Pengertian Dumping Perdagangan Internasional

Posted on

GuruAkuntansi.co.id Kali ini akan membahas tentang pengertian dumping dalam perdagangan internasional, tujuan beserta keuntungan dan kerugian dumping. Mari kita simak penjelasannya..

Pengertian Dumping

Definisi Dumping adalah praktik menjual barang di pasar luar negeri dengan harga lebih rendah dari harga di pasar domestik (harga normal).

Praktik dumping telah dilakukan sejak adanya perdagangan internasional, yang merupakan salah satu bentuk kebijakan diskriminasi harga untuk mengoptimalkan keuntungannya.

Dengan kebijakan dumping, keuntungan akan dioptimalkan karena pasar semakin luas ke luar negeri, akumulasi barang yang tidak terjual dapat diatasi, monopoli domestik dapat dipertahankan, dan hal-hal lain yang dapat meningkatkan keuntungan.

Dalam sebuah makalah yang diterbitkan oleh KADI (Komite Anti-Dumping Indonesia), beberapa alasan dijelaskan bagi eksportir untuk melakukan praktik dumping untuk meningkatkan pangsa pasar (dumping market expansion),

menghilangkan pesaing untuk memonopoli pasar (dumping predatory), melepaskan persediaan karena bersepeda berlebihan (dumping). dan dapatkan mata uang asing (dumping perdagangan negara).

Tujuan Dumping

Pengertian dumping

Mengapa praktik dumping dilakukan? Pasti ada alasan untuk mendorong eksportir untuk melakukan dumping. Memang, ada cukup alasan di balik praktik dumping ini. Beberapa diantaranya adalah:

  • Dapatkan keuntungan maksimal melalui diskriminasi harga dengan mengekspor atau menjual produk atau komoditas ke negara lain dengan harga murah dibandingkan dengan harga produk yang dijual ke negara-negara pengekspor dan pengimpor.
  • Mencegah akumulasi stok barang di pasar domestik karena kelebihan produksi sehingga diekspor atau dijual di luar negeri dengan harga rendah.
  • Memonopoli pasar dengan melumpuhkan dan bahkan mematikan bisnis pesaing dengan menghancurkan pasar dengan menjual produk-produk berharga murah, sehingga pesaing yang tidak kuat dalam modal dan strategi akan runtuh sendiri. Dengan jatuhnya pesaing, produsen dapat menguasai pangsa pasar sehingga lebih mudah untuk memainkan harga, meskipun pada awalnya mereka harus menanggung kerugian jangka pendek.
Baca Juga :  Contoh Penerapan Prinsip Ekonomi

Keuntungan Dumping

Sebagai strategi persaingan yang dianggap tidak sehat, harus diakui bahwa praktik dumping memang bermanfaat sekaligus merugikan. Keuntungan dari praktik dumping dapat digambarkan sebagai berikut.

  • Memenuhi kebutuhan produk atau komoditas antar negara. Ada kalanya suatu negara mengalami kekurangan produksi komoditas tertentu, sehingga impornya mencukupi di negara tersebut.
    Di sisi lain, ada negara-negara yang mengalami surplus dalam produksi komoditas sehingga mereka tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga pasar luar negeri melalui kegiatan ekspor. Menjual komoditas ke pasar luar negeri dengan harga rendah tidak selalu merupakan praktik dumping dengan konotasi negatif. Adanya perbedaan pasar antara negara pengimpor dan eksportir dapat mempengaruhi harga jual yang lebih murah.
  • Dapat memperluas dan meningkatkan pangsa pasar. Tidak dapat dipungkiri bahwa ada banyak pemain di sektor ekonomi, terutama di ranah internasional. Ini menimbulkan persaingan yang ketat, sehingga upaya untuk mencapai dan memperluas pasar semakin sulit.
    Praktik dumping sebenarnya dapat memperluas dan meningkatkan pangsa pasar. Harga produk yang lebih rendah yang ditawarkan ke pasar asing mampu menarik perhatian importir untuk terlibat dalam transaksi perdagangan internasional.
  • Meningkatkan pendapatan valuta asing untuk negara-negara pengekspor. Pembayaran produk dalam perdagangan internasional dilakukan dalam mata uang asing. Praktik dumping yang mampu meningkatkan pangsa pasar menunjukkan lebih banyak pendapatan valuta asing atau mata uang asing yang diperoleh atau masuk ke negara-negara pengekspor.

Kerugian Dumping

Meskipun memiliki kelebihan, praktik dumping juga berisiko menimbulkan kerugian. Sebenarnya, kerugian dari praktik dumping ini

tidak hanya menyerang negara pengimpor, tetapi juga eksportir. Berikut ini adalah kerugian yang timbul dari praktik dumping.

  • Merusak harga produk sejenis. Harga ekspor komoditas yang lebih rendah dari harga produk domestik serupa dari negara pengimpor dapat mengakibatkan diskriminasi harga. Ini jelas merugikan produsen yang bersaing di negara pengimpor.
  • Menggulingkan produsen pesaing baik di dalam maupun luar negeri. Praktik dumping yang dianggap sebagai manifestasi persaingan tidak sehat dapat ditujukan untuk menggulingkan bisnis pesaing baik di dalam maupun luar negeri. Harapannya adalah dengan menjual produk ke pasar internasional dengan harga lebih murah, eksportir dapat merebut pangsa pasar.
  • Eksportir terancam bangkrut. Sebenarnya kerugian dari praktik dumping tidak hanya dirasakan oleh produsen yang bersaing di negara pengimpor, tetapi juga eksportir. Penjualan produk atau komoditas dengan harga lebih rendah tidak dapat menutupi biaya produksi yang dikeluarkan.
Baca Juga :  Sistem Periodik Unsur

Baca Juga :

Demikian pembahasan tentang pengertian dumping dalam perdagangan internasional, tujuan beserta keuntungan dan kerugian dumping. Semoga bermanfaat bagi kalian semua.