Pengertian Novel

Posted on

Pengertian Novel – Novelis biasanya melakukan yang terbaik untuk memberikan instruksi kepada pembaca untuk membantu mereka menemukan pesan tersembunyi penulis.

Secara umum, novel yakni terdiri atas setidaknya 100 halaman atau dalam jumlah kata lebih dari 35.000 kata. Plot dalam sebuah novel yakni cukup kompleks dan ada lebih dari satu efek, satu kesan, dan satu emosi.

Apa itu Novel ?

Pengertian Novel adalah istilah untuk penulis yang menulis novel. Salah satu perbedaan antara novel dan karya sastra lainnya ialah bahwa isi sebuah novel lebih panjang dan lebih kompleks, dan juga tidak mempunyai sebuah batasan puitis dan struktural.

Pengertian-Novel

Adanya suatu novel biasanya menggambarkan/menceritakan/menunjukkan dengan kehidupan manusia yang berinteraksi atau terkait dengan lingkungan dan orang lain.

Novelis biasanya melakukan yang terbaik untuk memberikan instruksi kepada pembaca untuk membantu mereka menemukan pesan tersembunyi penulis.

Ciri – Ciri Novel

Adanya suatu karya sastra dalam bentuk novel bisa diidentifikasi dengan berbagai sebuah fitur yang membedakannya dari karya sastra lainnya, diantaranya ialah:

  • Novel tersebut yakni dapat ditulis dengan narasi dan deskripsi untuk menggambarkan suasana dalam sebuah peristiwa di dalamnya.
  • Pada umumnya, setiap orang membutuhkan setidaknya 120 menit sebagai membaca novel.
  • Plot dalam sebuah novel yakni cukup kompleks dan ada lebih dari satu efek, satu kesan, dan satu emosi.
  • Secara umum, novel yakni terdiri atas setidaknya 100 halaman atau dalam jumlah kata lebih dari 35.000 kata.
  • Cerita dalam suatu novel bisa sangat panjang, akan tetapi ada banyak kalimat yang dapat diulang.
Baca Juga :  Pengertian Semiotika

Jenis – Jenis Novel

Contoh-Novel

Pada umumnya, dalam sebuah novel dapat dibagi menjadi dengan beberapa jenis, diantaranya ialah:

1. Berdasarkan Nyata atau Tidaknya Kejadian

  • Novel Fiksi, merupakan adanya sebuah novel yang isinya tidak dengan berdasarkan suatu peristiwa nyata.
  • Novel Non-Fiksi, merupakan sebuah novel, yang isinya yakni belum pernah terjadi dalam kehidupan secara nyata.

2. Berdasarkan Isi dan Tokoh

  • Novel Songlit, merupakan sebuah novel yang isinya yakni dapat terinspirasi oleh suatu lagu.
  • Novel Chicklit, merupakan sebuah novel yang telah menceritakan dalam kisah wanita muda.
  • Novel Teelit, merupakan novel mengenai sebuah kehidupan remaja.
  • Novel Dewasa, merupakan sebuah novel yang berisi berkaitan dengan kehidupan dewasa.

3. Berdasarkan Genre

  • Novel Romantis, merupakan sebuah novel yang isinya menceritakan kisah roman atau kasih sayang.
  • Inspirational Novel, novel yang isinya menceritakan kisah inspiratif.
  • Novel Komedi, novel yang isinya menceritakan hal-hal lucu.
  • Novel Horor, novel yang isinya menceritakan tentang sesuatu atau sebuah peristiwa yang begitu menakutkan.

Unsur – Unsur Novel

Terdapat beberapa sebuah unsur dalam sebuah novel, diantaranya ialah sebagai berikut:

a. Tema

Tema adalah masalah utama yang terkandung dalam sebuah novel yang ditulis dengan penulis.

b. Penokohan

Penokohan adalah adanya penugasan dalam sebuah karakter atau watak untuk setiap aktor dalam suatu cerita. Karakter-karakter ini dapat diidentifikasi dengan berdasarkan karakteristik terhadap fisik mereka, lingkungan tempat mereka tinggal, dan juga dengan berdasarkan tindakan mereka.

c. Alur

Alur adalah adanya sebuah serangkaian dalam kejadian atau peristiwa yang dapat membentuk terhadap jalannya sebuah cerita dalam novel sastra. Fase aliran meliputi pendahuluan, terjadinya masalah, perceraian, puncak ketegangan, konflik yang muncul, dan solusinya.

Alur ini yakni terbagi dengan menjadi dalam dua bagian, yaitu alur mundur dan alur maju, diantaranya ialah:

  • Arus Mundur, adalah adanya sebuah serangkaian dalam kejadian atau peristiwa yang terjadi karena berkaitan terhadap serius peristiwa atau peristiwa yang terjadi.
  • Aliran Maju, adalah adanya suatu peristiwa yang dapat bergerak dengan secara bertahap ke tindakan dalam urutan kronologis.
Baca Juga :  Contoh Surat Pribadi

d. Gaya Bahasa

Gaya bahasa adalah sebuah alat penulis yang paling penting untuk menjelaskan cerita ilustratif dan menyenangkan. Jenis-jenis gaya bahasa meliputi:

  • Simile (Perumpamaan)
    Simile adalah adanya sebuah gaya bahasa yang dapat menggambarkan sesuatu dengan obor atau parabola.
  • Personalisasi
    Personalisasi adalah adanya suatu gaya bahasa yang dapat menggambarkan objek tak bernyawa dengan memberi mereka properti yang mirip dengan manusia.
  • Hiperbola
    Hiperbola adalah sebuah gaya bahasa yang dapat menggambarkan sesuatu yang berlebihan untuk mencapai efek berlebihan.

e. Latar atau Setting

Latar atau Setting adalah representasi dari terjadinya sebuah peristiwa atau kejadian dalam suatu cerita yang dapat mencakup waktu, suasana, dan tempat.

f. Sudut Pandang

Sudut pandang adalah sebuah penempatan penulis atau pengarang dan juga cara penulis melihat berbagai jenis peristiwa atau peristiwa dalam cerita yang ia ceritakan kepada setiap pembaca tersebut.

g. Amanat

Amanat adalah adanya sebuah pesan yang dapat terkandung dalam suatu hasil karya sastra novel tersebut.

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang telah kami sampaikan dengan cara Pengertian Novel, ciri-ciri, jenis-jenis, beserta unsur-unsurnya. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.