Nama Planet Tata Surya

Posted on

GuruAkuntansi.co.id Kali kita akan membahas tentang nama-nama planet tata surya beserta pengertian dan penjelasan dari nama-nama planet. Berikut penjelasannya. . .

Nama planet dalam tata surya – Planet tata surya adalah benda astronomi yang megorbit bintang-bintang yang cukup besar yang meliputi planet merkurius, venus, bumi, mars, jupiter, saturnus, uranus, neptunus, dan pluto.

Pengertian planet

Nama Planet tata surya

Planet adalah benda langit yang gelap dan tidak mempunyai cahaya sendiri, dan selalu beredar mengelilingi sebuah bintang sejati yang disebut dengan matahari.

Mungkin sudah tidak asing lagi mendengar pengertian tentang planet namun kebanyakan orang tidak bisa menjelaskan teori tata surya khususnya tentang pengertian planet itu sendiri.

Nama – Nama Planet Tata Surya

Nama Planet di Tata Surya

 1. Planet Merkurius

Planet Merkurius

Planet Merkurius adalah planet yang paling dekat dengan matahari dalam sistem tata surya atau urutan tata surya. Planet Merkurius menjadi planet yang terkecil setelah planet Pluto.

Karena jarak matahari dekat jadi membuat masa revolusinya hanya selama 88 hari saja namun masa rotasinya cukup lama apabila di bandingkan dengan bumi hanya berkisar 59 hari saja.

Matahari akan terlihat dua kali lebih besar bila di lihat dari planet merkurius didandingkan dilihat dari bumi. Suhu permukaan Merkurius bisa mencapai 427˚C pada tengah hari dan-184 ˚C pada tengah malam.

2. Planet Venus

Planet Venus

Planet venus adalah planet kedua yang paling dekat dengan Matahari setelah Merkurius di dalam susunan tata surya. Planet ini megorbitkan Matahari selama 224,7 hari .

Baca Juga :  Konjungsi Korelatif

Selain bulan, planet ini merupakan objek alami tercerah di langit malam, dengan mgnitudo tampak sebesar -4,6 yang cukup cerah untuk menghasilkan bayangan.

Untuk melihat kecerahan planet venus dari bumi ketika sebelum matahari terbit atau setelah matahari terbenam, sehingga di sebut bintang fajar atau bintang senja.

Tetapi planet ini berbeda dengan bumi, planet venus memiliki atmosfer yang terdiri dari 96% karbondioksida. Tekanan atmosfer di permukaan venus 92 lebih besar dibandingkan dengan bumi.

3. Planet Bumi

Planet Bumi

Planet bumi atau planet Earth adalah urutan nomor tiga dari matahari. Bumi adalah salah satu planet dalam tata surya yang bisa mendukung kehidupan. Baca Juga : Pengertian Organisasi

Karena jaraknya dari matahari, yaitu atmosfer yang bersifat melindungi, dan suatu campuran bahan kimia yang tepat. Bumi merupakan suatu planet yang dinamis, yang secara konstan mendaur ulang dirinya sendiri.

Disaat saat bumi mengelilingi matahari dalam satu orbit, Bumi berputar pada satu sumbu sebanyak 366,26 kali, yang menciptakan 365,26 hari atau tahun sideris.

Perputaran bumi pada sumbunya miring 23,4˚ dari serenjang bidang orbit, yang meyebabkan terjadinya perbedaan musim di permukaan dengan periode satu taun tropis. 365,24 hari matahari).

4. Planet Mars

Planet Mars

Planet Mars adalah planet yang di temukan di air oleh Lembaga Antariksa Amerika Serikat, dimana di dalam sebuah kehidupan air merupakan hal yang sangat penting untuk berlangsungnya kehidupan.

Temperatur mars mencapai 50˚C-60˚C, Suhu bisa mencapai 100 di bwah nol ketika malam hari. Planet mars memiliki Kala rotasi 4,6 jam dan kala revolusinya 687 hari.

