Contoh Segmentasi Pasar

Posted on

GuruAkuntansi.co.id Kali ini akan membahas tentang prosedur dan jenis-jenis segmentasi pasar beserta contoh segmentasi pasar berdasarkan pengelompokannya.

Tetapi sebelum lanjut ke pembahasan ada baiknya Anda mengetahui dulu apa yang dimaksud dengan segmentasi pasar? (Baca : Pengertian Segmentasi Pasar)

Prosedur Melakukan Segmentasi Pasar

Dalam mengidentifikasi segmen pasar, ada tiga tahapan prosedur yang harus dilakukan, yaitu:

1. Tahap Survei

Pada tahap ini wawancara dilakukan dengan segmen pasar sasaran untuk mendapatkan pemahaman tentang sikap, motivasi, dan perilaku konsumen.

Wawancara dapat dalam bentuk kuesioner, di mana data kuesioner yang dikumpulkan dapat digunakan sebagai informasi tentang atribut yang dibutuhkan.

2. Fase Analisis

Pada tahap ini, data yang mengandung variabel berkorelasi tinggi dihapus, kemudian analisis kelompok dilakukan untuk menghasilkan jumlah maksimum segmen yang berbeda.

3. Tahap Pembentukan

Pada tahap ini kelompok dibentuk berdasarkan perbedaan dalam sikap, perilaku, demografi, psikologis, psikografis, dan pola media. Dari sifat dominan yang ditemukan dalam grup, nama profil diberikan dalam grup segmen itu.

Jenis-Jenis Segmentasi Pasar

Dalam menyediakan segmentasi pasar, pembagian ini dibagi menjadi 9 kategori:

Baca Juga :  Pengertian Supplier dan Vendor

1. Segmentasi Pasar berdasarkan Geografi

Dalam segmentasi ini, pasar dibagi menjadi beberapa bagian geografis seperti negara, wilayah, kota dan desa. Area geografis yang dipandang potensial dan menguntungkan akan ditargetkan oleh perusahaan.

2. Segmentasi Pasar berdasarkan Demografi

Dalam segmentasi ini pasar dibagi menjadi kelompok-kelompok berdasarkan distribusi usia, jenis kelamin, tingkat ekonomi, dan tingkat pendidikan.

3. Segmentasi Pasar berdasarkan Psikografi

Segmentasi psikografis memeriksa bagaimana konsumen dengan segmen demografis tertentu merespons rangsangan pemasaran.

4. Segmentasi Pasar berdasarkan Sosiokultural

Sebagai dasar lebih lanjut untuk segmentasi pasar, segmentasi sosiokultural yang memiliki variabel sosiologis (kelompok) dan antropologis (budaya) dibagi menjadi segmen-segmen yang merupakan tahapan yang sesuai pada:

  • Daur hidup keluarga
  • Kelas sosial
  • Budaya dan sub-budaya
  • Segmentasi pemasaran lintas budaya atau global

5. Segmentasi Pasar berdasarkan hubungan ekstrim

Bentuk segmentasi yang efektif untuk penggunaan merek, seperti:

  • Tingkat penggunaan: segmentasi yang berbeda terletak pada pengguna berat, pengguna sedang, dan pengguna ringan. Bukan pengguna produk, layanan, atau merek tertentu.
  • Tingkat kesadaran: kesadaran konsumen akan produk, kesiapan untuk membeli produk, atau apakah konsumen membutuhkan informasi tentang produk.
  • Loyalitas merek: Loyalitas konsumen terhadap merek digunakan sebagai perusahaan sebagai identifikasi karakteristik konsumen di mana mereka dapat segera menjadi pendukung promosi kepada orang-orang dengan karakteristik yang sama tetapi dengan populasi yang lebih besar.

6. Segmentasi berdasarkan Situasi Penggunaan

Peluang atau situasi bisa menentukan apakah konsumen akan membeli produk atau mengkonsumsi produk. Segmentasi ini dibuat guna membantu perusahaan memperluas penggunaan produk.

