Komponen Kebugaran Jasmani

2 min read

Komponen Kebugaran Jasmani – Pada hakikatnya, kebugaran jasmani ialah sesuatu yang sesuai dengan tubuh Anda untuk mencapai kebugaran fisik. Misalnya, ketika kita tidur, mata kita berhak beristirahat.

Kesehatan fisik yakni tidak hanya mencerminkan kesehatan. Sebaliknya, ini adalah cara untuk mengukur orang-orang yang berpartisipasi dalam kegiatan sehari-hari. Kesehatan fisik berbeda untuk masing-masing dan tergantung pada tantangan fisik.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Komponen Kebugaran Jasmani. Untuk ulasan selengkapnya, yuukk… Simak sebagai berikut.

Apa itu Kebugaran Jasmani ?

Pengertian Kebugaran Jasmani merupakan kemampuan tubuh Anda untuk melakukan berbagai aktivitas dengan benar tanpa merasa kewalahan. Dan setelah kegiatan dilakukan dengan cara optimal, tubuh tetap mempunyai energi yakni sebagai melakukan dalam aktivitas yang lain.

Pada umumnya, dalam suatu kebugaran fisik atau kebugaran fisik dapat dibagi menjadi dua bagian:

  • Kesehatan, keadaan di mana tubuh (fisik dan mental) bebas dari semua penyakit.
  • Bugar, adalah suatu kondisi yang tubuh dapat melakukan secara optimal untuk berbagai kegiatan sehari-hari tanpa lelah dan belum memiliki energi.

Fungsi Kebugaran Jasmani

Komponen-Kebugaran-Jasmani

Dalam hal pengertian kebugaran fisik di atas, fungsi kebugaran fisik adalah untuk menjaga kesehatan dan kekuatan tubuh dan pikiran Anda. Secara khusus, fungsi kebugaran fisik bisa dibagi menjadi 3 kelompok, yakni:

Baca Juga :  Distribusi Adalah

a. Berdasarkan Aktivitas

Kesehatan fisik dibutuhkan oleh semua orang, atlet, baik pelajar, dan pekerja. Dengan kesegaran fisik yang optimal, orang dapat tampil dengan sangat baik dalam profesi masing-masing.

b. Berdasarkan Usia

Kebugaran fisik sangat ideal untuk anak-anak, orang dewasa dan orang tua. Misalnya, bayi dengan kebugaran fisik yang optimal meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan. Bagi orang tua, kebugaran fisik dapat menjaga keamanan sehingga berbagai aktivitas dapat dilakukan dengan baik.

c. Berdasarkan Keadaan

Orang dengan disabilitas atau cacat mungkin membutuhkan kebugaran fisik sebagai orang. Selain itu, wanita hamil dan menyusui juga orang-orang yang membutuhkan kebugaran fisik yang optimal karena mereka membutuhkan banyak energi saat melahirkan dan merawat anak-anak.

Komponen Kebugaran Jasmani

Terdapat berbagai komponen dalam kebugaran jasmani ini, diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Daya Tahan (Endurance)

Ketahanan adalah kemampuan orang untuk menggunakan organ seperti jantung dan paru-paru secara efektif dan efisien untuk melakukan aktivitas.

Contoh dalam latihan yang dapat meningkatkan daya tahan, yakni:

  • Lari 2,4 km
  • Lari multistage
  • Lari 12 menit
  • Lari naik turun bukit

2. Daya Otot (Muscular Power)

Kekuatan otot, juga dikenal sebagai bahan peledak, adalah kemampuan untuk menggunakan kekuatan maksimum yang diberikan dalam waktu yang sangat singkat.

Jenis latihan yang digunakan:

  • Vertical jump, yakni sebagai melatih daya ledak otot-otot kaki.
  • Front jump, yakni sebagai latih otot dan kaki betis Anda.
  • Side jump, yakni adanya eksplosif dari otot-otot kaki dan paha berdampingan.

3. Kekuatan (Strength)

Kekuatan ialah adanya suatu kemampuan untuk menambah berat badan dengan otot Anda saat berolahraga. Kekuatan otot bisa didapat dengan latihan dengan beban berat dan frekuensi tertentu.

Baca Juga :  Seni Rupa Terapan

Bentuk pelatihan kekuatan:

  • Squat jump, dapat melatih otot-otot kaki dan perut.
  • Push up, yakni dapat melatih kekuatan otot lengan.
  • Angkat beban, yakni adanya kekuatan otot lengan
  • Sit up, yakni dapat melatih perut Anda.
  • Baak up, yakni dapat melatih kekuatan otot perut

4. Kecepatan (Speed)

Kecepatan adalah kemampuan orang untuk membuat gerakan yang konstan dalam waktu singkat. Dalam suatu bentuk pelatihan dilakukan untuk meningkatkan kecepatan dari 50 hingga 200 meter.

5. Kelincahan (Agility)

Kemampuan adalah kemampuan untuk menyesuaikan posisi tubuh, mis. B. dari depan ke belakang atau dari kiri ke kanan. Olahraga yang membutuhkan perhatian termasuk sepak bola dan bulu tangkis. Lakukan latihan fisik dengan tangga zig-zag dan tangga naik-turun.

6. Daya Lentur (Flexibility)

Fleksibilitas tampaknya menjadi keefektifan tubuh manusia dalam beradaptasi dengan gerakan atau aktivitas yang bergantung pada fleksibilitas tubuh. Contoh latihan yang melatih kekuatan struktural mereka termasuk yoga, senam, dan berenang.

7. Koordinasi (Coordination)

Koordinasi adalah adanya kemampuan untuk menyatukan orang-orang dengan berbagai gerakan tubuh yang telah menjadi gerakan yang efektif. Bentuk latihan termasuk melempar bola ke dinding dengan tangan kanan Anda dan memegangnya lagi dengan tangan kiri Anda. Membutuhkan keterampilan naluriah yang kuat dan tingkat konsentrasi yang begitu sangat tinggi.

8. Ketepatan (Accuracy)

Ketepatan (Accuracy) yakni adanya suatu kemampuan untuk mengendalikan gerakan sesuai dengan tujuan. Misalanya dalam permainan memanah dan bowling. Salah satu latihan yakni sebagai melatih akurasi adalah melempar bola ke bola basket atau gol tersebut.

9. Keseimbangan (Balance)

Keseimbangan adalah kemampuan dalam mengontrol saraf-saraf dan organ-organ untuk mengontrol dengan baik pergerakan tubuh. Gerakan dan lompatan yang baik adalah olahraga yang bergantung pada keseimbangan. Keseimbangan dapat dilakukan dengan latihan lilin, berjalan di atas balok kayu dan berdiri dengan tangan untuk mendapatkan dukungan.

Baca Juga :  Musik Ansambel

10. Reaksi (Reaction)

Respons, sebagai kemampuan merespons rangsangan atau rangsangan, diberikan orang lain. Bentuk latihan latihan fisik untuk meningkatkan akurasi reaksi melempar bola.

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Komponen Kebugaran Jasmani. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.