Pengertian Vitamin

Posted on

Pengertian Vitamin – Vitamin yang larut terhadap lemak disimpan dalam sel lemak dan harus diserap dalam lemak. Termasuk vitamin yang larut dalam lemak adalah vitamin A, D, E dan K. Selain lemak, kekurangan vitamin akan disimpan jika jumlahnya terlalu tinggi dan dimanfaatkan sebagai proses ulang.

Jadi pastikan Anda mengonsumsi suplemen vitamin ini hanya untuk rasanya. Ketika dikonsumsi dalam jumlah besar, vitamin ini tidak diekskresikan terhdapa tubuh untuk membahayakan kesehatan.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menyampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Vitamin. Untuk ulasan selengkapnya, yyuukkk… Simak sebagai berikut.

Apa itu Vitamin ?

Pengertian Vitamin merupakan adanya suatu koneksi kompleks yang dibutuhkan tubuh Anda untuk mengatur atau mengatur aktivitas tubuh Anda.

Tanpa adanya vitamin terhadap hewan, manusia, dan zat lain tidak dapat melakukan aktivitas hidupnya, dan kekurangan vitamin bisa menyebabkan kemungkinan penyakit terhadap suatu tubuh.

Macam-Macam Vitamin

Pengertian-Vitamin

Adapun berbagai macam-macam dalam vitamin ini, diantaranya ialah sebagai berikut:

a. Vitamin A (Retinol)

Vitamin A, juga dikenal sebagai retinol, adalah vitamin yang berperan dalam pengembangan penglihatan yang baik, terutama di malam hari, dan merupakan salah satu komponen utama pigmen mata di retina.

Selain itu, dalam vitamin ini yakni dapat memainkan peran penting dalam menjaga kekebalan kulit dan tubuh yang baik. Vitamin ini dapat dengan mudah dihancurkan oleh paparan sinar matahari, paparan panas, dan udara.

b. Vitamin B1 (Thiamin)

Vitamin B1, yakni telah dikenal sebagai tiamin, adalah jenis vitamin yang memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan kulit dan membantu mengubah karbohidrat menjadi energi yang dibutuhkan tubuh Anda untuk kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Metagenesis Tumbuhan Paku

Vitamin B1 juga membantu proses protein dan metabolisme lemak. Sumber yang mengandung vitamin B1 adalah gandum, telur, daging, beras, susu, dan kacang-kacangan.

c. Vitamin B2 (Riboflavin)

Vitamin B2 (riboflavin) memiliki banyak fungsi penting dalam metabolisme tubuh manusia. Vitamin B2 bertindak dalam tubuh sebagai komponen koenzim mononukleotida (flavin mononukleotida, FMN) dan flavin adenin dinukleotida (adenine dinukleotida, FAD). Kedua enzim memainkan peran penting dalam regenerasi energi bagi tubuh melalui proses pernapasan.

Vitamin ini yakni telah berperan dapat pembentukan steroid molekuler, sel darah merah dan glikogen dan mendukung pertumbuhan berbagai organ tubuh misalnya rambut, kulit, dan kuku. Sumber vitamin B2 adalah sayuran segar, kuning telur, kacang tanah, dan susu.

d. Vitamin B3 (Niacin)

Vitamin B3 juga dikenal sebagai niacin. Vitamin ini berperan penting dalam metabolisme karbohidrat untuk menghasilkan energi, metabolisme lemak dan protein.

Dalam tubuh, vitamin B3 memainkan peran penting dalam menjaga kadar gula darah, tekanan darah tinggi, penyembuhan migrain dan pusing. Dengan bantuan vitamin ini, dengan berbagai jenis senyawa beracun yakni bisa dinetralkan.

e. Vitamin B5 (Asam Pantotenat)

Vitamin B5 (asam pantotenat) banyak terlibat dalam reaksi enzimatik dalam tubuh. Vitamin B5 memainkan peran penting dalam banyak jenis metabolisme, misalnya dalam kasus kekurangan nutrisi, terutama pada lemak.

Peran lain dari vitamin ini adalah menjaga komunikasi yang baik antara sistem saraf pusat dan otak dan menghasilkan asam lemak, neurotransmiter, sterol, dan hormon.

f. Vitamin B6 (Pridoksin)

Vitamin B6, juga dikenal sebagai piridoksin, adalah vitamin esensial untuk pertumbuhan tubuh Anda. Vitamin ini adalah salah satu senyawa koenzim yakni akan digunakan oleh tubuh untuk menghasilkan energi dengan mensintesis asam lemak seperti spingolipid dan fosfolipid.

Selain itu, vitamin ini juga berperan dalam metabolisme nutrisi dan menghasilkan antibodi sebagai mekanisme pertahanan melawan antigen atau senyawa asing yang merusak tubuh.

g. Vitamin B7 (Biotin)

Vitamin B7, atau dikenal dengan biotin, bertindak sebagai koenzim dalam reaksi yang melibatkan penambahan atau pelepasan karbon dioksida ke atau dari senyawa aktif. Sintesis dan oksidasi asam lemak membutuhkan biotin sebagai koenzim.

