Pengertian Inflasi Menurut Para Ahli

Posted on

Pengertian Inflasi Menurut Para Ahli – Sebagai seorang pelaku ekonomi, kita semua perlu mewaspadai naik turunnya harga barang di pasar. Ini disebut inflasi. Mengapa penting bagi kita dalam mengetahui?

Inflasi umumnya menentukan harga pasar untuk semua kebutuhan sehari-hari. Jika Anda sebuah perusahaan, itu juga mempengaruhi proses operasional perusahaan Anda.

Inflasi merupakan suatu keadaan perekonomian di sebuah negara di mana harga barang dan jasa pada umumnya naik dalam waktu yang lama (terus menerus) karena adanya ketidakseimbangan arus uang dan barang.

Kenaikan harga sementara tidak termasuk dalam inflasi, contohnya dalam kenaikan harga sebelum Idul Fitri. Secara umum, inflasi terjadi ketika jumlah uang yang di distribusikan di suatu masyarakat lebih dari yang seharusnya.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menyampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Inflasi MEnurut Para Ahli. Untuk ulasan selengkapnya, yukk…. Simak sebagai berikut:

Inflasi

Pengertian-Inflasi-Munurut-Para-AhliI

Pengertian Inflasi merupakan adanya sebuah kenaikan harga barang dan jasa di suatu negara dalam kurun waktu yang lama atau terus menerus karena adanya ketidakseimbangan antara ketersediaan barang dan uang.

Intinya, meskipun masyarakat punya banyak uang, inflasi tidak bisa dihilangkan. Setelah membahas tentang pentingnya inflasi, kita akan membahas penyebab, akibat, perhitungan, dan cara menangani inflasi.

Baca Juga :  Sistem Demokrasi Ekonomi

Pengertian Inflasi Menurut Para Ahli

Adapun berbagai pengertian inflasi yakni menurut para ahli, diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Menurut A. P. Lahnerinflasi

Menurut inflasi Lahner, inflasi adalah suatu kondisi di mana terjadi permintaan barang yang besar dalam perekonomian.

2. Menurut Marcus

Menurut Marcus, ia menjelaskan inflasi adalah suatu nilai ketika tingkat harga barang atau jasa secara umum meningkat.

3. Menurut Mc. Eachern

Inflasi merupakan suatu kondisi yang terus meningkat pada tingkat harga rata-rata. Jika tingkat harga berfluktuasi, itu berarti kondisi akan meningkat bulan ini, ketika turun lagi di bulan berikutnya, ketika peningkatan lapangan kerja tidak melibatkan inflasi.

4. Menurut Dwi Eko Waluyo

Menurut Dwi Eko Waluyo, inflasi merupakan salah satu penyakit ekonomi yang sering terjadi dan hampir terjadi di semua negara. Kecenderungan kenaikan harga bersifat umum dan berkelanjutan.

5. Menurut Nanga

Menurut Nanga, ketika harga level 1 secara umum terus naik, gejala inflasi adalah gejala. Namun bila situasi kenaikan harga ini terjadi sekaligus, belum bisa dikatakan ada inflasi.

6. Menurut Nordhaus dan Samuelson

Menurut mereka, inflasi pada umumnya merupakan kondisi kenaikan harga.

7. Menurut Nopirine

Menurut Nopirin, inflasi merupakan proses kenaikan harga secara umum dan akan terus meningkat untuk kebutuhan pokok, misalnya.

8. Menurut Rahardja

Menurut Rahardja, inflasi merupakan harga yang berguna untuk terus naik secara umum. Ketika harga barang naik hampir sebagian besar dari harga barang pada umumnya, maka istilah inflasi disebut.

Pengertian-Inflasi-Munurut-Para-Ahli1

9. Menurut S. Sukirno

Menurut S. Sukirno, ia menuturkan inflasi merupakan proses terjadinya kenaikan harga yang berlaku bagi perekonomian.

10. Rimsky K. Judisseno

Menurut Rimsky K. Judisseno, inflasi merupakan salah satu faktor moneter yang tercermin dari tren kenaikan harga komoditas secara umum. Dalam hal ini, artinya nilai tukar saya turun.

Baca Juga :  Pengertian Profitabilitas

11. Menurut Weston dan Sopeland

Menurut Weston dan Sopeland, inflasi merupakan suatu kondisi di sektor ekonomi yang dipengaruhi oleh kenaikan tingkat harga dan tidak dapat lagi dicegah atau dikendalikan.

12. Menurut Gerald J. Thuesen dan W. J. Fabrycky

Keduanya menunjukkan bahwa inflasi merupakan keadaan yang mencerminkan perubahan tingkat harga dalam perekonomian. Tidak ada negara yang pernah mengalami inflasi, bahkan negara industri pernah mengalami inflasi.

13. Menurut Winardi

Menurut Winardi, inflasi merupakan masa di mana daya beli unit mata uang menurun. Jika terjadi inflasi, nampaknya nilai uang yang disimpan beredar lebih dari jumlah barang atau jasa yang ditawarkan.

Penyebab Inflasi

Begitu kita memahami pemahaman terdekat, kita perlu memahami apa yang menyebabkan inflasi. Tidak hanya inflasi saja yang terjadi, ada beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya inflasi. Berikut ialah beberapa hal yang bisa menyebabkan terjadi sebuah inflasi:

1. Demand atau Meningkatnya Permintaan

Inflasi terjadi karena meningkatnya permintaan kalangan masyarakat. Meningkatnya permintaan barang dan jasa tertentu merupakan salah satu faktor yang dapat memicu terjadinya inflasi.

Ini karena barang atau jasa yang diminta tidak tersedia. Seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat, begitu pula kelangkaan barang di pasar.

Tidak hanya permintaan domestik yang besar, permintaan barang yang diekspor ke luar negeri juga menjadi penyumbang utama inflasi. Selain itu, peningkatan permintaan belanja pemerintah dan swasta menjadi faktor yang dapat memicu terjadinya inflasi.

2. Meningkatnya Biaya untuk Produksi

Inflasi disebabkan oleh kenaikan biaya produksi. Karena itu, pada saat permintaan barang tinggi, bahan baku yang akan digunakan bisa jadi langka. Ini adalah faktor lain yang menyebabkan inflasi.

Barang menjadi lebih mahal dari sebelumnya, sementara perusahaan afiliasi terus memproduksi barang sesuai permintaan pasar.

Baca Juga :  Pengertian Sistem Ekonomi Pasar (Liberal)

Sehingga produksi yang dibuat juga menjadi throttle. Tak hanya itu, kenaikan harga BBM dan upah tenaga kerja juga menjadi kendala bagi perusahaan manufaktur.

Hingga Anda tidak dapat memenuhi permintaan di pasar. Permintaan masyarakat akan barang atau jasa kini semakin meningkat. Ada ketidakseimbangan yang menyebabkan inflasi.

3. Tingginya Peredaran Uang

Inflasi ini disebabkan dengan banyaknya uang yang beredar di masyarakat melebihi kebutuhannya. Hal ini dapat terjadi jika jumlah barang di pasar tetap sama, tetapi distribusi uang di masyarakat menjadi dua kali lipat.

Kemudian harga item tersebut bisa naik, bahkan bisa naik hingga 100%. Ketidakseimbangan antara arus barang dan uang yang beredar di masyarakat inilah yang menyebabkan terjadinya inflasi.

Jadi pemerintah tidak hanya menghabiskan banyak uang untuk melunasi hutang negara dan sebagainya. Karena jika uang yang beredar semakin tinggi maka dapat memicu inflasi di dalam negeri.

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Inflasi Menurut Para Ahli. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.