Koperasi Produksi

Posted on

GuruAkuntansi.co.id Kali ini akan memberiakan rangkuman pembahasan mengenai Jenis Koperasi, Jenis Biaya, Arus Biaya, Jurnal dan Laporan Keuangan, selamat membaca …

Koperasi Produksi

Koperasi produksi merupakan koperasi yang menampung barang-barang atau produk yang dihasilkan atau diproduksi oleh para anggota. Contohnya seperti tahu, tempe, koperasi susu, koperasi hasil kerajinan.

Jika koperasi hanya mempunyai dan mengelola unit usaha produksi (mengolah bahan menjadi bahan atau barang lain) hingga menghasilkan barang, maka koperasi ini dikatakan “koperasi produksi”.

Jenis – Jenis Koperasi

Koperasi Produksi, Jenis Koperasi, Jenis Biaya, Arus Biaya, Jurnal dan Laporan Keuangan

Berikut dibawah ini jenis-jenis koperasi

A. Jenis-jenis Koperasi Berdasarkan Jenis Usahanya

1). Koperasi Produksi

Koperasi produksi merupakan suatu koperasi yang mempunyai tujuan untuk membantu usaha para anggotanya atau melakukan usaha secara bersama-sama. Ada berbagai macam jenis bentuk koperasi produksi. Contohnya seperti koperasi produksi untuk para petani, peternak sapi, pengrajin dan lain-lain

2). Koperasi Konsumsi

Koperasi konsumsi merupakan suatu koperasi yang menjual berbagai barang keperluan pokok untuk para anggotanya. Harga barang atau produk dari koperasi biasanya lebih murah dibanding harga di pasaran. Sebagai contoh koperasi menjual beras, telur, gula, tepung, kopi, dan lain-lain.

3). Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi simpan pinjam (KSP) biasanya disebut juga sebagai koperasi kredit. koperasi simpan pinjam menyediakan pinjaman uang serta tempat menyimpan uang. Uang pinjaman didapat dari dana yang dikumpulkan secara bersama-sama oleh para anggota koperasi.

Baca Juga :  Pengertian Inkaso

B. Jenis-jenis Koperasi Berdasarkan Status Anggotanya

1). Koperasi Pegawai Negeri

Koperasi jenis ini mempunyai anggota yang terdiri dari para pegawai negeri. Koperasi Pegawai Negeri (KPN) sekarang sudah berubah nama menjadi Koperasi Pegawai Republik Indonesia. Koperasi ini mempunyai tujuan utama untuk meningkatkan atau menambah kesejahteraan ekonomi bagi para anggotanya.

2). Koperasi Pasar (Koppas)

Koperasi Pasar (Koppas) merupakan jenis koperasi yang anggotanya terdiri dari para pedagang pasar. Bentuk koperasi koperasi pasar bisa berupa koperasi simpan pinjam yang menyediakan pinjaman modal bagi para pedagang.

3). Koperasi Unit Desa

Koperasi Unit Desa (KUD) merupakan koperasi yang anggotanya terdiri dari masyarakat pedesaan. Koperasi unit desa umumnya melakukan kegiatan usaha di dalam bidang ekonomi terutama yang berhubungan dengan pertanian atau perikanan.

Jenis-jenis Biaya

A. Jenis Biaya Berdasarkan Tujuan Pengambilan Keputusan

1). Biaya Relevan (relevant cost)

Biaya relevan adalah biaya yang telah terjadi pada sebuah alternatif tindakan tertentu, namun tidak terjadi pada alternatif tindakan lain. Biaya relevan akan mempengaruhi pengambilan keputusan, oleh sebab itu biaya relevan harus dipertimbangkan dalam pembuatan keputusan.

2). Biaya Tidak Relevan (irrelevant cost)

Biaya tidak relevan adalah biaya yang tidak berbeda diantara alternatif tindakan yang ada. Irrelevant cost tidak mengakibatkan pengambilan keputusan dan akan tetap sama jumlahnya tanpa memperhatikan alternative yang dipilih.

Oleh sebab itu biaya tidak relevan tidak harus dipertimbangkan dalam pembuatan keputusan.

Arus Biaya

Akuntansi biaya tidak menambah maupun mengubah siklus akuntansi dan prinsip-prinsip akuntansi yang telah dikenal dalam akuntansi keuangan. Setiap biaya manufaktur, tanpa mempedulikan, apakah tetap atau variable, mengalir melewati akun barang dalam proses dan pembuatan barang jadi.

Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa variabel metode arus biaya persediaan dan gross profit margin tidak pengaruh signifikan terhadap market value perusahaan.

Baca Juga :  Koperasi Unit Desa

Dan variable perputaran persediaan serta nilai persediaan berpengaruh signifikan antara perusahaan terhadap market value perusahaan. Hasil Penelitian Variabel secara simultan ini menyatakan bahwa variabel metode arus biaya persediaan,

Perputaran persediaan, Gross Profit Margin dan Nilai persediaan berpengaruh signifikan terhadap nilai pasar Perusahaan tersebut.

Laporan Keuangan

Berikut dibawah ini beberapa laporan keuangan

1). Laporan Hasil Usaha

merupakan suatu laporan yang menyampaiakn kemampuan koperasi dalam menghasilkan keuntungan dalam sebuah periode akuntansi atau satu tahun. Untuk mengetahui profit yang didapat koperasi dalam suatu periode,

Bisa dihitung dengan cara mengurangkan beban yang dikeluarkan koperasi dalam satu periode dari pebdapatan yang diperolehnya dalam periode yang sama.

2). Laporan Perubahan Ekuitas

apabila sudah diketahui Sisa Hasil Usahanya maka pada tahap selanjutnya harus disusun laporan perubahan ekuitas sebelum disusun neraca.

3). Neraca

Merupakan sebuah daftar yang menunjukkan keberadaan sumberdaya yang dimiliki koperasi dan informasi dari mana sumber daya tersebut diperoleh.

Neraca koperasi ini bisa disusun dengan memasukkan semua rekening aktiva di dalam neraca saldo ke sisi kiri neraca dan memasukkan semua rekening utang dan ekuitas ke sisi pasiva neraca.

Baca Juga :

Demikianlah artikel dari kami tentang Koperasi Produksi, Jenis Koperasi, Jenis Biaya, Arus Biaya, Jurnal dan Laporan Keuangan, semoga bermanfaat.