Bagian-Bagian Bunga

Posted on

Bagian-Bagian Bunga – Pembagian yang menarik dapat dilihat secara singkat atau bersamaan dalam satu baris. Bunga yang muncul bersamaan disebut senyawa atau perbungaan.

Kelopak bunga merupakan bagian luar bunga yang dapat menutupi mahkota di atas. Fungsi kelopak adalah untuk melindungi mahkota bunga saat masih dalam kuncup dan terbuka saat mahkota mekar.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Bagian-Bagian Bunga. Untuk ulasan selengkapnya, yuukk… Simak sebagai berikut.

Apa itu Bunga ?

Pengertian Bunga merupakan suatu tumbuhan yang disukai wanita selain bentuknya bagus, warnanya bagus, dan aromanya harum. Bagi pecinta bunga, mereka biasanya menyimpan bunga sebagai dekorasi interior atau eksterior.

Selain untuk dekorasi, ruangan itu juga bisa berisi bunga sebagai obat rumah untuk orang yang suka mengerjakannya sendiri. Bunga tidak hanya dapat menghiasi ruangan, tetapi juga mencium bau di dalam ruangan.

Bagian-Bagian-Bunga

Bunga atau bunga (bahasa Latin: flos) adalah organ reproduksi tanaman berbunga (divisio Magnoliophyta atau Angiosperma, “tanaman tertutup”). Di bunga ini ada organ reproduksi, yaitu benang sari dan putik.

Bagian-bagian yang menarik dapat dilihat secara singkat atau bersamaan dalam satu baris. Bunga yang muncul bersamaan disebut senyawa atau perbungaan.

Dalam beberapa spesies bunga majemuk dapat dilihat sebagai bunga tunggal, misalnya anthurium dan bunga matahari. Unit bunga yang membentuk senyawa bunga disebut sebagai bunga.

Baca Juga :  Jaringan Epitel Pipih Selapis

Bagian Bagian Bunga

Adapun berbagai bagian dalam bunga yang akan dijelaskan sebagai berikut:

a. Benang Sari

Benang sari adalah organ reproduksi pria dalam bunga. Setiap benang sari biasanya terdiri atas batang dan pada ujung batang, kepala sari atau bunga. Bunga biasa terdiri dari empat kotak yang disebut sebagai microsporangia.

Perkembangan terhadap spora haploid dan spora microspalic dengan adanya pollen mirip dengan microspores dalam gymnospermae misalnya dalam pinus dan lumut.

Serbuk sari yakni dapat dilepaskan oleh semut, kemudian jatuh atau dibawa ke bunga atau senjata bunga yang sama oleh pengaruh luar angin, air atau hewan sehingga pendengaran dapat berlangsung.

b. Dasar Bunga

Dasar bunga berada di bagian bawah bunga di atas bunga. Bagian ini adalah bunga terakhir setelah berbunga. Dalam dasar terhadap bunga adalah wadah Latin. Pangkal bunga berfungsi sebagai tempat untuk menempatkan dan mengistirahatkan mahkota dan bagian lain dari bunga.

c. Tangkai Bunga

Tangkai bunga merupakan termasuk dalam suatu bagian dari bunga di bawah bunga. Bagian ini memiliki nama Latin Pedicellus. Menanam bunga memiliki fungsi yang berbeda dari induknya. Sisi tangkai bunga, antara lain, adalah bagian dari bunga termuda.

Tanaman berbunga itu sendiri berfungsi sebagai penopang dan penghubung antara batang bunga dan cabang. Bagian ini sering digunakan sebagai tempat pemilihan bunga. Itu tempat di bawah bunga.

Bentuk-Bunga

d. Mahkota Bunga

Mahkota bunga merupakan salah satu bunga yang paling indah dan berwarna-warni. Mahkota bunga biasanya disebut sebagai ornamen bunga. Keindahan corolla adalah serangga dapat meningkatkan penampilan dan membantu polusi.

Mahkota bunga atau nama lain dari tutup mahkota dengan pola yang berbeda membuat sasaran utama terhadap serangga sebagai mendapatkan benang sari.

Baca Juga :  Pengertian Vitamin

Kemudian bagian selanjutnya adalah bunga yang terbuat dari daun Tagkai atau dengan nama ilmiah Vertrola. Fungsi tongkat bunga seperti daun pelindung. Posisi batang bunga berada di pangkal batang bunga.

e. Kelopak Bunga

Kelopak bunga merupakan area luar bunga yang dapat menutupi mahkota di atas. Fungsi kelopak adalah untuk melindungi mahkota bunga saat masih dalam kuncup dan terbuka saat mahkota mekar.

Kelopak umumnya memiliki warna dan bentuk yang sama dengan daun. Bagian ini adalah bagian terpenting dari fasilitas. Ketika bunga mulai mekar, kelopak bunga terbuka dan bunga mekar.

f. Kepala Putik (Stigma)

Pistol atau kepala sigma bertindak sebagai titik perlekatan dan memasuki serbuk sari dari antena dan kemudian dapat ditransfer ke inti ovarium / telur melalui tabung serbuk sari.

g. Daun Pelindung (Brachtea)

Bunga mekar (brachtea), ini tidak berbeda dengan kelopak karena brachtea adalah daun terakhir yang mekar. Bunganya tumbuh dan tumbuh di daun ketiak tersebut.

h. Tangkai Putik (Stilus)

Tangkai stilus atau putik bertujuan sebagai mendukung kepala pistol untuk mempertahankan posisinya. Batang pistol ini memiliki rongga saluran drainase atau saluran yang membentuk dasar serbuk sari yang berasal dari kepala sari dan kemudian mencapai inti generatif (ovarium) untuk pembuahan kemudian.

i. Bakal Biji (Ovulum)

Sel benih atau sel telur bertindak sebagai tempat pembentukan benih untuk menghasilkan benih yang matang. Ovul sangat aktif dalam melindungi tanaman sehingga generasi berikutnya dapat bertahan hidup.

j. Bakal Buah (Ovarium)

Buah atau indung telur yakni dapat bertindak sebagai tempat pembuahan, di mana adanya suatu kombinasi dalam gamet betina dan gamet jantan, yang dapat menciptakan buah.

Baca Juga :

Baca Juga :  Ciri - Ciri Bakteri

Demikianlah pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Bagian-Bagian Bunga. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.