jadwal proses operasi produksi yang disernigikan sebagai suatu kesatuan.

Baca Juga :  Peranan Anggaran Biaya

c. Dispatching

Yaitu menetapkan dan menentukan proses dimana pemberian perintah utuk mulai dilaksanakan operasi proses produksi yang telah direncanakan didalam routing maupun scheduling.

d. Follow-up

Yaitu menetapkan dan menentukan berbagai kegiatan agar tidak akan terjadi penundaan dan juga mendorong terkoordinasikannya seluruh perencanaan produksi.

Bahan baku (direct material) merupakan sesuatu bahan yang akan membentuk bagian menyeluruh dari produk jadi. Bahan baku ini dapat diklarifikasikan dengan produk atau pesanan yang tertentu dengan nilainya yang relatif besar.

contohnya dalam perusahaan mebel, bahan baku ialah kayu atau rotan. Biaya yang akan timbul akibat pemakaian bahan baku disebut biaya bahan baku.

Bahan baku

Bahan baku penolong (indirect material) merupakan suatu bahan yang dapat dipakai dalam proses produksi yang tidak akan dapat diidentifikasikan dengan produk jadi dan juga nilainya relatif sangat kecil.

contohnya: dalam perusahaan mebel, bahan baku penolong ialah minyak pelitur. Biaya yang akan ditimbulkan karena pemakaian bahan baku penolong ini sering disebut biaya bahan baku penolong. Biaya bahan baku penolong merupakan bagian dari unsur biaya overhead pabrik.

Biaya Tenaga Kerja

Dalam akuntansi, biaya tenaga kerja ini akan dibagi menjadi 2 yakni biaya tenaga kerja langsung maupun tidak langsung.

Biaya tenaga kerja langsung secara garis besarnya dikategorikan sebagai orang yang langsung mengolah bahan baku ataupun langsung terlibat dalam proses suatu produksi. Misalnya seperti penjahit di pabrik garment, pelinting rokok di pabrik rokok, dan yang lain sebagainya

Lalu Sedangkan biaya tenaga kerja tidak langsung yakni biaya yang dikeluarkan untuk dapat membayar setiap orang yang telah bekerja, namun tidak akan terlibat langsung dengan proses produksi.

Dalam sebuah perusahaan tidak semua orang dapat terlibat dalam proses produksi. Ada staf-staf lain yang dapat membantu jalannya perusahaan.

Baca Juga :  Contoh Penerapan Prinsip Ekonomi

Misalnya yakni: pembayaran untuk staf keamanan, staf administrasi, atau staf staf yang lainnya yang tidak akan terlibat dalam kegiatan suatu produksi.

Biaya Overhead Pabrik

Biaya overhead merupaka suatu biaya tak akan terduga yang tidak termasuk dalam biaya bahan baku dan juga biaya tenaga kerja. misalnya biaya overhead pabrik yakni biaya pemeliharaan suatu meisn-mesin ketika rusak, biaya penyusutan mesin, dan juga biaya-biaya peralatan kerja.

Overhead pabrik juga biasanya akan dianggarkan oleh perusahaan diluar biaya bahan baku maupaun biaya tenaga kerja.

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan yang dapat kami bagikan tentang Akumulasi Biaya Proses Perhitungan, Aliran Produksi, Bahan Baku, Tenaga Kerja dan Overhead semoga bermanfaat.