Pelaku – Pelaku Ekonomi

Posted on

GuruAkuntansi.co.id Kali ini akan membahas tentang peran rumah tangga RTK, RTP dan Masyarakat Luar Negeri Sebagai pelaku ekonomi. Berikut penjelasannya…

Pelaku-Pelaku Ekonomi

Dalam kehidupan sehari-hari, tentu Anda tidak asing dengan melihat orang membajak sawah atau menanam padi. Beras yang sudah diolah menjadi beras dan dijual ke agen.

Dan dari agen ini ibu rumah tangga bisa mendapatkan beras untuk memenuhi kebutuhan makanan.

Patani yang menanam padi, agen, dan juga ibu rumah tangga bisa dikatakan sebagai pelaku ekonomi, jadi apakah yang dimaksud dengan ekonomi?

Pelaku ekonomi adalah subyek individu dan lembaga atau pemerintah yang melakukan kegiatan ekonomi. Pelaku ekonomi dibagi menjadi empat kelompok termasuk:

peran pelaku ekonomi

1. Rumah Tangga Konsumsi/RTK (Konsumen)

Rumah tangga konsumen adalah pemilik berbagai faktor produksi yang tersedia dalam perekonomian. Rumah tangga menyediakan tenaga kerja dan juga pebisnis.

Selain itu, sektor ini juga memiliki faktor produksi lainnya. Yakni kekayaan alam, tanah, dan juga bangunan. Rumah tangga produksi membeli faktor-faktor produksi dari RTK dalam kegiatan produksinya.

Sebagai imbalan untuk penggunaan faktor-faktor produksi, RTP membayar remunerasi, yaitu gaji, upah, sewa, bunga dan sebagainya dalam RTK.

Biaya layanan ini adalah pendapatan yang diterima oleh RTK. Penghasilan ini akan dihabiskan untuk konsumsi barand serta massa untuk RTP.

RTP akan menerima pendapat dari RTK dari aktivitas konsumsinya. Pendapatan yang diterima oleh rumah tangga konsumsi ini akan dihabiskan untuk konsumsi barang dan jasa untuk kebutuhan sehari-hari yang dihasilkan oleh rumah tangga produksi.

Baca Juga :  Pengertian Ekonomi Kreatif

Jadi antara rumah tangga konsumsi dan rumah tangga produksi ada arus barang dan jasa.

2. Rumah Tangga Produksi (RTP) Produsen/Perusahaan

Perusahaan adalah organisasi yang dikembangkan oleh seseorang atau sekelompok orang dengan tujuan menghasilkan berbagai jenis barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Dengan begitu, perusahaan adalah unit ekonomi yang didirikan dengan tujuan menghasilkan barang dan jasa dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat.

Untuk menghasilkan barang dan jasa ini diperlukan input tenaga kerja, bahan dasar dan bahan pembantu, barang modal seperti peralatan produksi yang dikombinasikan dengan teknologi produksi di bawah kepemimpinan seorang pengusaha.

3. Rumah Tangga Negara (Pemerintah)

Seperti konsumsi rumah tangga dan rumah tangga produksi, pemerintah dapat dilihat sebagai unit ekonomi atau rumah tangga yang memproduksi barang dan jasa tertentu untuk kepentingan umum.

Pemerintah yang dimaksud adalah badan yang bertanggung jawab untuk mengatur kegiatan ekonomi. Badan-badan ini akan mengawasi kegiatan rumah tangga konsumsi dan rumah tangga produksi mereka.

Mereka melakukan kegiatan dengan cara yang masuk akal dan juga tidak membahayakan masyarakat secara keseluruhan.

Badan-badan pemerintahan tersebut diantaranya :

  1. Departemen penanaman modal
  2. Badan penanaman modal
  3. Bank sentral
  4. Parlemen
  5. Pemerintah daerah
  6. Angkatan bersenjata

Hasil kegiatan produksi output yang dilakukan oleh pemerintah sebagai bentuk besar layanan yang diselenggarakan untuk masyarakat secara keseluruhan dan pada dasarnya juga tidak diperdagangkan di pasar.

Oleh karena itu, dinamakan layanan publik atau layanan kolektif seperti keamanan, pemerintahan, pertahanan, pengadilan, hubungan politik dengan negara-negara asing.

4. Masyarakat Luar Negeri

Saat ini tidak ada lagi negara yang sepenuhnya tertutup untuk hubungan perdagangan dengan negara lain.

Selain distribusi produk dari pembeli domestik (RTK, RTP, dan pemerintah), beberapa produk juga dijual kepada orang di luar negeri. Ini akan mengarah pada aliran barang dan juga adari dalam negeri di luar negeri yang disebut ekspor.

