Fungsi dari 3D Reference dan Cara Membuatnya

Posted on

Fungsi dari 3D Reference dan Cara Membuatnya – Laporan memang tidaklah ada henti-hentinya. Apalagi jika laporan tersebut laporan harian yang harus selalu diupdate. Membuat laporan dengan bantuan microsoft excel sangatlah membantu. Fungsi excel yang begitu banyak juga dapat membantu dalam penyelesaian laporan.

Selain itu di excel pun, fitur yang disediakan beragam dan sangat membantu. Dalam pembuatan laporan atau pun perhitungan memang dianjurkan untuk menggunakan excel. Selain itu, penting juga bagi kita untuk mengetahui rumus formula apa saja yang dapat digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan kita. Kalau membahas excel tentunya banyak sekali manfaat yang akan kita dapatkan. Salah satunya yaitu untuk membantu perhitungan yang berbeda worksheet.

Bagaimana caranya? Bukankah menghitung data itu data yang ada pada worksheet yang sama? Tidak salah tuh menghitung di beberapa worksheet yang berbeda? Jawaban dari pertanyaan tersebut adalah bisa. Untuk menghitung perhitungan di worksheet yang berbeda dapat digunakan fungsi excel yaitu 3D Reference. Lebih lengkapnya guruakuntansi.co.id akan menjelaskan mengenai apa itu 3D Reference beserta fungsi dan cara membuatnya. Simak yuk guys.

Apa itu 3D Reference?

Teknik yang digunakan untuk perhitungan yang dilakukan dalam worksheet yang berbeda dengan menggunakan rumus disebut dengan 3D Reference.

Fungsi dari 3D Reference dan Cara Membuatnya

Dengan menggunakan teknik ini kita tidak perlu repot-repot membuka satu persatu worksheet yang akan kita hitung kemudian mengcopynya. Untuk itu diperlukan rumus formula untuk menggunakan fungsi ini.

Fungsi ini digunakan pada worksheet yang memiliki struktur data yang sama atau tipe datanya sama formatnya.

Fungsi dari 3D Reference

3D Reference digunakan untuk membantu Anda dalam melakukan perhitungan dengan rumus atau formula yang dilakukan pada worksheet yang berbeda. Anda bisa menghitung menggunakan fungsi ini dan dikombinasikan dengan fungsi excel yang lainnya. Tergantung kebutuhan Anda dalam mengerjakan data Anda. Fungsi excel ini dapat dilakukan sesuai perintah Anda.

Baca Juga :  Rumus Kubus dalam Excel : Volume

Ingat. Worksheet yang akan dihitung harus berada pada satu workbook.

Kelemahan dari fungsi ini yaitu di antaranya:
a. Apabila worksheet bertambah, maka rumus dari fungsi excel tersebut harus diedit dengan memasukkan worksheet yang baru tersebut.
b. Semakin banyak data, maka akan semakin memakan banyak waktu.

Cara Membuat 3D Reference

Yang menunjukkan adanya 3D Reference ketika menuliskan rumus pada cell yaitu adanya tanda seru (!) setelah nama worksheet dan diikuti dengan cell yang akan dihitung.

Anda dapat mengerjakan perhitungan seperti biasanya Anda menggunakan rumus formula excel ya. Hanya menambahkan langkah mengklik worksheet dan cell yang Anda ingin hitung.

Misalkan Anda ingin menghitung selisih dari cell pada sheet1 dan cell pada sheet2, Anda dapat menggunakan langkah berikut ini:

  1. Pilih cell pada worksheet baru atau worksheet yang akan Anda gunakan untuk menghitung selisih dari cell pada sheet1 dan sheet2, misalkan pada sheet3.
  2. Ketikkan tanda sama dengan (=).
  3. Kemudian langsung klik sheet1, pilih dan klik cell yang ingin Anda hitung misal cell A1.
  4. Ketik tanda kurang (-).
  5. Kembali klik sheet2, pilih dan klik cell yang ingin Anda hitung misalkan cell B2.
  6. Klik Enter.
  7. Pada cell di sheet3 akan secara otomatis keluar hasilnya.

Saat Anda klik cell di sheet3 tersebut akan terlihat rumus formula berikut ini:

=Sheet1!A1-Sheet2!B2

Rumus formula tersebut merupakan fungsi 3D Reference. Dengan begitu pekerjaan Anda akan lebih mudah terselesaikan. Perlu hati-hati dan tetap teliti ketika Anda memilih cell dengan data yang banyak agar tidak salah dalam mengklik cell yang akan Anda hitung.

Berikut ini rumus formula dari 3D Reference yaitu:

=sheet_name1!reference-sheet_name2!reference

Jika Anda memberi nama worksheet Anda dengan menggunakan spasi misalkan nama worksheet Anda yaitu Data A dan Data B. Maka pada rumus formula tersebut akan menjadi seperti berikut ini:

Baca Juga :  Cara Mudah Sort Data A ke Z di Microsoft Excel

=’Data A’!A1+’Data B’!B2

Akan muncul tanda petik satu (‘) di awal dan akhir pada nama worksheet tersebut.

Bagaimana apakah sudah cukup jelas penjelasan tentang 3D Referancenya?

Baca Juga:

Demikianlah penjelasan mengenai fungsi dari 3D Reference dan cara membuatnya. Semoga artikel ini dapat menambah ilmu pengetahuan Anda ya. Terima kasih.