Pengertian Manajemen Strategi Dalam Bisnis

Posted on

GuruAkuntansi.co.id Kali ini akan membahas tentang pengertian manajemen strategi dalam bisnis beserta manfaat dan tujuannya. Berikut penjelasannya…

Pengertian Manajemen Strategi

Manajemen strategi adalah proses atau serangkaian kegiatan pengambilan keputusan yang mendasar dan komprehensif, disertai dengan penentuan bagaimana mereka diimplementasikan, yang dibuat oleh pimpinan organisasi dan diimplementasikan oleh semua tingkatan dalam organisasi untuk mencapai tujuan.

Beberapa ahli mendefinisikan manajemen strategi atau manajemen strategis sebagai seni atau sains dalam merumuskan, menerapkan, dan mengevaluasi

berbagai keputusan lintas-fungsional yang memungkinkan suatu organisasi untuk mencapai tujuannya.

Manajemen strategi berfokus pada proses menetapkan tujuan bagi suatu organisasi, menciptakan dan mengembangkan kebijakan dan rencana untuk mencapai tujuan,

dan mengalokasikan sumber daya untuk mengimplementasikan kebijakan dan perencanaan untuk mencapai tujuan organisasi.

Penerapan strategi yang baik dan tepat sasaran diperlukan untuk aktivitas apa pun, terutama dalam menjalankan bisnis.

Strategi yang tepat dan terorganisir secara terorganisir akan memudahkan organisasi untuk menjalankan misinya untuk mencapai tujuannya.

Beberapa ahli di bidang ilmu manajemen telah menjelaskan definisi manajemen

Menurut Thomas Wheelen and Co (2010)

Manajemen strategi adalah serangkaian keputusan manajerial dan berbagai kegiatan yang menentukan keberhasilan jangka panjang perusahaan. Kegiatan-kegiatan ini meliputi perumusan/perencanaan strategi, implementasi/implementasi strategi, dan evaluasi.

Menurut Bambang Haryadi (2003)

Manajemen strategi adalah proses yang disusun secara sistematis oleh manajemen untuk merumuskan strategi, menerapkan strategi, dan mengevaluasi strategi yang diterapkan. Semua rangkaian kegiatan bertujuan untuk mewujudkan visi dan misi suatu organisasi.

Menurut Mulyadi (2001)

Manajemen strategi adalah proses yang dilakukan oleh manajer dan karyawan untuk merumuskan dan menerapkan strategi dalam memberikan nilai pelanggan terbaik untuk mewujudkan visi organisasi.

Manfaat Manajemen Strategi

manajemen strategi

Seperti disebutkan di atas, strategi manajemen sangat diperlukan untuk berbagai kegiatan untuk mencapai tujuan mereka dengan baik. Berikut ini adalah beberapa manfaat manajemen strategi:

  1. Manajemen strategi dapat menghasilkan keputusan terbaik untuk organisasi
  2. Kegiatan merumuskan strategi akan membantu meningkatkan kemampuan organisasi untuk menghadapi berbagai tantangan
  3. Keterlibatan karyawan dalam merumuskan strategi akan membuat merek memahami dan menghargai produktivitas yang pada akhirnya meningkatkan motivasi kerja
  4. Penerapan strategi manajemen akan membuat organisasi lebih sensitif terhadap ancaman eksternal
  5. Strategi manajemen yang baik akan membantu mencegah berbagai masalah yang datang dari dalam atau luar
  6. Penerapan strategi manajemen akan membuat proses operasional organisasi lebih efektif dan efisien
  7. Strategi manajemen membantu perusahaan beradaptasi dengan perubahan
  8. Penerapan strategi manajemen akan membuat organisasi lebih menguntungkan daripada organisasi yang belum menerapkannya
Baca Juga :  Pengertian Bahan Baku

Tujuan Manajemen Strategi

Dalam manajemen strategis seorang manajer memiliki tugas menyusun serangkaian strategi perusahaan dan biasanya lebih terkait dengan pemasaran.

Manajer menyusun, mengorganisasi, mengimplementasikan dan juga mengevaluasi strategi yang telah disepakati dengan tujuan mencapai target.

Berikut adalah 4 sasaran manajemen strategis utama dalam bisnis:

1. Memberikan Arahan dalam Mencapai Tujuan

Seperti telah disinggung dalam hal manajemen organisasi di atas bahwa manajer berperan untuk mengarahkan semua pihak dalam hal ini sumber daya perusahaan

untuk melakukan kegiatan yang mengarah pada tujuan perusahaan. Arah kegiatan yang jelas harus menjadi dasar untuk mengendalikan dan mengevaluasi keberhasilan.

2. Menjaga Kepentingan Berbagai Pihak

Manajer dalam mengembangkan strategi dengan menyatukan kebutuhan masing-masing pihak seperti pemasok, karyawan, pemegang saham, bank dan masyarakat luas.

Komponen-komponen ini berperan dalam keberhasilan atau kegagalan kebijakan yang dibuat.

3. Mengantisipasi Setiap Perubahan Secara Merata

Dengan adanya manajemen strategis memungkinkan para eksekutif untuk mengantisipasi perubahan dan menyiapkan pedoman untuk kontrol. Tujuannya adalah untuk memperluas kerangka pikir perspektif.

