Pengertian Ekuitas Merek (Brand Equity)

Posted on

GuruAkuntansi.co.id Kali ini akan membahas tentang pengertian Ekuitas merek atau Brand Equity beserta fungsi dan manfaatnya. Berikut penjelasannya…

Pengertian Ekuitas merek (Brand Equity)

Ekuitas merek adalah kekuatan suatu merek. Melalui merek yang kuat, perusahaan dapat mengelola aset mereka dengan baik, meningkatkan arus kas, memperluas pangsa pasar, menetapkan harga premium, mengurangi biaya promosi, meningkatkan penjualan, menjaga stabilitas, dan meningkatkan keunggulan kompetitif.

Berdasarkan perspektif konsumen, ekuitas merek adalah bentuk respons atau respons dari konsumen terhadap suatu merek.

Berikut ini adalah beberapa definisi Ekuitas Merek dari beberapa sumber:

Menurut Astuti dan Cahyadi (2007)

Ekuitas merek adalah sekumpulan asosiasi dan perilaku yang dimiliki oleh pelanggan merek, anggota saluran distribusi, dan perusahaan yang memungkinkan suatu merek untuk mendapatkan kekuatan, daya tahan dan keunggulan yang dibedakan dari merek comeptitor.

Menurut Tjiptono (2004: 38)

Ekuitas merek merupakan aset dan kewajiban merek yang terkait dengan merek, nama, dan simbol, yang menambah atau mengurangi nilai suatu produk atau layanan kepada perusahaan dan / atau pelanggan perusahaan.

pengertian ekuitas merek brand equity

Fungsi dan Manfaat Ekuitas Merek

Ekuitas merek dapat mempengaruhi kepercayaan konsumen dalam membuat keputusan pembelian yang baik karena ada pengalaman di masa lalu dalam menggunakan merek serta kedekatan dengan merek dan karakteristiknya.

Fungsi dan manfaat brand eqyity adalah sebagai berikut (Simamora, 2003: 49):

  1. Loyalitas memungkinkan pembelian / transaksi berulang atau jika konsumen adalah pembeli yang berkomitmen, tidak hanya berhenti pada pembelian kembali, tetapi konsumen juga dapat merekomendasikan atau merekomendasikannya kepada orang lain.
  2. Memungkinkan perusahaan menetapkan harga yang lebih tinggi (premium), yang berarti margin yang lebih tinggi bagi perusahaan.
  3. Berikan kredibilitas ke produk lain yang menggunakan merek.
  4. Memungkinkan pengembalian yang lebih tinggi.
  5. Diferensiasi relatif dengan pesaing yang jelas, bernilai dan berkelanjutan.
  6. Memungkinkan fokus internal yang jelas.
  7. Menciptakan toleransi konsumen untuk kesalahan produk atau perusahaan, melalui loyalitas yang tinggi terhadap merek.
  8. Menjadi faktor yang menarik karyawan berkualitas, sambil mempertahankan karyawan (yang puas).
  9. Menarik konsumen untuk hanya menggunakan faktor merek dalam membuat keputusan pembelian.
Baca Juga :  Rasio Keuangan

Dimensi Ekuitas Merek

Ekuitas merek dibentuk dari empat dimensi, yaitu: kesadaran merek, persepsi kualitas, asosiasi merek, dan loyalitas merek.

Penjelasan dari masing-masing dimensi merek adalah sebagai berikut:

Ekuitas Merek brand equity

  1. Kesadaran Merek (Brand Awareness). Kesadaran merek adalah kemampuan pelanggan untuk mengenali atau mengingat suatu merek dan menghubungkannya dengan satu kategori produk tertentu.
  2. Persepsi Kualitas (Perceived Quality). Persepsi kualitas merek mencerminkan respons pelanggan secara keseluruhan terhadap kualitas dan keunggulan yang ditawarkan oleh merek.
  3. Asosiasi Merek (Brand Associations). Asosiasi merek mengenai segala hal yang berkaitan dengan ingatan pelanggan akan suatu merek.
  4. Loyalitas Merek (Brand Loyalty). Loyalitas merek adalah komitmen kuat untuk berlangganan atau membeli kembali suatu merek secara konsisten di masa depan.

Membangun Ekuitas Merek

Ekuitas merek dapat dibangun dengan menciptakan struktur pengetahuan merek yang tepat untuk konsumen yang tepat.

Proses ini tergantung pada semua kontak yang terkait dengan merek (apakah dilakukan oleh pemasar atau tidak).

Berdasarkan perspektif manajemen pemasaran, ada tiga komponen dari dorongan ekuitas merek, yaitu (Philip Kotler, 2002: 268):

  1. Pilihan awal untuk elemen atau identitas merek yang membentuk merek (nama merek, URL, logo, simbol, karakter, juru bicara, slogan, lagu, pengemasan, dan papan iklan.
  2. Produk dan layanan serta semua kegiatan marketing dan program marketing pendukung yang menyertainya.
  3. Asosiasi lain diberikan secara tidak langsung ke merek dengan menghubungkan merek dengan beberapa entitas lain (orang, tempat atau barang).

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan tentang pengertian Ekuitas merek atau Brand Equity beserta fungsi dan manfaatnya. Semoga bermanfaat.

Baca Juga :  Contoh Penerapan Prinsip Ekonomi
Pengertian Ekuitas Merek (Brand Equity)
5 (100%) 1 vote[s]