Pengertian Pasar Persaingan Sempurna

Posted on

GuruAkuntansi.co.id Kali ini akan membahas tentang pengertian pasar persaingan sempurna beserta ciri-ciri, contoh, kelebihan dan juga kekurangannya. Berikut penjelasannya…

Pengertian Pasar Persaingan Sempurna

Pasar Persaingan Sempurna adalah pasar dengan kondisi di mana penjual dan pembeli sangat banyak dan jenis produk yang dijual adalah homogen (serupa) serta adanya permintaan dan penawaran yang bergerak bebas.

Beberapa contoh barang yang dijual di pasar persaingan sempurna adalah beras, kentang, gandum, dan lainnya.

Pasar persaingan sempurna adalah pasar di mana pembeli dan penjual tidak dapat mempengaruhi harga barang secara individual.

Dengan begitu, harga barang yang dijual di pasar adalah hasil kesepakatan bersama antara pembeli dan penjual.

Pasar Persaingan Sempurna (PPS) umumnya dibuka untuk menyatukan banyak perusahaan yang menjual produk yang sama meskipun dengan kualitas yang berbeda tetapi harga jual disamakan sesuai dengan apa yang telah ditentukan oleh pasar.

Permintaan yang terbentuk merupakan cerminan dari keinginan pembeli, sedangkan penawaran merupakan cerminan dari keinginan penjual.

Salah satu contohnya adalah perusahaan kecil dengan sejumlah besar produk yang dijual berjenis sama, seperti beras, jagung, saryuran, gandum, dan sebagainya.

Beberapa ahli di bidang ekonomi menjelaskan definisi Pasar Persaingan Sempurna, termasuk:

Menurut Wilson Bangun (2007)

Pasar persaingan sempurna adalah bentuk pasar tertua di dunia. Bentuk pasar ini secara efektif digunakan di negara yang membutuhkan kebebasan transaksi bagi para pelaku ekonomi.

Menurut Sadono Sukirno (2005)

Pasar persaingan sempurna adalah industri di mana terdapat banyak penjual dan pembeli, dan setiap penjual dan pembeli tidak dapat mempengaruhi harga produk di pasar.

Menurut Adiwarman A. Karim (2007)

Pasar persaingan sempurna adalah pasar di mana penjual tidak dapat menentukan harga dan hanya dapat menjual dengan harga yang berlaku di pasar.

Persaingan sempurna dalam kondisi paling ekstrem ketika penjual benar-benar tidak dapat menentukan harga.

pengertian pasar persaingan sempurna

Contoh Pasar Persaingan Sempurna

Salah satu contoh pasar persaingan sempurna adalah pasar yang menjual produk komoditas untuk makanan pokok, yaitu beras. Di pasar beras memenuhi kriteria pasar yang satu ini karena memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Penjual dan pembeli beras mengikuti harga beras sesuai dengan harga yang telah ditentukan, sehingga mereka tidak dapat menentukan harga mereka sendiri.
  • Harga beras adalah hasil dari perjanjian tawar menawar atas permintaan beras di masyarakat.
  • Meskipun ada beberapa jenis beras yang dijual, pasar komoditas beras relatif homogen. Harga masing-masing jenis beras umumnya sedikit berbeda.
  • Dalam komoditas beras, ada banyak produsen dan konsumen.
Baca Juga :  Pengertian Opini Audit

Di pasar komoditas beras terdapat gangguan dari Bulog, tetapi dalam hal penentuan harga umumnya stabil sesuai dengan permintaan dari masyarakat dan faktor-faktor lain.

Dalam praktiknya, harga akan mengikuti hukum penawaran dan permintaan, yaitu harga akan naik jika permintaan naik, dan sebaliknya.

Karakteristik Pasar Persaingan Sempurna

1. Terdiri dari Banyak Penjual dan Pembeli

Dengan sifat pasar ini, penjual dan pembeli tidak dapat mempengaruhi kondisi pasar secara keseluruhan.

Interaksi antara penjual dan pembeli dianggap sebagai pengambil /pengikut harga (price taker) yang menyebabkan harga di pasar ini menjadi datum (harga tetap terlepas dari jumlah barang yang dijual) karena mekanisme pasar yang menentukan harga melalui interaksi antara permintaan dan kekuatan pasokan di masyarakat.

Persaingan di Pasar Persaingan Sempurna hanya bergantung pada minat konsumen. Perusahaan yang tidak mampu bertahan akan dengan mudah mengalami kerugian karena kurangnya produktivitas.

2. Barang yang Dijual Sifatnya Homogen

Dalam aturan pasar ini berlaku untuk menjual produk yang sama atau identik, sehingga pembeli akan merasa sulit untuk membedakan.

