Pengertian Ginjal

2 min read

Pengertian Ginjal – Organ dalam suatu ekskresi terhadap vertebrata yang memiliki bentuk seperti kacang. Pada orang dewasa, ukuran ginjal kira-kira 11 sentimeter. Ginjal menerima darah dari sepasang arteri renalis, dan darah keluar dengan melalui vena renalis.

Ginjal yang memiliki letak di suatu panjang rongga perut di bagian dinding otot posterior. Bentuk organ tersebut yakni menyerupai bentuk kacang seukuran kepalan tangan, lebar 6 sentimeter daan panjangnya sekitar 12 sentimeter.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Ginjal. untuk ulasan selengkapnya, yuukk… Simak sebagai berikut.

Apa itu Ginjal ?

Pengertian Ginjal merupakan adanya suatu organ ekskresi dalam vertebrata yang berbentuk seperti kacang. Pada orang dewasa, ukuran ginjal kurang lebih 11 sentimeter.

Pengertian-Ginjal

Ginjal yakni akan menerima darah dari dua arteri renalis, dan darah keluar yakni dengan melalui vena renalis. Setiap ginjal yang telah terhubung ke sebuah ureter, tabung yang akan mengarahkan urin terhadap kandung kemih.

Dalam bagian dari adanya suatu sistem kemih, ginjal menyaring kotoran (terutama urea) dari darah dan membuangnya yakni dengan bersama dengan air dalam bentuk urin. Cabang kedokteran yang memeriksa ginjal dan penyakitnya disebut sebagai nefrologi.

Fungsi Ginjal

Ginjal yakni memiliki letak di sepanjang dinding suatu otot posterior terhadap rongga perut. Bentuk organ ini menyerupai biji seukuran kepalan tangan yang panjangnya kurang lebih lebar 6 sentimeter dan 12 sentimeter.

Contoh-Ginjal

Seperti halnya organ-organ yang lain, ginjal memainkan peran penting dalam tubuh manusia. Fungsi utama ginjal adalah untuk menyaring limbah dalam tubuh, obat-obatan, baik dari makanan, dan zat beracun.

Baca Juga :  Pengertian Adaptasi

Ginjal dapat menyaring sekitar 200 liter darah sehari. Dari sekian banyak jenis darah yang disaring, 2 liter limbah harus dibuang ke dalam urin. Untuk alasan ini, organ ini dilengkapi dengan kandung kemih, sepasang ureter, dan uretra yang mengangkut urin keluar dari suatu tubuh.

Organ vital ini tidak hanya menghilangkan zat residu dalam tubuh, tetapi juga dapat menyerap zat yang dibutuhkan oleh tubuh seperti asam amino, gula, natrium, kalium dan nutrisi lainnya. Fungsi ginjal tampaknya dipengaruhi oleh kelenjar adrenalin yang memeiliki letak di bagian atas setiap ginjal.

Kelenjar adrenal yakni telah menghasilkan adanya suatu hormon aldosteron. Hormon ini menyerap kalium dari urin ke dalam pembuluh darah sehingga tubuh bisa digunakan kembali.

Jangan berhenti di sini, ginjal juga memiliki tugas dalam menghasilkan adanya suatu hormon yang bermanfaat terhadap tubuh, ialah:

  • EPO (Erythropoietin), ialah adanya suatu hormon yang merangsang sumsum tulang untuk menghasilkan sel darah merah.
  • Calcitriol, ialah adanya suatu bentuk aktif terhadap vitamin D yang telah membantu untuk menjaga kesehatan tulang.
  • Renin, yakni digunakan sebagai mengatur terhadap tekanan darah.

Cara Kerja Ginjal

Pembentukan dalam suatu urin diawali dengan proses penyaringan darah. Proses ini dilakukan oleh glomerulus dalam darah yang mengalir dari aorta melalui arteri renalis ke tubuh Malphigi. Limbah yang disaring (urin primer), yang mengandung air, garam, glukosa, dan urea, kemudian disimpan dalam kapsul Bowman.

Cara-kerja-ginjal

Selain itu, urin primer dialirkan ke saluran pengumpulan. Ketika ini mengalir, urin mengalami tahapan reabsorpsi (penyerapan). Berbagai zat yang masih dapat digunakan, seperti glukosa, asam amino dan garam, diserap kembali oleh tubulus proksimal dan loop Henle. Nah, penyerapan ini akan menghasilkan urin sekunder yang mempunyai suatu kadar urea yang begitu tinggi.

Baca Juga :  Rantai Makanan Ekosistem Laut

Setelah itu, dalam sebuah proses akhir dalam pembentukan urin ialah terjadinya sekresi atau augmentasi. Urin sekunder mengalir melalui kapiler darah ke tubulus distal untuk melepaskan berbagai zat yang tidak lagi berguna bagi tubuh. Peningkatan urin ini sebenarnya adalah urin dan disimpan terhadap kandung kemih.

Ketika kandung kemih diisi dengan urin, saraf di sekitar kandung kemih mengirim sinyal ke otak. Ketika dalam suatu sinyal diterima terhadap otak, adanya suatu perasaan ingin buang air kecil.

Baca Juga :

Demikian pembahasan kali ini, yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Ginjal. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.