Pengertian Kata

Posted on

Pengertian Kata – Unit bahasa yang telah mengandung sebuah makna dan terdiri atas satu atau lebih morfem. Secara umum terdiri atas kata dasar dengan atau tanpa beberapa lampiran.

Bahasa yang bisa ditulis atau diucapkan dan menyadari kesatuan perasaan atau pemikiran yang digunakan dengan sebuah bahasa tersebut. Kumpulan dengan beberapa kata dapat membentuk klausa, frase, dan kalimat.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Kata. Untuk ulasan selengkapnya, yyuukk.. Simak sebagai berikut.

Apa itu Kata ?

Pengertian Kata merupakan adanya sebuah unit bahasa yang dapat mengandung suatu makna dan terdiri dari satu atau lebih morfem. Kata tersebut terdiri atas beberapa huruf terhadap bahasa tersebut.

Pengertian-Kata

Dalam bahasa kata tersebut berasal dari bahasa Sanskerta, yakni “Katha”, yang berarti percakapan, cerita, bahasa, atau dongeng. Kata itu juga dapat didefinisikan sebagai elemen terkecil dalam suatu bahasa yang dapat diucapkan atau ditulis.

Dan termasuk dalam suatu kesadaran akan kesatuan perasaan atau pemikiran yang digunakan dalam bahasa tersebut. Kumpulan beberapa kata dapat membentuk sebuah klausa, frase, dan kalimat.

Fungsi Kata

Sebagai unit tata bahasa terkecil yang membentuk sebuah kalimat, kata tersebut mempunyai beberapa fungsi, yakni fungsi subjek, fungsi objek, fungsi predikat, fungsi deskripsi, dan fungsi pelengkap. Terdapat beberapa sebuah fungsi, diantaranya ialah sebagai berikut:

Baca Juga :  Pengertian Referensi

a. Fungsi Sebagai Subjek

Subjek merupakan sebuah bagian dari kalimat yang dapat menunjukkan apa yang dikatakan. Namun, ini tidak selalu sama dengan aktor atau aktor sebagai subjek, bahkan tidak dalam kalimat pasif.

Fungsinya yakni untuk subjek yang bisa ditentukan ialah:

  • Jawaban dari siapa yang telah melakukan sebuah kegiatan atau aktivitas tersebut. Misalnya, dalam kalimat “Ayah bekerja di kantor sampai sore.” Jika kalimat itu ditanyakan: siapa yang bekerja di kantor sampai sore? Jadi jawabannya ialah Ayah. Maka dapat ditentukan bahwa ayah bertindak sebagai subjek yang melakukan suatu kegiatan.
  • Bagian dari sebuah kalimat yang dapat dijelaskan dengan predikat. Misalnya, dalam kalimat: “Papa bekerja di kantor sampai sore.” Topik ayah dijelaskan oleh pekerjaan untuk predikat.
  • Bagian yang diikuti dengan salah satu konjungsi. Misalnya dalam kalimat “Ayah ialah karyawan”. Ini adalah kata kerja penghubung, jadi ada subjek di baliknya, yaitu ayah.
  • Diikuti oleh partikel. Misalnya, dalam kalimat “Mobil memiliki roda yang baik.” Mobil, diikuti dengan partikel, menunjukkan bahwa kata itu yakni telah bertindak untuk subjek.

b. Fungsi Sebagai Objek

Objek adalah sebuah bagian dari kalimat yang berperan sebagai penderita atau yang telah mengalami sesuatu. Posisi objek mempunyai sebuah fungsi sebagai deskripsi terhadap predikat.

Contoh:
“Saudara membeli tas di toko dekat rumah”. Tas yakni untuk objek memberikan informasi tentang barang yang Anda beli di toko dekat rumah Anda.

Contoh-Bentuk-Kata

c. Fungsi Sebagai Predikat

Predikat adalah sebuah bagian dari sebuah kalimat yang telah mengatakan apa yang dikatakan subjek dan biasanya harus mengandung dalam sebuah unsur kata kerja. Kemudian objek atau keterangan dapat mengikuti. Fungsi kata-kata sebagai predikat memberikan informasi tentang apa yang dilakukan terhadap subjek.

Baca Juga :  Pengertian Wacana

Contoh:
“Ayah bekerja di kantor sampai sore.” Pekerjaan sebagai predikat menggambarkan kegiatan atau kegiatan yang dilakukan ayah di kantor sampai sore.

d. Fungsi Sebagai Pelengkap

Fungsi yang satu ini agak sulit untuk dianalisis. Kadang-kadang dapat berfungsi sebagai deskripsi atau objek.

Contoh:
“Ayah bekerja di kantor sampai sore.” Sore adalah kata pelengkap karena melengkapi pekerjaan sebagai batas waktu untuk kegiatan kantor.

d. Fungsi Sebagai Keterangan

Adverbia adalah bagian dari kalimat yang memberikan informasi tentang elemen lain. Keberadaannya tidak terlalu penting, tetapi bisa memberikan penjelasan lebih lanjut untuk sebuah kalimat.

Contoh:
“Kakak membeli tas di toko dekat rumah.” Di toko dekat rumah, Anda akan menemukan deskripsi di mana Brother membeli tasnya. Informasi itu tidak harus dalam kalimat, tetapi ketika Anda mengetiknya, pembaca tidak harus bertanya di mana Brother membeli tasnya.

Jenis Kata

Terdapat beberapa jenis kata, diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Adjektiva (Kata Sifat)

Adjektiva merupakan sebuah kata yang dapat menggambarkan sifat, karakter, kondisi, sifat seseorang atau objek atau hewan. Pada umumnya memiliki fungsi untuk predikat.

2. Verba (Kata Kerja)

Kata yang dapat menentukan adanya sebuah tindakan atau perbuatan, proses, dan kondisi yang bukan atribut. Pada umumnya yakni dapat bertindak untuk predikat dalam sebuah kalimat.

3. Rumpun Kata Benda

Kata benda merupakan adanya sebuah kata-kata yang telah merujuk pada sesuatu (konkret atau abstrak). Kata benda bertindak sebagai subjek, lampiran, objek, dan informasi dalam kalimat.

4. Adverbia (Kata Keterangan)

Kata keterangan adalah kata yang berisi informasi tentang kata kerja, kata benda, kata sifat prediksi atau kalimat. Kalimat saya ingin melukis segera, kata itu segera menjadi kata keterangan yang menjelaskan kata kerja untuk melukis.

Baca Juga :  Konjungsi Temporal

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Kata. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.