Pengertian Merger

Posted on

GuruAkuntansi.co.id Kali ini akan membahas tentang pengertian merger beserta jenis-jenis, tujuan dan juga contoh perusahaan merger. Berikut penjelasannya…

Pengertian Merger

Merger adalah proses menggabungkan dua perusahaan di mana salah satu dari mereka tetap berdiri dan menggunakan nama perusahaan sementara perusahaan lain menghilang dan semua kekayaannya termasuk dalam perusahaan yang masih berdiri.

Ada juga penjelasan bahwa gagasan merger adalah merger dua perusahaan menjadi satu, di mana perusahaan yang melakukan merger mengambil alih semua aset dan kewajiban perusahaan yang menerima merger.

Merger adalah salah satu bentuk ekspansi eksternal perusahaan dengan menggabungkan dua atau lebih perusahaan,

di mana hanya satu nama perusahaan tetap berdiri sementara perusahaan lain bubar dengan alasan hukum tanpa likuidasi terlebih dahulu. Proses merger dapat digambarkan sebagai berikut;

Perusahaan A + Perusahaan B = Perusahaan A

Untuk lebih memahami apa itu merger, kita bisa merujuk pada pendapat para pakar berikut:

Menurut Abdul Moin (2003)

Merger adalah merger dua atau lebih perusahaan yang kemudian hanya satu perusahaan yang tetap hidup sebagai badan hukum, sementara yang lain menghentikan kegiatan atau bubar.

Perusahaan terlarut mentransfer aset dan kewajiban kepada perusahaan yang mengambil alih sehingga perusahaan yang mengambil alih mengalami peningkatan aset.

Menurut M.E. Hitt

Merger adalah strategi bisnis yang dilaksanakan dengan menggabungkan dua atau lebih perusahaan yang setuju untuk menyatukan kegiatan operasional mereka secara relatif seimbang karena mereka memiliki sumber daya dan kemampuan yang bersama-sama dapat menciptakan keunggulan kompetitif yang lebih kuat.

Menurut Zaki Baridwan (Hamid 1998)

Merger adalah proses pengambilalihan saham oleh perusahaan terhadap perusahaan lain di mana perusahaan yang diambil alih bukan lagi perusahaan yang berdiri sendiri, tetapi telah menjadi bagian dari perusahaan yang telah mengambil lebih.

Contoh Perusahaan Merger

pengertian merger

Berikut ini adalah beberapa contoh perusahaan yang menggabungkan atau menggabungkan entitas perusahaan:

Baca Juga :  Analisis Perilaku Biaya
No.Perusahaan yang MergerPerusahaan Hasil Merger
1Bank Bumi Daya
(BBD), PT
Bank Mandiri Tbk, PT
Bank Ekspor Impor
Indonesia (EXIM), PT
Bank Pembangunan
Indonesia (Bapindo), PT
Bank Dagang Negara
(BDN), PT
2Bank Bali Tbk, PTBank Permata Tbk, PT
Bank Universal Tbk, PT
Bank Prima Express, PT
Bank Artha Media, PT
Bank Patriot, PT
3Siloam Health Care
Tbk (BGMT), PT
Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT
Aryaduta Hotel Tbk
(HPSB), PT
Lippo Land Development
Tbk (LPLD), PT
Lippo Karawaci Tbk
(LPKR), PT
Kartika Abadi
Sejahtera, PT
Sumber Waluyo, PT
Ananggadipa
Berkat Mulia, PT
Metropolitan
Tatanugraha, PT
4Bank Lippo Tbk, PTBank CIMB Niaga Tbk, PT
Bank CIMB Niaga
Tbk, PT

Tujuan Merger

1. Pertumbuhan atau Diversifikasi

Sebuah perusahaan dapat melakukan merger atau akuisisi jika ingin tumbuh lebih cepat, baik ukuran, pasar saham, dan diversifikasi bisnis.

2. Meningkatkan Dana

Perusahaan yang ingin berekspansi secara internal pasti akan membutuhkan dana. Persyaratan dana ini dapat diperoleh dengan ekspansi eksternal, yaitu untuk menggabungkan dengan perusahaan yang memiliki likuiditas tinggi.

3. Menciptakan Sinergi

Salah satu tujuan merger adalah untuk mencapai sinergi, yaitu untuk menghasilkan skala ekonomi.

Sinergi akan terlihat jelas ketika perusahaan melakukan peleburan dengan bisnis yang membentuk bisnis yang sama karena dapat membuat efisiensi terhadap tenaga kerja dan fungsinya.

4. Pertimbangan Pajak

Pengeluaran untuk pajak dapat menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Perusahaan yang mengalami kerugian pajak dapat bergabung dengan perusahaan yang menghasilkan laba untuk mengambil keuntungan dari kerugian pajak.

Dalam hal ini perusahaan yang melakukan akuisisi akan meningkatkan kombinasi pendapatan setelah pajak dengan mengurangi pendapatan sebelum pajak dari perusahaan yang telah diakuisisi.

Baca Juga :  Pengertian SOP (Standard Operating Procedure)

5. Meningkatkan Keterampilan Perusahaan

Suatu perusahaan dapat mengalami kesulitan karena kurangnya keterampilan manajemen dan teknologi.

Untuk mengatasi masalah ini, sebuah perusahaan dapat bergabung dengan perusahaan lain yang memiliki manajemen dan teknologi yang berkualitas.

6. Melindungi Diri Dari Pengambilalihan

Setiap perusahaan memiliki potensi untuk menjadi target pengambilalihan yang bermusuhan.

Pelaku merger mengakuisisi perusahaan lain, dan membiayai pengambilalihannya dengan utang, karena beban utang ini, kewajiban perusahaan menjadi terlalu besar untuk ditanggung oleh perusahaan pelelangan yang berminat.

7. Meningkatkan Likuiditas Pemilik

Setiap perusahaan yang bergabung memiliki peluang untuk memiliki likuiditas yang lebih besar.

Ketika sebuah perusahaan lebih besar, pasar saham akan lebih luas dan lebih mudah diperoleh sehingga lebih likuid daripada perusahaan kecil.

Jenis-Jenis Merger

1. Merger Horizontal

Ini adalah proses merger yang menggabungkan dua atau lebih perusahaan di mana jenis bisnisnya masih sama. Contohnya, merger perusahaan antara perusahaan roti, merger antara perusahaan jasa keuangan, dan lainnya.

2. Merger Vertikal

Ini adalah proses merger yang menggabungkan beberapa perusahaan yang saling berhubungan, misalnya dalam jalur produksi berurutan. Sebagai contoh, sebuah perusahaan ban bergabung dengan perusahaan mobil.

3. Konglomerat

Ini adalah proses merger yang menggabungkan beberapa perusahaan yang menghasilkan produk yang tidak ada hubungannya satu sama lain.

Contohnya perusahaan perusahaan makanan bergabung dengan perusahaan mobil. Tujuan konglomerat adalah untuk meningkatkan pertumbuhan badan usaha dengan menukar saham di antara perusahaan yang dimerger.

4. Merger Kon Generik

Ini adalah proses merger yang menggabungkan dua atau lebih perusahaan di mana bentuk bisnis masih terkait tetapi produk yang berbeda. Misalnya, merger antara bank dan perusahaan keuangan.

Baca Juga :

Baca Juga :  Pengertian Beragun Aset (EBA)

Demikian pembahasn tentang pengertian merger beserta jenis-jenis, tujuan dan juga contoh perusahaan merger. Semoga bermanfaat, dan Terima kasih.

Pengertian Merger
5 (100%) 3 vote[s]