Contoh Karya Ilmiah

Posted on

Contoh Karya ilmiah, Ilmiah Remaja, Sederhana dan Kesehatan – Materi pembahasan kali ini mengenai contoh karya ilmiah, yang akan kami jabarkan dengan lengkap mulai dari pengertian, ciri, macam, tujuan, manfaat dan contohnya. Nah untuk lebih jelasnya mari langsung aja simak ulasannya dibawah ini.

Apa itu Karya Ilmiah?

Contoh Karya Ilmiah

Pengertian Karya ilmiah atau sering juga disebut sebagai karya tulis ilmiah atau dalam bahasa inggris (Scientific paper). merupakan sebuah laporan yang tertulis dan dibuat berdasarkan hasil pikiran, penelitian atau pengamatan seseorang dalam masalah tertentu. Yang dibuat berdasarkan kaidah dan aturan yang telah ditentukan.

Karangan ini juga dikenal dengan sebutan tulisan akademis (academis writing). disebabkan karya ilmiah banyak dibentuk dari kalangan perguruan tinggi, dari pihak dosen atau mahasiswa.

Adapun tujuan utama pembuatan karangan ini ialah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan berupa pengawasan, penjelasan dan pemahaman seseorang.

Dijenjang perguruan tinggi, mahasiswa dilatih untuk menyususn sebuah karya ilmiah , seperti makalah skripsi dan lain-lain.

Adapun tugas skripsi yang diberikan kepada mahasiswa umumnya merupakan laporan penelitian yang berskala kecil tetapi harus dilakukan penelitian yang cukup mendalam.

Cara Menulis Karya Ilmiah

Setelah membahas secara mendetail tentang karya ilmiah, kurang lengkap bila kita hanya paham terhadap teorinya saja.

Pada kempatan kali ini kita akan melanjutkan pembahasan tentang cara membuat karya tulis. Berikut penjelasannya.

  • Mengetahui bagian-bagian karya ilmiah
  • Menentukan Tema (Topik Permasalahan)
  • Menyusun Judul
  • Menyusun Kerangka Karangan
  • Menyusun Bagian Akhir

Macam-macam Karya Ilmiah

1. Artikel Ilmiah Popular

Berbeda dengan artikel ilmiah, artikel popular tidak terkait dengan aturan penulisan ilmiah.

Baca Juga :  Pengertian Pasar Persaingan Sempurna

Sebab, ditulis lebih bersifat umum, untuk konsumsi publik. disebut ilmiah populer sebab disusun bukan untuk kebutuhan akademik tetapi dalam menjangkau pembaca khalayak.

Karena itu aturan-aturan penulisan ilmiah tidak begitu ketat. Artikel ilmiah popular biasanya dimuat di surat kabar atau majalah.

Artikel disusun didasari pemikiran yang deduktif /induktif, atau paduan keduanya yang bisa ‘dibungkus’ dengan opini penulis.

2. Artikel Ilmiah

Artikel ilmiah, bisa ditulis secara khusus, bisa pula ditulis berdasarkan hasil penelitian contohnya skripsi, tesis, dilandasi oleh penelitian lainnya agar bentuk lebih praktis.

Artikel ilmiah dimuat pada jurnal-jurnal ilmiah. yang menjadi ciri khusus artikel ilmiah ialah pada penyajiannya yang singkat padat  tetapi tidak megurangi nilai keilmiahannya.

3. Disertasi

Pencapaian gelar akademik tertinggi adalah predikat Doktor. Gelar Doktor (Ph.D) apabila mahasiswa (S3) telah selesai dihadapan Dewan Penguji Disertasi yang terdiri dari profesor atau Doktor dibidang masing-masing.

4. Tesis

Tesis adalah jenis karya ilmiah yang kualitas ilmiahnya lebih dalam dan tajam dari pada skripsi.

Ditulis untuk menyelesaikan pendidikan pascasarjana. Para mahasiswa dituntut untuk melakukan penelitian mandiri, menguji satu atau lebih hipotesis dalam mengungkapkan ‘pengetahuan baru’.

5. Skripsi

Skripsi adalah hasil karya tulis (ilmiah) mahasiswa untuk melengkapi syarat mendapatkan gelar sarjana (S1) atau salah satu syarat wisuda.

Bobotnya 6 semster (SKS) dan dalam pelaksanaannya diiringi oleh dosen pembimbing.

Peran itu untuk‘mengawal’ pengerjaan hingga mahasiswa mampu mengerjakan dan mempertahankannya pada ujian skripsi. Skripsi ditulis berdasarkan pendapat (teori) orang lain.