Baca Juga :  Pengertian Sistem Ekonomi

Kegiatan ekspor ini dibayar dengan valuta asing (valuta asing) sesuai dengan nilai tukar tertentu. Jadi arus keluar barang dan pakaian juga diimbangi oleh aliran uang yang menutupi negara asing ke negara itu.

Selalu menjual barang dan jasa ke negara asing, ada juga antusiasme untuk membeli barang dan jasa dari negara lain, sehingga ada arus barang dan jasa yang masuk dari luar ke negara yang disebut impor.

Dengan begitu, ada aliran uang ke luar negeri, untuk pembayaran. Kegiatan ekspor dan impor serta nilai tukar mata uang asing yang tinggi dan rendah mempengaruhi keseluruhan kegiatan ekonomi nasional baik di RTK, RTP dan pemerintah.

Peran Para Pelaku Ekonomi

1. Peran Konsumsi Rumah Tangga (RTK)

Konsumen adalah orang atau kelompok orang atau badan yang melakukan kegiatan konsumsi. RTK memiliki peran sebagai berikut:

  • Sebagai produser

Konsumsi rumah tangga adalah pemilik berbagai faktor produksi yang menyediakan sumber daya (tanah, bangunan, tenaga kerja dan lain-lain) untuk rumah tangga produsen.

  • Sebagai konsumen

Konsumsi rumah tangga sebagai pemilik faktor produksi akan menerima remunerasi dari rumah tangga produksi untuk penggunaan sumber daya yang disediakan.

Jawabannya adalah pendapatan konsumsi rumah tangga yang digunakan untuk mengkonsumsi barang dan jasa yang diproduksi oleh rumah tangga produsen untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

2. Peran Rumah Tangga Produksi (RTP)

Rumah tangga produksi disebut produsen jungan yang melakukan kegiatan ekonomi sesuai dengan bidang usahanya. FH terkait dengan kegiatan ekonomi yang dilakukan, memiliki peran sebagai berikut:

  • Sebagai produsen

RTP sebagai produsen menghasilkan barang dan jasa dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat atau RTK. Karena memproduksi barang dan jasa, RTP memerlukan faktor-faktor dari RTK, sehingga juga berperan sebagai pengguna faktor-faktor produksi.

  • Sebagai konsumen

Untuk menjalankan kegiatan produksinya, RTP melakukan kegiatan konsumsi, yaitu faktor pembelian dari RTK. RTP akan membayar biaya layanan untuk penggunaan faktor-faktor yang disediakan oleh RTK.

Baca Juga :  Pengertian Digital Marketing

3. Peran Pemerintah

Pemerintah sebagai pelaku ekonomi memiliki peran seperti RTK dan RTP. Berikut ini adalah beberapa peran pemerintah.

  • Sebagai produsen

Memproduksi barang dan jasa untuk kepentingan masyarakat umum dengan menguasai cabang-cabang produksi penting dan juga mengendalikan mata pencaharian banyak orang melalui badan usaha milik negara.

Contohnya adalah produksi pesawat terbang yang dilakukan oleh dirgantara Indonesia, produksi pupuk petrokimia di Gresik dan lainnya

  • Sebagai konsumen

Pemerintah dalam menjalankan kegiatan produksinya membutuhkan barang dan jasa, tenaga kerja, kesehatan, pendidikan, administrasi kantor pemerintah, keamanan dan lainnya.

  • Sebagai pengatur dan pengontrol

Pemerintah bertindak sebagai regulator dan juga mengendalikan kegiatan ekonomi negara dengan mengeluarkan kebijakan.

Kebijakan-kebijakan ini, misalnya, mengurangi pengangguran dan inflasi, menciptakan keseimbangan neraca pembayaran, dan sebagainya.

Selain itu, pemerintah mengawasi kegiatan yang dilakukan oleh RTK dan RTP untuk melakukan kegiatan yang wajar dan juga tidak membahayakan masyarakat secara keseluruhan.

4. Peran Masyarakat Luar Negeri

Masyarakat luar negeri juga memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung kegiatan ekonomi negara.

Kegiatan ekonomi yang dilakukan dengan masyarakat luar negeri telah menyebabkan arus barang dan jasa, yaitu ekspor dan impor serta arus kas masuk.

Dari kegiatan ini pendapatan pemerintah akan meningkat karena memperoleh devisa.

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan tentang peran rumah tangga RTK, RTP dan Masyarakat Luar Negeri Sebagai pelaku ekonomi. Semoga bermanfaat.

Pelaku – Pelaku Ekonomi
5 (100%) 2 vote[s]