Pengertian Sistem Dispersi

Posted on

Pengertian Sistem Dispersi – Campuran pada sebuah zat dalam sebuah zat pelarut dan terlarut. Dalam sebuah sistem dispersi, jumlah zat yang terlarut lebih sedikit dari pada pelarut.

Berbagai jenis zat dibutuhkan dengan semua makhluk hidup di dunia. misalnya padat, cair, atau gas. Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang menggunakan pada zat sebagai tujuan berbeda.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan dengan cara jelas dan lengkap yakni mengenai Pengertian Sistem Dispersi. Untuk ulasan selengkapnya, yuk… Simak penjelasan nya sebagai berikut.

Apa itu Dispersi ?

Pengertian Sistem Dispersi merupakan sebuah pencampuran pada satu zat dengan zat lain yang ketika akan dicampur, mengalami pemerataan antara zat dalam zat lain.

Zat yang terdispersi disebut sebagai tahap dispersi, sedangkan pada sebuah tempat mereka yakni dapat terdispersi disebut medium dispersi. Sebagai contoh, pati yang ditempatkan di air panas mengalami sistem dispersi.

Pengertian-Sistem-Dispersi

Di sini air adalah sebuah media pendispersi, sedangkan pati berfungsi sebagai agen pendispersi. Sebuah sistem dispersi yakni dapat diartikan dengan larutan atau campuran dari dua zat yang berbeda, tetapi memiliki bentuk yang sama. Ciri khas dari sistem dispersi adalah adanya pelarut dan zat terlarut.

Contoh lain, jika susu, gula, dan pasir diletakkan di satu tempat dan diisi dengan air lalu diaduk, 3 sebuah sistem dispersi ditemukan. Gula, susu, dan pasir adalah fase dispersi, sedangkan air adalah untuk medium pendispersi.

Jenis – Jenis Sistem Dispersi

Sistem dispersi adalah sebuah campuran dalam sebuah zat pelarut dan terlarut. Dalam sebuah sistem dispersi, pada jumlah zat terlarut lebih sedikit dari pada pelarut. Zat terlarut disebut sebagai tahapan terdispersi, sedangkan pelarut disebut media pendispersi.

Baca Juga :  Sifat Kimia Alkohol

Sebuah sistem dispersi dengan demikian merupakan campuran dari fase terdispersi dengan media pendispersi yang dicampur dengan cara seragam. Sistem dispersi dibagi menjadi tiga kelompok, diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Dispersi Kasar

Dispersi kasar juga dapat disebut suspensi. Suspensi adalah sebuah campuran heterogen antara tahap terdispersi dan medium pendispersi. Perbedaan yang jelas dapat dibuat antara fase terdispersi dan media pendispersi.

Dalam sebuah fase terhadap terdispersi biasanya dalam bentuk padatan, sedangkan pada medium pendispersinya berbentuk cair. Fase terdispersi memiliki ukuran partikel lebih dari 10 hingga 5 cm, sehingga dapat melihat sedimen.

Contoh terhadap campuran air dan pasir. Dalam sebuah campuran air dan pasir, fase terdispersi (pasir) dan media pendispersi (air) dapat dibedakan karena pasir mengendap di bagian bawah wadah.

2. Dispersi Koloid

Dispersi koloid adalah sebuah sistem dispersi antara dispersi halus dan kasar. Campuran dalam sebuah fase terdispersi dengan media pendispersi dalam koloid tampak homogen. Faktanya, dalam dispersi koloid adalah campuran heterogen. Ini menjadi jelas ketika dispersi koloid yang dapat diamati dengan menggunakan ultramoskop.

Contoh dispersi koloid adalah agar. Dalam sebuah partikel-partikel fase terdispersi dalam koloid memiliki diameter antara 10-7 hingga 10-5 cm, sehingga pada sebuah fase terdispersi yakni dapat larut dalam nampak homogen dan medium pendispersi.

3. Dispersi Halus

Dispersi halus juga disebut sebagai solusi nyata atau dispersi molekuler. Dalam larutan nyata, campuran homogen terbentuk karena fase larva terdispersi terhadap media pendispersi.

Campuran homogen ini juga disebut larutan. Dalam fase terdispersi, solusinya dapat berupa padat atau cair, sedangkan medium pendispersinya adalah cair. Contoh larutan teh dalam air. Diameter partikel fase didispersikan dalam larutan < 10 hingga 7 cm, sehingga larutan tampak dalam fase homogen dan tunggal.

Baca Juga :  Teori Asam Basa

Dalam sistem ini, adanya campuran pada sebuah zat dalam sebuah zat pelarut dan terlarut. Berbagai jenis zat dibutuhkan dengan semua makhluk hidup di dunia. misalnya padat, cair, atau gas.

Baca Juga :

Demikian Pembahasan yang telah kami sampaikan dengan cara jelas dan lengkap yakni mengenai Pengertian Sistem Dispersi. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semua.