7. Segmentasi berdasarkan Manfaat

Bentuk segmentasi yang mengklasifikasikan pembeli berdasarkan perbedaan manfaat yang mereka cari dari suatu produk adalah bentuk segmentasi yang kuat.

Baca Juga :  Pengertian Shareholder dan Stockholder

Sebuah studi yang menguji apakah mengendalikan preferensi konsumen untuk mikro atau pengrajin mengidentifikasi lima keunggulan merek strategis, yaitu:

  • Fungsional (contoh kualitas)
  • Nilai uang
  • Manfaat sosial
  • Manfaat emosi positif
  • Manfaat emosi negatif

8. Segmentasi Hybrid

Segmen ini dibentuk berdasarkan kombinasi beberapa variabel segmen yang membentuk satu segmen.

Sebagai contoh segmen geodemografi, sangat berguna untuk menemukan prospek terbaik bagi pengiklan atau pemasar dalam menemukan kepribadian, tujuan, dan minat serta terisolasi di tempat mereka tinggal.

9. Segmentasi Pasar berdasarkan Perilaku

Segmentasi ini dikelompokkan atas dasar pengetahuan, sikap, penggunaan, atau reaksi pembeli terhadap suatu produk.

Contoh Segmentasi Pasar

contoh segmentasi pasar

1. Segmentasi Pasar Aqua

Dalam segmentasi geografisnya : Aqua menyapa semua pasar di wilayah Indonesia. Tidak hanya di daerah perkotaan, tetapi kami juga dapat menemukan produk Aqua di pinggiran kota, bahkan di daerah pedesaan.

Secara demografis : Aqua menargetkan orang di semua kalangan dan jenis kelamin. Produk Aqua diproduksi untuk semua kelompok dan untuk konsumsi semua orang.

Secara psikologis : Aqua ditujukan untuk kelas sosial kelas menengah. Tetapi juga bisa digunakan untuk kelas bawah mengingat harga kemasan yang bisa dijangkau oleh kelas bawah dengan harga pasar Rp. 500, – dan Rp. 3.000.

Tidak hanya itu, Aqua diperuntukkan bagi orang-orang dengan gaya hidup praktis dan sehat dengan kemasan yang mudah didapat dan dibawa. Sehingga Aqua cocok untuk orang yang aktif dengan mobilitas tinggi.

2. Segmentasi pasar Coca-cola

Secara geografis : Coca-cola menjual produk minuman khusus yang hanya ada di Jepang, yaitu Sokembicha (non-karbonat, ginseng, dan teh), Lactia (fermentasi susu).

Dalam hal segmentasi psikografis : Coca-cola memiliki jenis varian yang berbeda; Zero-Coca-Cola memproduksi gula rendah kalori, ditujukan untuk konsumen dengan gaya hidup sehat.

Baca Juga :  Pengertian Revaluasi

Coca-cola juga membagi segmentasi pasarnya menjadi segmentasi demografis, yaitu remaja, baik pria maupun wanita 15-20 tahun.

3. Segmentasi pasar Honda Beat

Honda Beat adalah jenis tipe skuter otomatis, dengan harga Rp. 12,5 juta. Secara demografis, Honda Beat menargetkan siswa dan siswa sebagai segmen pasarnya.

Secara psikografis : Honda Beat ditujukan bagi kaum muda yang menyukai kenyamanan dan kepraktisan, serta gaya hidup yang trendi dan modern.

Dan secara geografis : Honda Beat di segmen 110 CC memiliki konsentrasi pemasaran di kota-kota besar di Indonesia dan di daerah,

di mana di daerah perkotaan cenderung menggunakan roda balap dan di daerah cenderung menggunakan roda jari-jari.

Baca Juga :

Demikian pembahasan tentang prosedur dan jenis-jenis segmentasi pasar beserta contoh segmentasi pasar berdasarkan pengelompokannya. Semoga bermanfaat.