Gejala Sosial

Posted on

Gejala Sosial – Sebagai fenomena dalam bidang sosial yang ada di kalangan masyarakat, perubahan sosial tidak bisa untuk dihindari. Perubahan sosial mempunyai dua karakteristik yakni negatif dan positif.

Fenomena yang dapat ditandai dengan cara munculnya sebuah masalah sosial yang dapat mempengaruhi dan dipengaruhi dengan masyarakat dapat menyebabkan potensi masalah.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara jelas dan lengkap. Untuk ulasan selengkapnya, yuk… Simak penjelasan nya sebagai berikut.

Apa yang dimaksud Gejala Sosial ?

Pengertian Gejala Sosial merupakan adanya sebuah fenomena yang dapat ditandai dengan munculnya masalah sosial yang akan mempengaruhi dan dapat dipengaruhi dengan perilaku masing-masing individu di lingkungannya.

Gejala-Sosial

Masalah sosial dan gejala sosial ialah dua hal yang telah berkaitan secara erat. Jika terjadinya sebuah fenomena sosial yakni terus akan terjadi, maka dapat menimbulkan sebuah masalah sosial di kalangan masyarakat.

Fenomena sosial tersebut dapat terjadi ketika adanya sebuah kalangan masyarakat bisa berubah secara sosial. Perubahan sosial akan memiliki efek negatif dan positif yang tak terhindarkan, sehingga setiap orang harus siap untuk mengatasinya.

Faktor – Faktor Gejala Sosial

Terjadinya sebuah faktor dalam gejala sosial terhadap kalangan masyarakat, diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Faktor Struktural

Faktor struktur merupakan sebuah kondisi yang dapat mempengaruhi terhadap struktur, dan memiliki sebuah tujuan struktur yakni sesuatu yang akan diatur dengan suatu pola tersebut. Faktor struktural dapat disimpulkan dari pola hubungan antara individu dan kelompok yang akan terjalin dalam sebuah kalangan masyarakat.

Baca Juga :  Pengertian Tradisi

2. Faktor Kultural

Faktor kultural merupakan adanya sebuah nilai-nilai yang dapat berkembang dan dapat tumbuh dalam komunitas atau kalangan masyarakat. Contoh gejala sosial meliputi faktor budaya seperti perilaku menyimpang, kemiskinan, pengabdian masyarakat, dan lain sebagainya.

Contoh-Gejala-Sosial

Jenis – Jenis Gejala Sosial

Pada umumnya, gejala sosial dapat terjadi di semua bidang terhadap kehidupan manusia. Namun, ada beberapa jenis yang umum, yaitu:

1. Gejala Ekonomi

Fenomena sosial yang umum di kalangan masyarakat adalah status sosial. Dimana adanya sebuah perbedaan dalam pendapatan di setiap anggota terhadap masyarakat yakni dapat menyebabkan adanya sebuah perbedaan dalam pergeseran atau status sosial.

Contoh gejala sosial dalam perekonomian adalah:

  • Pengangguran
  • Masalah kependudukan
  • Masalah kesehatan
  • Kemiskinan

2. Gejala Budaya

Indonesia dapat disebut dengan kalangan masyarakat majemuk, yakni terjadi dalam berbagai budaya. Adanya sebuah perbedaan antara suku dan budaya bisa menjadi benih dalam perpecahan karena kurangnya rasa untuk saling menghormati satu sama lain.

Jika dalam kalangan masyarakat Indonesia yakni dapat menyaring apa yang perlu untuk diterima dan yang tidak, itu dapat berdampak negatif pada budaya, seperti gaya hidup, ideologi, pakaian, dan lain sebagainya.

3. Gejala Psikologis

Aspek dalam sebuah psikologis seseorang dapat menyebabkan gejala sosial. Jika seseorang tersebut merasa stres, tertekan, despresi atau bahkan sakit mental, itu akhirnya menjadi fenomena sosial di kalangan masyarakat.

4. Gejala Lingkungan Alami

Alam juga dapat menyebabkan adanya sebuah kejadian gejala sosial. Akan tetapi, ini kembali ke cara Komunitas untuk memproses sifat yang ada. Dalam kondisi alam yang begitu sangat berbeda, ini memiliki sebuah efek berbeda pada manusia. Alam dapat ramah jika diperlakukan dengan baik, dan sebaliknya, alam dapat melakukan hal-hal buruk kepada orang-orang jika mereka rusak.

Baca Juga :  Media Visual

Contoh Gejala Sosial

Fenomena sosial dalam komunitas dimulai dengan melalui sebuah perubahan sosial di komunitas yang dapat memiliki efek negatif atau positif, diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Kemiskin

Contoh dari fenomena sosial merupakan adanya sebuah kemiskinan yang sering untuk temui terhadap lingkungan sekitar. Terdapat dua jenis kemiskinan, yakni kemiskinan absolut dan kemiskinan relatif.

2. Perilaku Koruptif

Korupsi tidak lagi menjadi sebuah kata asing di dalam telinga kita, karena adanya sebuah korupsi sekarang menjadi budaya di dalam negara Indonesia. Dalam kelompok atau individu ataupun sering kali secara korup sadar atau tidak sadar, yang dapat merugikan dari pihak lain.

Misalnya, seberapa sering tidak pergi ke sekolah atau bekerja, sering terlambat bekerja atau sekolah, mengambil sesuatu yang tidak menjadi haknya, pulang dengan cara lebih awal dan lain-lain.

3. Masalah Remaja

Sikap remaja yakni dapat ditandai dengan adanya sebuah kehadiran dalam 2 sifat yang berlawanan, misalnya sikap apatis dan untuk melawan. Sikap radikalisme antara lain, keinginan sebagai berperang. Apati adalah adaptasi buta terhadap moralitas terhadap generasi muda.

4. Kejahatan atau Kriminalitas

Kejahatan atau Kriminalitas yakni dapat disebabkan dengan adanya asosiasi yang berbeda, citra diri, kompensasi, sebuah proses imitasi, pelaksanaan peran sosial, identifikasi, kekecewaan yang agresif. Kejahatan atau kriminak dapat dipicu dengan adanya sebuah konsumsi yang tidak dapat terkait dalam produktivitas.

Dalam gejala ini, yakni dapat ditandai dengan cara munculnya sebuah masalah sosial yang dapat mempengaruhi dan dipengaruhi dengan masyarakat dapat menyebabkan potensi masalah.

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang telah kami sampaikan secara jelas dan lengkap yakni mengenai Gejala Sosial. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semua.