Pengertian Banjir

Posted on

Pengertian Banjir – Adanya suatu kejadian alami dari suatu daerah atau negara yang biasanya kering untuk air tanah. Sederhananya, banjir bisa diartikan sebagai sebagai banjir berlebihan dari tanah yang biasanya kering.

Bencana alam itu yakni bukan hanya tanpa alasan, tetapi dikarenakan dengan banyak faktor alam dan manusia. Manusia termasuk dalam suatu agen dalam hal terjadi banjir yang dapat mengatasi masalah ini jika mereka mengambil kendali yang tepat.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Banjir. Untuk ulasan selengkapnya, yuukk… Simak sebagai berikut.

Apa itu Banjir?

Pengertian Banjir adalah termasuk dalam bencana alam di mana negara tersebut di banjiri dengan aliran air yang berlebihan. Kamus (KBBI) menyatakan bahwa adanya banjir yakni berair dan parah, kadang-kadang banjir atau tenggelam karena meningkatnya volume air”.

Bencana-bencana ini sering terjadi di daerah pedesaan dan perkotaan, meskipun di beberapa daerah banjir telah menjadi agenda tahunan. Banjir di tempat yang berbeda pasti memiliki efek yang berbeda.

Pengertian-Banjir

Banjir di daerah perkotaan biasanya merusak fasilitas dan infrastruktur setempat. Alasan lain untuk bencana ini di daerah pedesaan adalah bahwa mereka umumnya mempengaruhi daerah pertanian dan kalangan masyarakat.

Jenis-Jenis Banjir

Banjir yang dapat dimengerti bukan hanya karena masuknya banjir sebagai orang biasa. Sebenarnya ada beberapa jenis banjir, yakni:

Baca Juga :  Pelestarian Lingkungan Hidup

1. Banjir Bandang

Banjir jenis ini tidak hanya mengandung air, tetapi juga membawa lumpur dan material lain untuk menyebabkan kerusakan besar dan berbahaya. Bahkan, banjir lampu sering disertai dengan batu-batu besar yang merusak kehidupan masyarakat. Banjir bandang biasanya terjadi di daerah pegunungan. Bencana alam ini mirip dengan tanah longsor dengan jumlah air yang besar.

2. Banjir Air

Seperti banjir air, yang paling umum dan sering tidak diketahui banyak orang. Bahkan orang sering mengartikan kata banjir sebagai jenis banjir ini.

Bencana ini dikarenakan dengan adanya danau, air dangkal, atau lahan basah, sehingga airnya tergenang air. Secara umum, peningkatan volume air disebabkan oleh badai yang terus-menerus atau hujan lebat.

3. Banjir Lahar Dingin

Lava dingin adalah jenis banjir yang disebabkan oleh letusan gunung berapi yang menyebabkan lava. Lava dingin ini menyebar di daerah tersebut dan bahkan dapat masuk ke sungai atau danau dan menyebabkan lumpur. Ketika sungai atau danau dikeringkan, risiko banjir bersama dengan lumpur atau dingin meningkat.

4. Banjir Rob (Pasang Air Laut)

Terjadinya pasang atau banjir disebabkan oleh pasang surut. Bencana ini hanya terjadi di daerah pantai atau di daerah di bawah permukaan laut. Sifat bencana alam jauh lebih jelas daripada banjir yang biasanya terjadi.

Penyebab Banjir

Contoh-Banjir

Baik di suatu lingkungan yang padat maupun di lingkungan, banjir di setiap wilayah dipengaruhi dengan adanya suatu sebab atau faktor tertentu, baik faktor alam maupun manusia, yakni:

a. Topografi Wilayah

Keadaan topografi adalah bentuk permukaan. Daerah dengan topografi atau dataran rendah berisiko lebih tinggi terkena banjir daripada daerah dataran tinggi.

Ini sesuai dengan prinsip air, yang pasti akan mengalir ke tempat yang lebih murah. Banjir umumnya terjadi di daerah hilir (DAS). Karena itu diasumsikan bahwa daerah hilir lebih tinggi daripada daerah hulu.

Baca Juga :  Seni Rupa Tradisional

b. Daerah Resapan Air

Di daerah perkotaan khususnya, daerah perairan seperti hutan kota dan ruang hijau diperlukan. Daerah-daerah ini dapat menjadi daerah resapan air dan mencegah banjir.

Sayangnya, ada konstruksi yang luas terlepas dari permukaan air. Jika permukaan lantai dilapisi dengan beton atau aspal, air tidak akan menetes dan menekuk.

c. Intensitas Curah Hujan

Hujan deras selama periode yang lebih lama meningkatkan risiko banjir. Curah hujan yang tinggi yakni bisa mempengaruhi dengan adanya suatu fenomena El Nino.

Tombol air tanah meningkat ketika tanah memiliki saturasi air tertentu. Air hujan pedalaman akan mengisi air seperti sungai. Jika volume air tinggi, sungai akan banjir dan menyebabkan banjir.

d. Kondisi Hutan

Hutan yakni telah menawarkan banyak manfaat bagi manusia dan lingkungan, termasuk perlindungan terhadap banjir. Pohon yang tumbuh di hutan berperan dalam menangkap dan menyerap air. Jika kondisi di hutan rusak dan rusak karena penggunaan lahan ilegal dan deforestasi, ini mempengaruhi volume air di aliran hilir.

e. Aliran Sungai

Aliran air yang halus di parit dan sungai mungkin atau mungkin tidak mengakibatkan banjir. Sungai dan endapan yang terkumpul menghambat aliran air dan membanjiri daratan.

e. Sistem Tata Kelola

Manajemen aliran air yang salah dan perencanaan kota dapat menyebabkan banjir. Pemerintah harus mengatur semua dampak lingkungan dan bertindak tegas dan meningkatkan risiko banjir, contohnya dalam suatu pengembangan perumahan di tepi sungai, pemantauan dengan proyek reservoir dan banyak lagi.

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Banjir. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.