Sistem Ekonomi Sosialis

Posted on

GuruAkuntansi.co.id Kali ini akan membahas mengenai pengertian dari sistem ekonomi sosialis serta cici-ciri, kelebihan dan kekurangan dari sistem ini, selamat membaca …

Sistem ini merupakan sistem perekonomian yang bertujuan untuk kemakmuran masyarakat secara merata dan tidak adanya penindasan ekonomi.

Pemerintah praktis menguasai dan mengendalikan kegiatan ekonomi, sedangkan hak milik, kebebasan pasar serta inisiatif ekonomi individu sangat dibatasi, atau bahkan ditekan.

Berikut penjelasan mengenai Sistem Ekonomi Sosialis/Komando/Terpusat.

Pengertian Sistem Ekonomi Sosialis

Sistem Ekonomi Sosialis

Sistem ekonomi sosialis yaitu sistem ekonomi yang diatur oleh negara, didalam sistem ini berlangsungnya perekonomian sepenuhnya menjadi tanggung jawab suatu negara atau pemerintah pusat.

Sistem ini telah banyak digunakan oleh negara-negara di Eropa Timur yang menganut paham komunis.

Sistem ekonomi sosialis dapat disebut juga dengan sistem ekonomi yang terpusat, Kenapa disebut dengan terpusat? Karena segala sesuatunya harus diatur oleh negara dan juga segala urusannya dikomandokan dari pusat.

Pemerintahlah yang menjadi penguasa dari seluruh kegiatan ekonomi ini. Sistem perekonomian sosialis adalah sistem perekonomian yang menginginkan kemakmuran dari masyarakatnya dan terlaksanan merata sehingga tidak ada lagi penindasan ekonomi yang terjadi.

Prinsip Dasar Sistem Ekonomi Sosialis

Berikut adalah Prinsip Dasar Sistem Ekonomi Sosialis:

  • Disiplin politik di negara yang menganut sistem ini, yang mana parlemen sebagai lembaga yang berhak untuk membuat konstitusi dan regulasi dikuasai oleh kaum proletarian atau kaum buruh. Mereka diposisikan oleh partai-partai agar membuat regulasi yang cenderung berpihak pada kaum buruh sebagai representasi kaum sosialis.
  • Otoritas suatu negara untuk dapat menguasai semua aset masyarakat, Yang artinya regulasi seputar ekonomi serta kepemilikan harta dilakukan oleh pemerintah.
  • Keseteraan ekonomi dimana masyarakat tidak bekerja untuk kepentingan pribadi, melainkan mereka hanyalah pegawai pemerintah yang gajinya dari keringat mereka sendiri.
Baca Juga :  Penghambat Perdagangan Internasional

Ciri-ciri Sistem Ekonomi Sosialis

  • Produksi dilakukan hanya untuk kebutuhan masyarakat.
  • Kebijakan perekonomian dirancang dan dikerjakan pemerintah.
  • Hak milik individu tidak diakui pemerintah.
  • Jalannya kegiatan perekonomian sepenuhnya ada di pemerintah.
  • Kegiatan ekonomi direncanakan dan diatur oleh pemerintah.
  • Seluruh sumber daya dikuasai oleh negara.

Kelebihan

  • Sangat mudah dalam pengelolaan, pengendalian dan pengawasan.
  • Pelaksanaan dalam pembangunan lebih cepat.
  • Pemerintah bebas untuk menentukan produksi sesuai kebutuhan masyarakat.
  • Kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi secara merata.
  • Pemerintah sepenuhnya bertanggung jawab terhadap perekonomian.
  • Pemerintah yang mengatur distribusi.

Kekurangan

  • Tidak ada kebebasan memiliki sumber daya yang berkompeten.
  • Tidak mempunyai kebebasan dalam berusaha.
  • Jalur birokrasi yang terlalu panjang.
  • Dapat mematikan kreativitas dan inovasi setiap individu.
  • Hak yang dimiliki individu tidak diakui.
  • Potensi dan kreativitas masyarakat tidak dapat berkembang.

Negara yang menggunakan sistem ekonomi sosialis sudah tidak ada lagi, Uni Soviet yang sekarang menjadi Negara Rusia, dan negara-negara lain yang menggunakan sistem ekonomi sosialis ini,

telah gagal dalam menjalankan prinsip dari sosialisme sebagai cara hidupnya, baik secara ekonomi dan juga moral, maupun sosial dan juga politik.

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang dapat kami bagikan mengenai pengertian dari sistem ekonomi sosialis serta ciri-ciri, prinsip dasar, kelebihan dan juga kekurangan dari sistem ini, semoga dapat bermanfaat.