Klasifikasi Biaya

Posted on

GuruAkuntansi.co.id Kali ini akan membagikan mengenai Klasifikasi Biaya, Biaya Tetap, Variabel, dan Biaya Semi variabel, selamat membaca …

Klasifikasi Biaya

Biaya berhubungan dengan segala macam tipe organisasi bisnis, nonbisnis, manufaktur, eceran, dan juga jasa. Umumnya, beberapa macam biaya yang terjadi dan juga cara klasifikasi biaya tergantung pada mode organisasinya.

Akuntansi manajerial bisa diterapkan pada sebuah jenis organisasi. Dengan alasan inilah, kita mempertimbangkan karakteristik biaya pada bermacam-macam perusahaan, manufaktur, perdagangan, dan juga jasa.

Perusahaan manufaktur kegiatan pokoknya meliputi hampir semua aktivitas yang ada di jenis-jenis organisasi lainnya.

Klasifikasi Biaya, Biaya Tetap, Variabel, dan Biaya Semivariabel

Biaya Tetap

Biaya tetap atau yang biasa dikenal juga dengan fixed cost merupakan biaya yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan dalam kondisi konstan maupun umumnya selalu tidak berubah meskipun mengalami peningkatan ataupun penurunan jumlah barang dan jasa yang dihasilkan.

Bisa disebut bahwa biaya tetap tidak terpengaruh sama sekali atau terlepas dari perubahan-perubahan dalam kegiatan bisnis yang dijalankan oleh perusahaan.

Biaya tetap dibagi menjadi 2 macam yakni committed fixed cost dan juga discretionary fixed cost. Contoh dari biaya tetap itu sendiri ialah biaya sewa gedung, gaji karyawan, pajak, biaya asuransi, biaya cukai (apabila pengiriman produk dilakukan hingga ke luar negeri), pembayaran pinjaman, dan juga sebagainya.

Biaya tetap yang selalu konstan atau tetap bukan berarti biaya tetap tersebut akan senantiasa konstan. Biaya tetap bisa berubah sewaktu-waktu di masa yang akan datang.

Contohnya seperti biaya sewa gedung. Perusahaan akan senantiasa membayar biaya sewa gedung yang sama setiap tahun meskipun produk yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut banyak maupun sedikit.

Baca Juga :  Pengertian Depresiasi (Penyusutan)

Tetapi, biaya sewa gedung sewaktu-waktu bisa bertambah ataupun menurun sesuai dengan keinginan pemilik gedung itu sendiri. Nah berarti biaya tetap akan senantiasa konstan atau tetap hingga periode tertentu,

Periode dimana biaya bisa ditambahkan maupun diturunkan oleh pihak yang bersangkutan namun perubahan tersebut terjadi dalam jangka waktu yang cukup panjang.

Variabel

Biaya variabel (variable cost)

Biaya variabel atau yang biasa disebut juga dengan variable cost merupakan biaya yang dikeluarkan oleh suatu perusahaan secara berubah-ubah yang didasarkan pada perubahan jumlah produk yang diproduksi.

Semakin besar jumlah volume produk yang diproduksi oleh suatu perusahaan maka semakin besar juga biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat produk tersebut.

Begitu pula sebaliknya, apabila jumlah volume produk yang diproduksi kecil maka biaya yang dikeluarkan juga akan kecil.

bisa dikatakan bahwa biaya variabel bergantung pada fluktuasi aktivitas usaha dalam memproduksi barang yang dilakukan oleh suatu perusahaan.

Contoh dari biaya variabel yakni antara lain biaya bahan baku sebuah produk, biaya tenaga kerja langsung dalam bentuk bayaran kepada karyawan (biasanya dihitung berdasarkan berapa unit produk yang bisa dihasilkan per orang),

Biaya pengemasan produk, biaya kargo (berbeda-beda sesuai dengan negara tujuan tempat produk akan diperjual belikan), serta biaya-biaya lainnya.

Biaya Semi Variabel

Biaya variabel atau biasa juga disebut variable cost merupakan biaya yang umumnya berubah-rubah sesuai dengan volume bisnis. Makin besar volume penjualan kamu, makan semakin besar juga biaya yang harus kamu keluarkan.

Contohnya seperti, biaya bahan baku dan juga biaya tenaga kerja dalam pembuatan suatu produk ialah biaya variabel.

Baca Juga :

Baca Juga :  Konsep Biaya

Demikianlah artikel tentang Klasifikasi Biaya, Biaya Tetap, Variabel, dan Biaya Semi variabel dari kami semoga bermanfaat.

Klasifikasi Biaya
5 (100%) 2 vote[s]