Pengertian Desa

Posted on

Pengertian Desa – Di negara Indonesia, istilah desa merupakan pembagian wilayah di Indonesia dengan menjadi berbagai kecamatan, yang dikelola dengan direktur desa. Desa adalah kumpulan dari beberapa unit pemukiman kecil, yang disebut desa (Jawa Barat, Banten) atau Banjar (Bali), atau dusun (Yogyakarta) atau hutan (Sumatra Barat).

Kepala desa yakni bisa dipanggil dalam nama lain seperti kepala desa atau pejabat senior di Kalimantan Timur, Pambakal di Kalimantan Selatan, Hukum Tua di Sulawesi Utara, Klèbun di Madura, dan Kuwu di Cirebon. Dalam masyarakat umum yakni dapat mencari produk pertanian dan makanan.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menyampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Desa. Untuk ulasan selengkapnya, yuukk… Simak sebagai berikut.

Apa yang dimaksud dengan Desa ?

Pengertian Desa atau juga dikenal sebagai Hick sebagai “universal”, adalah adanya suatu kumpulan dalam permukiman pedesaan.

Di Indonesia, istilah desa adalah pembagian wilayah administrasi menjadi kecamatan, yang dikelola oleh direktur desa. Desa adalah kumpulan dari beberapa unit perumahan kecil.

Pengertian-Desa

Yang juga disebut sebagai desa (Jawa Barat dan Banten) atau dusun (Yogyakarta) atau Banjar (Bali) atau hutan (Sumatra Barat). Pemimpin desa dapat dipanggil dengan nama lain, misalnya dalam kepala desa atau pejabat senior di wilayah Kalimantan Timur.

Pengertian Desa Menurut Para Ahli Kependudukan

Adapun berbagai pengertian desa yakni menurut para ahli, diantaranya ialah sebagai berikut:

Baca Juga :  Pengertian Selat

a. Menurut Rifhi Siddiq

Desa merupakan salah satu daerah berpenduduk jarang di mana penduduk setempat hidup melalui interaksi sosial yang homogen dan hidup di pertanian, dan juga berinteraksi dengan daerah lain di daerah mereka.

b. Menurut R. Bintarto

Desa adalah perwujudan, atau perwujudan sosial, geografis, ekonomi, politik, dan budaya dari satu daerah dalam kaitannya dengan dan pengaruh dari yang lain.

c. Menurut Paul H. Landis

Desa sebagai wilayah tempat hubungan sosial ditandai oleh intensitas populasi yang tinggi yaitu kurang dari 2500 orang.

d. Menurut Sutardjo Kartohadikusumo

Desa merupakan unit yang sah di mana sekelompok otoritas rakyat berkuasa.

Ciri-Ciri Masyarakat Desa

Adapun berbagai ciri-ciri dalam masyarakat desa, diantaranya ialah sebagai berikut:

  • Alokasi waktu yang lebih dalam dan lebih penting untuk memenuhi kebutuhan individu.
  • Penduduk desa setuju karena mereka sangat dekat. Ini akan berkontribusi pada meningkatnya ketergantungan masyarakat pada desa, terutama bagi para lansia.
  • Pembagian kerja di antara penduduk desa jelas dan tidak ada batasan yang jelas. Hal ini disebabkan oleh keramahan dan dukungan timbal balik dari masyarakat desa.
  • Warga cenderung melakukan pekerjaan yang sama dengan anggota keluarga sebelumnya.
  • Kehidupan beragama di desa lebih kuat dibandingkan dengan kota. Ini karena kontrol sosial yang ketat dari penduduk desa.
  • Perubahan sosial biasanya lambat, tergantung pada partisipasi penduduk desa dalam menerima pengaruh yang berbeda pada adat budaya setempat.
  • Kreativitas dan inovasi cenderung diabaikan jika penduduk desa tidak memiliki informasi teknologi terbaru.
  • Banyak interaksi terjadi pada kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi.

Unsur-Unsur Desa

Contoh-Desa

Adapun berbagai unsur-unsur dalam desa, diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Unsur Daerah

Pada 1994 saya mengekstraksi halaman Forum Geografis 129 dan kutipan asli dari buku R. Bintaro. Dia menjelaskan yakni Elemen pertama dari desa adalah elemen di daerah tersebut.

Baca Juga :  Apa itu Destilasi?

Dalam hal lahan produktif, mereka juga menggunakan elemen lokasi, area, dan perbatasan yang mengandung elemen geografi lokal. Artinya, elemen pertama terkait. Potensi desa dan cara berurusan didasarkan pada kemudahan akses yang dicapai oleh penduduk dan pemerintah.

2. Tata Kehidupan

Tatanan kehidupan, dalam hal ini pola hubungan dan hubungan dengan pemerintah desa. Karenanya baik di dalam maupun di luar kehidupan desa (komunitas desa). Jika Anda tinggal di desa dan telah pindah ke kota.

Anda mungkin dapat melihat bagaimana hubungan mereka dengan kota itu sendiri masih berhubungan dengan desa. Orang-orang di kota memiliki pola hidup yang jauh lebih sulit daripada mereka yang tinggal di desa. Bahkan, saya pikir mereka bahkan dapat bekerja sama untuk saling mengenal secara setara.

Desa yang berbeda masih dapat saling berhubungan erat dan saling membantu ketika muncul masalah. Meskipun mereka mendominasi penduduk desa, mereka dapat mengetahui siapa yang tinggal lebih dari 7 km dari rumah.

3. Penduduk

Dalam hal ini, warga negara termasuk jumlah, kepadatan, peningkatan, distribusi, dan kelayakan penduduk setempat. Dalam kutipan ini, populasi adalah elemen penting dalam melacak kemajuan pemerintah desa.

Apakah pemerintah desa telah berhasil meningkatkan masyarakat atau tidak. Ini dibuktikan dengan jumlah penduduk dan penduduk kotamadya yang mencari pekerjaan di luar desa atau kota dan provinsi.

Pemerintahan desa yang sukses adalah pemerintah yang dapat menciptakan lapangan kerja dan mengurangi dalam suatu kebiasaan urbanisasi penduduk.

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Desa. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.