Pengertian Asimetri

Posted on

Pengertian Asimetri – Di bidang ekonomi, asimetri informasi yakni akan terjadi ketika salah satu pihak dalam adanya sebuah transaksi mempunyai suatu informasi lebih atau lebih baik dari pada pihak yang lainnya.

Adanya sebuah informasi tambahan milik manajer yakni dapat membawanya untuk mengambil tindakan sesuai dengan keinginan dan minat sebagai memaksimalkan manfaat untuk dirinya sendiri.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Asimetri. Untuk ulasan selengkapnya, yyuukk… Simak sebagai berikut.

Apa itu Asimetri ?

Pengertian Asimetri Informasi adalah adanya suatu kondisi di mana dalam pengumpulan sebuah informasi antara manajemen untuk penyedia informasi (prepaper) dan pemegang saham dan pemangku kepentingan umumnya sebagai pengguna informasi (pengguna) tidak seimbang.

Teori asimetri yakni telah menyatakan bahwa dalam sebuah pihak-pihak yang terkait dengan perusahaan tidak memiliki informasi yang sama tentang risiko dan prospek perusahaan. Pihak-pihak tertentu memiliki sebuah informasi yang lebih baik dari pada yang lain.

Manajer umumnya memiliki sebuah informasi yang lebih baik daripada orang luar (investor), karena hal ini dapat menyebabkan asimetri informasi antara manajer dan mereka yang terpengaruh. Infestor yang merasa kurang memiliki informasi menafsirkan perilaku manajer.

Pengertian-Asimetri

Dengan kata lain, adanya seorang perilaku manajer termasuk dalam perilaku ketika menentukan struktur modal. Adanya sebuah informasi tambahan milik manajer dapat membawanya untuk mengambil tindakan sesuai dengan keinginan dan minat untuk memaksimalkan manfaat untuk dirinya sendiri.

Baca Juga :  Pengertian Bursa Efek

Dalam hal ini, akan sulit bagi investor untuk secara efektif mengontrol tindakan yang diambil oleh manajemen karena mereka hanya memiliki sedikit sebuah informasi.

Contoh dalam sebuah situasi di mana penjual memiliki informasi yang lebih baik adalah penjual mobil bekas, agen real estat, pialang saham, dan perusahaan asuransi jiwa.

Kondisi ini yakni baru pertama kali dijelaskan dengan Kenneth J. Arrow dalam sebuah artikel perawatan kesehatan terkenal pada tahun 1963 berjudul “Uncertainty and the Welfare Economics of Medical Care,” di majalah American Economic Review.

George Akerlof yakni kemudian telah menggunakan istilah informasi asimetris dalam karyanya tahun 1970 yakni The Market for Lemon. Dia telah menunjukkan bahwa nilai rata-rata barang cenderung menurun di pasar seperti itu, bahkan untuk barang-barang yang dianggap berkualitas baik.

Jenis – Jenis Asimetri

Terdapat beberapa jenis dalam asimetri ini, diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Moral Hazard

Moral Hazard merupakan adanya sebuah jenis asimetri dalam informasi di mana pihak yang melakukan atau akan melakukan transaksi bisnis atau transaksi bisnis dalam potensial yang bisa mengamati tindakannya ketika transaksinya selesai, sedangkan pihak lain tidak.

Aktivitas pada sebuah manajer tidak sepenuhnya diketahui oleh pemegang saham atau pemberi pinjaman. Mungkin tidak pantas bagi manajer untuk mengambil tindakan yang berada di luar pengetahuan pemegang saham yang melanggar kontrak dan prinsip atau norma etika.

Informasi-Asimetris

2. Adverse Selection

Seleksi yang tidak diinginkan ialah adanya sebuah jenis asimetri informasi di mana satu atau lebih pihak yang akan atau akan melakukan transaksi bisnis atau transaksi bisnis potensial mempunyai lebih banyak informasi tentang pihak lain.

Seleksi yang tidak diinginkan terjadi karena beberapa orang seperti direktur perusahaan dan orang dalam lainnya mengetahui kondisi dan prospek perusahaan saat ini lebih baik daripada investor eksternal.

Baca Juga :  Prinsip Etika Bisnis Dalam Sebuah Perusahaan

Masalah Akibat Asimetri Informasi

Masalah yang muncul dari adanya sebuah ketidakseimbangan dalam suatu informasi ialah MANAJEMEN LABA. Tujuan dari manajemen laba ialah manajemen yang mencoba untuk memanipulasi akun tahunan perusahaan. Namun, manipulasi tersebut ialah legal.

a. Diizinkan Dalam Aturan.

Menurut Richardson dalam sebuah penelitiannya, asimetri informasi merupakan adanya sebuah penyebab utama bagi manajer bisnis untuk mengendalikan laba. Kita semua tahu bahwa manajemen diharuskan untuk melaporkan terhadap semua pemegang saham.

b. Laporan Berupa Laporan Keuangan Perusahaan

Akan tetapi, dalam sebuah laporan yang telah disampaikan terhadap pemegang saham dapat dimanipulasi yakni sebagai kepentingan manajemen tersebut.

b. Untuk Keuntungan Manajemen Sendiri

Manajemen yakni telah berani dalam melakukan ini karena adanya seorang pemegang saham tidak mengetahui dalam adanya sebuah perincian perusahaan tersebut.

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Asimetri. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.