Penjual produk berasal dari berbagai perusahaan, yang umumnya jumlahnya besar sehingga masing-masing perusahaan tidak memiliki pengaruh terhadap harga produk atau pengaruhnya sangat kecil.

Barang yang diproduksi oleh suatu perusahaan dapat menjadi pengganti yang sempurna untuk barang yang diproduksi oleh perusahaan lain dalam segala aspek, sehingga barang yang dihasilkan identik atau tidak dapat dibedakan.

Dengan kata lain, bahkan jika Anda membeli barang di satu perusahaan, kemungkinan kualitas dan kuantitasnya akan sama persis dengan perusahaan lain.

3. Kebebasan Membuka dan Menutup Usaha (Free Entry and Free Exit)

Di Pasar Persaingan Sempurna umumnya tidak ada kesulitan bagi produsen yang tergabung di dalamnya untuk keluar dan masuk.

Baca Juga :  Pengertian CV (Commanditaire Vennootschap)

Artinya, produsen atau penjual tidak akan mengalami masalah jika mereka ingin memulai bisnis baru yang dianggap menguntungkan, dan menutup bisnis mereka yang dianggap merugi.

Berbeda dengan pasar lain yang memiliki keterikatan dalam membuka dan menutup pasar karena adanya perjanjian.

Masuk dan keluar dalam hal ini ada dua kriteria, yang pertama bahwa perusahaan dapat keluar dengan mudah ketika mengalami kerugian ketika produk yang dijual tidak dapat bersaing dengan pasar atau tidak lagi memenuhi kriteria pasar.

Kedua, perusahaan dapat terus bertahan di pasar karena mereka merasa dapat menjadi perusahaan yang menyediakan produk-produk berkualitas tinggi dengan harga pasar, karena perusahaan seperti ini biasanya sangat diminati oleh pembeli.

4. Penjual dan Juga Pembeli Memiliki Pengetahuan yang Sama Tentang Pasar

Baik penjual maupun pembeli memiliki pengetahuan yang sama dan jelas terkait dengan kondisi yang terjadi di pasar.

Semua peristiwa dan perubahan informasi di pasar yang dapat terjadi kapan saja harus diketahui oleh kedua belah pihak karena mereka memiliki porsi yang sama di pasar, terutama untuk harga produk dan kualitas produk.

Dengan adanya informasi yang jelas akan meningkatkan semua transaksi di pasar tanpa ada unsur penipuan, yang mengakibatkan kondisi:

  • Mengunakan semua sumber daya untuk menghasilkan laba maksimum.
  • Semua produsen menjual barang dengan harga yang sama sesuai dengan harga pasar.
  • Seluruh konsumen membeli barang dengan harga yang sesuai dengan harga pasar

5. Perpindahan Sumber Ekonomi Cukup Sempurna

Pasar tidak akan mengalami masalah jika sumber daya atau faktor produksi dipindahkan ke tempat lain.

Ini karena pada dasarnya semua lokasi produksi memiliki sesuatu yang sama, baik dalam metode pembuatan dan proses penjualan kepada pembeli.

Baca Juga :  Pengertian Barang Ekonomi

Kelebihan dan Kekurangan Pasar Persaingan Sempurna

1. Kelebihan Pasar Persaingan Sempurna

  • Tidak ada persaingan di pasar ini karena produk yang dijual homogen.
  • Dalam pasar yang bersaing sempurna, penjual tidak perlu memasang iklan untuk promosi.
  • Harga barang dan jasa yang dijual ditentukan oleh semua penjual dan pembeli secara bersamaan dan umumnya harga cenderung stabil.
  • Harga didasarkan pada transaksi tawar-menawar antara penjual pembeli.
  • Penjual dan pembeli bertindak bebas dalam transaksi. Pembeli bebas membeli barang yang dia inginkan dan dari pabrik yang dia beli.

2. Kekurangan Pasar Persaingan Sempurna

  • Dalam pasar persaingan sempurna tidak ada dana untuk melakukan penelitian atau pengembangan produk sehingga ada inovasi minimal.
  • Pembeli mengalami keterbatasan dalam memilih barang atau jasa karena produk yang dijual adalah sama dan kualitasnya sama.
  • Pekerja cenderung menerima upah atau gaji rendah.
  • Seringkali ada ketidakseimbangan dalam distribusi pendapatan dari masing-masing produsen yang mengakibatkan konflik keadilan.

Baca Juga :

Demikian pembahasan tentang pengertian pasar persaingan sempurna beserta ciri-ciri, contoh, kelebihan dan juga kekurangannya. Semoga bermanfaat.

Pengertian Pasar Persaingan Sempurna
5 (100%) 3 vote[s]