6. Kertas Kerja

Kertas kerja pada prinsipnya sama dengan makalah. Kertas kerja kerjakan melalui analisis yang dalam dan tajam.

Kertas kerja ditulis untuk bahas pada saat seminar /lokakarya, yang biasanya dihadiri oleh ilmuwan.

Baca Juga :  Analisis Perilaku Biaya

7. Makalah

Lazimnya, makalah dibuat melalui kedua cara berpikir tersebut. Tetapi, tidak masalah ketika disajikan berbasis berpikir deduktif (saja) atau induktif (saja). Yang penting, tidak berdasar opini belaka.

Tujuan Karya Ilmiah

  • Sebagai wahana menguji pemikiran atau hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metodologis.
  • Dapat membangkitkan sudut pandang/etos ilmiah di kalangan banyak mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi dapat menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian studinya.
  • Karya tulis (ilmiah) yang telah selesai ditulis itu diharapkan menjadi media transformasi pengetahuan antara sekolah dengan masyarakat,
  • Dapat membuktikan wawasan dan potensi ilmiah yang dimiliki oleh mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam bentuk karya ilmiah setelah yang bersangkutan memperoleh pengetahuan
  • Menguji kemampuan untuk melakukan penelitian.

Ciri-ciri Dari Karya Ilmiah

Berikut ini ada keterangannya;

  • Bahasa yang pakai pada karya ilmiah ialah bahasa baku yang tercermin dari pilihan kata/istilah, dan kalimat-kalimat yang efektif dengan struktur yang baku.
  • Di dalam karya ilmiah yang dilakukan penulis haruslah bersikap objektif, yang disampaikan dengan menggunakan gaya bahasa impersonal, dengan banyak menggunakan bentuk pasif, tanpa menggunakan kata ganti orang pertama atau kedua.
  • Struktur sajian karya ilmiah begitu ketat, Umumnya terdiri dari bagian pendahuluan, bagian inti (pokok pembahasan), dan bagian penutup.
  • Sesuai jeninya komponen dari karya ilimiah bervariasi, namun semua karya ilmiah mengandung pendahuluan, bagian inti, penutup, dan daftar pustaka. Artikel ilmiah yang pakai pada jurnal mempersyaratkan adanya abstrak.

Manfaat Karya Ilmiah

Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut:

  • Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif;
  • Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber;
  • Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan;
  • Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara  sistematis;
  • Memperoleh kepuasan intelektual;
  • Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan;
  • Sebagai bahan acuan/penelitian pendahuluan untuk penelitian selanjutnya
Baca Juga :  Teks Prosedur Kompleks

Contoh Karya Tulis Ilmiah Sederhana

Dampak Negatif Internet Bagi Anak

BAB I
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Internet dapat dibilang adalah salah satu penemuan terbaik dalam sejarah perkembangan teknologi. Seluruh manusia di belahan bumi mana pun dapat saling bersentuhan. Kecanggihan yang ia tawarkan membuatnya dapat diakses segala usia. Sehingga, internet juga sering bahkan selalu digunakan anak. Dengan kondisi emosi anak yang masih “labil”, internet memiliki pengaruh yang besar.

2. Rumusan Masalah

Bagaimana dampak negatif internet bagi anak?

3. Tujuan Penelitian

Untuk mengetahui dan menjelaskan dampak negatif internet bagi anak.

BAB II
PEMBAHASAN

Dampak Negatif Internet Bagi Anak

Internet kini sudah menjadi kebutuhan primer bagi anak. Namun, tidak semua anak dapat memanfaatkan internet sesuai kaidahnya. Oleh karena itu, dampak negatif internet diantaranya, yaitu:

• Menimbulkan keinginan anak untuk berbuat kekerasan
• Membuat anak keasikan berselancar di internet hingga lupa waktu
• Kasus bullying
• Kecanduan

BAB III
PENUTUP

Kesimpulan

Hadirnya internet memang sangat membantu kehidupan bermasyarakat. Internet juga membantu anak dalam melakukan aktivitasnya.

Tetapi, banyak dampak negatif yang ditimbulkan internet. Dampak negatif yang ditimbulkan bukanlah masalah yang sepele.

Oleh karena itu, peran orang tua sangat diperlukan dalam keadaan ini. Orang tua harus selalu mengawasi putra-putrinya dalam menggunakan internet.

Artikel Lainnya :

Demikianlah materi pembahasan kali ini tentang contoh karya ilmiah, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat semua.