Matahari dan mars di dalam susunan tata surya memilliki jarak sekitar 247.1 juta km. Selain itu juga, planet mars memiliki satelit seperti bumi, bahkan satelit mars ada dua yaitu Phobos dan Deimos.

5. Planet Jupiter

Planet Jupiter

Merupakan salah satu nama planet yang sangat terkenal yang memiliki urutan ke lima planet terbesar dalam tata surya. Bahkan, ukuran planet ini merupakan dua kali gabungan dari seluruh planet yang ada dalam tata surya.

Planet ini terbesar dalam susunan tata surya memiliki diameter sebesar 142.984 km (88.846 mil) di khatulistiwanya. Kepadatan jupiter, yaitu 1,326 g/cm³, merupakan terbesar kedua diantara raksasa gas.

6. Planet Saturnus

Planet Saturnus

Planet saturnus ini di kenal sebagai planet bercincin dan juga merupakan planet terbesar kedua dalam susunan tata surya planet setelah jupiter.

Planet saturnus ini di kenal sebagai planet bercincin dan juga merupakan planet terbesar kedua dalam susunan tata surya planet setelah jupiter.

Susunan planet saturnus ini sebagian besar berupa gas dan cairan dan mempunyai kerapatan yang rendah. Dan memiliki bentuk yang diratakan di kutub dan dibengkakkan keluar di sekitar khatulistiwa.

Diameter khatulistiwa saturnus, sebesar 120.536 km (74.867 mil) diameter dari kutub utara ke kutub selatan sebesar 108.728 km (67.535 mil), berbeda 9% bentuk yang diratakan karena rotasinya yang sangat cepat.

Baca Juga :  Sejarah Kerajaan Kediri

7. Planet Uranus

Planet Uranus

Planet ini di yang temukan oleh Wilhelm Herschell pada tahun 1781 di Inggris. Pada revolusi 84 tahun dan rotasi 17 jam dan planet ini mempunyai warna kebiru-biruan.

Dalam urutan tata surya planet ini memiliki urutan ke tujuh. Atmosfernya sangat di kenal terdingin dalam sistem tata surya planet, dengan suhu terendah 49 K (-224˚C).

Selain itu kerapatanya 1,27 g/cm³ membuat planet ini paling rendah kedua kepadatannya setelah Saturnus meskipun bergaris tengah lebih lebih besar daripada Neptunus (kira-kira garis tengah bumi), Uranus lebih ringan.

8. Planet Neptunus

Planet Neptunus

Neptunus adalah planet terjauh dari matahari. Kondisi planet ini hampir sama dengan planet Uranus. kedua planet ini sering di sebut planet kembar.

Diameternya (49.530 km) menjadikan planet neptunus terbesar ke empat dan terbesar ketiga berdasarkan massa. Planet neptunus tercatat 17 kali lebih besar dari Bumi dan sedikit lebih besar dari Uranus.

Neptunus memiliki Masa sebesar 1.o243x10 pangkat 26 kgatau 1/19 kali massa jupiter. Jari-jari khatulistiwa tertulis sebesar 24.764 km, atau sekitar empat kali jari – jari bumi. Baca Juga :  Sejarah Bola Basket

9. Planet Pluto

Planet Pluto Nama Planet Tata Surya

Planet yang satu ini sekarang sudah tidak ada di dalam susunan planet tata surya. Tapi ada baiknya mengetahui tentang Pluto yang dulu sempat di kenal sebagai planet yang termasuk dalam anggota sistem tata surya.

Pada tahun 1930 planet pluto secara resmi diberi label planet kesembilan dengan International Astronomical Union dan nama untuk dewa Romawi bawah.

Pluto menyeberang di dalam orbit Neptunus pada tanggal 21 Januari, 1979 dan membuat pendekatan terdekatnya dengan Matahari pada tanggal 5 September, 1989.

Demikian pembahasan tentang nama planet tata surya beserta pengertiaan planet,nama-nama planet didalam tata surya dan penjelasannya. Semoga bermanfaat,dan Terima kasih.