Baca Juga :  Ciri Khusus Tumbuhan

Pelepasan NH2 dari asam amino tertentu, khususnya asam dideaminasi, aspartat, treonin, dan sintesis serin dan purin, yang diperlukan untuk pembentukan DNA dan RNA, membutuhkan biotin. Biotin secara metabolik berhubungan dengan asam pantetoat, asam folat, dan vitamin B12.

h. Vitamin B9 (Asam Folat)

Vitamin B9 atau asam folat adalah bagian dari dua koenzim penting dalam sintesis sel-sel baru. Asam folat diperlukan untuk pembentukan sel darah merah dan putih di sumsum tulang dan untuk pematangan.

Asam folat adalah satu-satunya pembawa karbon dalam pembentukan hem. Suplemen tinja dapat menyembuhkan anemia parnitik, tetapi gejala gastrointestinal dan gangguan neurologis tetap ada.

macam-macam-vitamin

i. Vitamin B12 (Sianokobalamin)

Vitamin B12 atau sianokobalamin adalah jenis vitamin yang hanya diproduksi oleh hewan dan tidak ditemukan pada tanaman. Karena itu, vegetarian sering menderita masalah kesehatan fisik karena kekurangan vitamin ini.

Vitamin ini memiliki banyak metabolisme energi dalam tubuh. Vitamin B12 juga merupakan salah satu jenis vitamin yang berperan dalam menjaga sel-sel saraf yang sehat, pembentukan molekul RNA, DNA, dan pembentukan trombosit.

j. Vitamin C (Asam Askorbat)

Vitamin C (asam askorbat) menawarkan banyak manfaat kesehatan bagi tubuh Anda. Di dalam tubuh, vitamin C juga bertindak sebagai senyawa pembentuk kolagen, yang merupakan protein penting yang membangun kulit, persendian, tulang, dan jaringan pendukung. Vitamin C adalah antioksidan alami yang dapat menahan berbagai radikal bebas dari polusi.

k. Vitamin D (Kalsiferol)

Vitamin D (kalsiferol) dapat mendukung metabolisme kalsium dan mineralisasi tulang. Sel-sel kulit menghasilkan vitamin D langsung ketika terkena sinar matahari (sinar ultraviolet). Ketika tingkat vitamin D rendah, pertumbuhan kaki abnormal terjadi di tubuh Anda, dengan kaki membentuk huruf O dan X.

l. Vitamin E (Tokoferol)

Vitamin E (tokoferol) digunakan untuk menjaga kesehatan di berbagai jaringan tubuh, mulai dari mata, kulit, sel darah merah hingga hati. Selain itu, vitamin ini juga dapat melindungi paru-paru manusia dari polusi udara. Nilai dalam kesehatan ini terkait terhadap sebuah efek vitamin E dalam tubuh untuk antioksidan alami.

Baca Juga :  Fungsi Rahim

m. Vitamin K (Koagulasi)

Vitamin K atau yang disebut koagulasi bekerja dalam pembentukan sistem peredaran darah yang baik dan penutupan luka. Sumber vitamin K adalah kuning telur, susu, dan sayuran segar, yang merupakan sumber vitamin K yang baik untuk memenuhi kebutuhan tubuh Anda.

Manfaat Masing-Masing vitamin

Penting untuk memahami manfaat dan efek kesehatan dari masing-masing vitamin. Ini dapat membantu Anda menyeimbangkan pola makan dan memahami gejala atau kekurangan vitamin tertentu, berikut ialah penjelasannya:

1. Vitamin yang Larut dalam Air

  • Vitamin C membantu pembentukan kolagen dan melawan radikal bebas yang dapat merusak DNA. Kekurangan vitamin C termasuk kelemahan, nyeri otot dan persendian, lidah pucat, kulit kering, mimisan, penyembuhan luka lama dan banyak lagi.
  • Vitamin B dapat menyediakan cadangan energi (vitamin B6) dan melepaskan energi (vitamin B12), yang menjaga sistem saraf dan visual. Gejala kekurangan vitamin B termasuk anemia, peradangan, kelemahan, paranoia, nyeri, parestesia, diare, dan banyak lagi.

2. Vitamin yang Larut dalam Lemak

  • Vitamin A digunakan sebagai menjaga kesehatan mata dan fungsi kekebalan tubuh, merupakan salah satu faktor utama yang mendukung pertumbuhan sel dan berperan dalam proses gen dan protein. Gejala kekurangan vitamin A termasuk masalah penglihatan dan infeksi.
  • Vitamin D dapat membantu menyerap kalsium dan fosfor, yang penting untuk kesehatan tulang dan menjaga sistem saraf. Gejala kekurangan vitamin D termasuk rakhitis pada anak-anak dan osteomalacia pada orang dewasa.
  • Vitamin K membantu pembekuan darah. Gejala kekurangan termasuk darah hitam gelap yang diperas dan gumpalan darah kecil di bawah kuku.
  • Vitamin E melindungi membran sel, mencegah pembekuan darah yang berlebihan dan memasok darah dengan oksigen. Gejala kekurangan vitamin E termasuk kecemasan, masalah dengan sistem peredaran darah dan reproduksi.

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Vitamin. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.