4. Berkaitan dengan Efektivitas dan Efisiensi

Manajer strategi bertanggung jawab tidak hanya untuk memusatkan kemampuan di atas kepentingan efisiensi tetapi juga memiliki perhatian serius terhadap sumber daya untuk bekerja keras dengan melakukan pekerjaan secara efektif.

Tujuan manajemen strategis adalah sebagai berikut:

  1. Untuk menerapkan dan mengevaluasi strategi yang telah dipilih secara efektif dan efisien
  2. Bertujuan untuk mengevaluasi kinerja, meninjau, mengkaji, melakukan koreksi dan penyesuaian jika ditemukan penyimpangan dalam implementasi strategi
  3. Untuk membuat strategi baru yang dirumuskan sesuai dengan perkembangan lingkungan eksternal
  4. Bertujuan untuk meninjau kekuatan dan kelemahan organisasi, melihat peluang dan ancaman dalam bisnis
  5. Supaya organisasi dapat berinovasi pada produk atau layanan sehingga mereka dapat terus diterima oleh konsumen.
Baca Juga :  Pengertian Dokumentasi

Cara Menyusun Strategi Bisnis yang Efektif

1. Berpikir Kritis

Seseorang yang berpikir kritis akan lebih mudah mengetahui masalah yang ada saat ini. Dengan mengetahui suatu masalah, seseorang akan berusaha mencari jalan keluar.

Nah, dalam menjalankan strategi yang baik, seseorang perlu berpikir kritis untuk dapat mengidentifikasi masalah yang terjadi dalam lingkup internal dan eksternal sehingga akan mengurangi risiko kegagalan dalam bisnis.

2. Berpikir Kreatif

Dalam menjalankan bisnis, kita dituntut untuk berpikir kreatif, terutama dalam menentukan jenis produk atau barang yang akan diproduksi.

Manfaat suatu produk atau layanan dan kebutuhannya dalam kehidupan manusia akan membantu menarik minat mereka untuk menggunakannya.

3. Berani Ambil Risiko

Bisnis adalah dunia yang keras, penuh liku dan tidak ada yang berjalan lancar. Untuk memulai bisnis diperlukan oleh orang yang berani mengambil risiko.

Orang yang ragu akan mengalami kesulitan bahkan untuk memulai sekalipun. Namun, dalam pelaksanaannya seseorang yang berani mengambil risiko juga perlu bekerja keras agar bisnis yang dilakukan berbuah manis.

4. Berpikir Terbuka dan Oportunis

Berpikir terbuka sangat penting dalam bisnis, terutama melihat bisnis Anda dalam perspektif yang berbeda untuk menghidupkan ide-ide baru.

Orang yang berpikir secara terbuka akan lebih mudah melakukan bankit dan membangun kritik dari orang lain. Seseorang yang oportunis akan merasa lebih mudah untuk menemukan dan memanfaatkan peluang.

5. Menjadi Orisinal

Buat produk yang dapat menjadi fitur khas dari bisnis Anda tanpa harus menyalin orang lain, karena itulah yang membedakan produk Anda dari produk lain di mata konsumen.

Proses dan Tahapan Manajemen Strategi

Seorang pemula di dunia bisnis, terutama dalam skala kecil, biasanya cenderung mengabaikan dasar-dasar melakukan bisnis.

Baca Juga :  Distribusi Adalah

Mereka cenderung memulai bisnis tanpa rencana, hanya menetapkan tujuan tanpa membuat strategi.

Dalam sebuah perusahaan, terutama dalam bisnis komersial, tentu saja mengembangkan manajemen strategis diperlukan. Berikut adalah beberapa langkah dalam proses pengembangan manajemen strategis:

1. Merumuskan Strategi

Pada tahap ini organisasi akan mengembangkan visi dan misi, melakukan analisis SWOT, menentukan dan menentukan tujuan jangka panjang organisasi, dan beberapa strategi alternatif lainnya.

2. Menerapkan Strategi

Pada tahap ini, strategi yang telah ditentukan kemudian diimplementasikan, misalnya merancang struktur organisasi,

mendistribusikan sumber daya, membuat kebijakan, mengembangkan proses pengambilan keputusan, dan mengelola sumber daya manusia, upaya pemasaran, dan lainnya.

3. Mengevaluasi Strategi

Lingkungan terus berubah dari waktu ke waktu sehingga evaluasi berkala diperlukan. Tujuannya adalah untuk melihat faktor-faktor baik secara internal maupun eksternal.

Ada tiga kegiatan utama dalam evaluasi strategis, termasuk:

  • Meninjau berbagai faktor internal dan eksternal yang membentuk dasar untuk merumuskan strategi yang telah diterapkan sebelumnya
  • Mengukur kinerja saat ini
  • Berusaha untuk meningkatkan kurangnya kinerja sebelumnya untuk kesuksesan di masa depan

Baca Juga : 

Demikian pembahasan tentang pengertian manajemen strategi dalam bisnis beserta manfaat dan tujuannya. Semoga bermanfaat.