Ragam Bahasa

Posted on

Ragam Bahasa – Dalam variasi bahasa berbeda dengan dialek, yakni varian bahasa yang bervariasi tergantung pada area berbicara atau kelompok pengguna.

Kita yakni perlu tahu kapan, di mana, dan kepada siapa kita akan menggunakan bahasa tertentu. Penggunaan sejumlah besar bahasa juga harus sesuai dengan bidang subjek di mana mereka beroperasi dan di mana mereka berbicara.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Ragam Bahasa. Untuk ulasan selengkapnya, yyuukk… Simak sebagai berikut.

Apa yang dimaksud dengan ragam Bahasa ?

Pengertian Ragam Bahasa merupakan dalam suatu bentuk bahasa yang bervariasi tergantung pada konteks penggunaan (topik yang dibahas, medium bahasa, dan hubungan antara penutur).

Ragam-Bahasa

Dalam keragaman bahasa tidak bertindak sebagai atribut permanen penutur, dalam ahli bahasa yang kompeten biasanya menguasai berbagai jenis bahasa dan dapat mengadaptasi variasi yang digunakan untuk situasi dan tujuan bahasa. Dalam variasi bahasa berbeda dengan dialek, yakni varian bahasa yang bervariasi tergantung pada area berbicara atau kelompok pengguna.

Dalam literatur bahasa, dengan suatu istilah keanekaragaman bahasa dan laras bahasa tidak dibedakan secara seragam. Sebagaimana ditafsirkan oleh KBBI, kedua istilah tersebut adalah sinonim. Istilah dalam keanekaragaman linguistik yakni sering dibedakan dari keanekaragaman linguistik, yang merupakan bentuk bahasa yang dibedakan tanpa memfokuskan secara khusus terhadap karakter variasi.

Baca Juga :  Pengertian Sinopsis

Jenis – Jenis Ragam Bahasa

ragam-bahasa-indonesia

Terdapat beberapa jenis dalam ragam ini, diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Ragam Bahasa Berdasarkan Cara Pandang Pembicara (Penutur)

Dalam bahasa ini, dalam keanekaragaman terdiri dari bahasa daerah (dialek), bahasa pendidikan, bahasa yang non-formal dan formal, diantaranya ialah sebagai berikut:

a. Bahasa Daerah

Bahasa Indonesia yang dapat digunakan di wilayah tersebut biasanya dikenakan tengan lingkungan setempat. Misalnya, berbicara bahasa Indonesia, yang digunakan oleh orang-orang di Jawa, berbeda dari berbicara bahasa Indonesia, yang digunakan dengan adanya suatu orang-orang di wilayah Sumatera.

b. Bahasa Formal dan Non Formal

Bahasa formal sering digunakan pada suatu acara-acara formal seperti upacara inisiasi, seminar dan pertemuan. Sementara bahasa non-formal sering digunakan dalam kegiatan kita sehari-hari di luar acara formal, misalnya ketika berbicara terhadap keluarga dan teman.

c. Bahasa Pendidikan

Bahasa yang telah digunakan dengan orang-orang yang berpendidikan jelas berbeda dari orang yang tidak berpendidikan. Itu bisa dibandingkan dengan pengucapan kata-kata, seperti orang-orang berpendidikan yang sering menggunakan kata-kata mengunci, mencuci, televisi, dan video. Tidak seperti orang yang tidak melalui pendidikan, kata-kata Nyuci, Pidio, Ngunci, dan Tipi dibacakan.

2. Ragam Bahasa Berdasarkan Media Yang Di Gunakan

Tawaran bahasa dengan berdasarkan media yang dapat digunakan dibagi menjadi dua area:

a. Ragam Bahasa Secara Lisan

Bahasa tersebut dalam bahasa yang diucapkan secara lisan atau lisan. Bahasa standar sering digunakan dalam banyak bahasa ini. Cara berbicara dengan bervariasi tergantung pada lingkungan.

Seperti seorang pembicara yang berada dalam keadaan formal, ia sangat berbeda dari percakapan yang dilakukan dalam situasi santai atau informal. Variasi dalam bahasa lisan yang dilemparkan dengan bentuk tertulis tidak dapat digambarkan sebagai variasi dari bahasa tertulis, akan tetapi tetap dengan berbagai bahasa lisan yang dilemparkan dalam bentuk tertulis.

Baca Juga :  Pengertian Karangan

Ciri – Ciri Ragam Bahasa Lisan

Terdapat beberapa ciri-ciri dalam ragam tersebut, diantaranya ialah sebagai berikut:

  • Adaptasi terhadap keadaan yang ada, waktu, dan situasi.
  • Kebutuhan akan intonasi dengan bahasa tubuh dan berbicara yang digunakan.
  • Gerakan terhadap tubuh serta ekspresi wajah dan intonasi yang digunakan dengan pengiriman sangat membantu.
  • Ini berlangsung dengan cepat dan gesit.
  • Membutuhkan beberapa teman untuk berbicara (tidak sendiri).
  • Percakapan sering terjadi ketika tidak ada alat yang digunakan.
  • Kesalahan bicara bisa dikenali dan diperbaiki.

b. Ragam Bahasa Berdasarkan Waktu Penggunaan

Terdiri dari:

  • Ragam Bahasa Indonesia Baru

Penggunaan dengan berbagai bahasa Indonesia baru dimulai sejak sumpah pemuda diperkenalkan pada 28 Oktober 1928 hingga saat ini dengan melalui perkembangan dan pertumbuhan bahasa seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan terhadap kalangan masyarakat Indonesia.

  • Ragam Bahasa Indonesia Lama

Variasi bahasa Indonesia telah digunakan sejak lama sejak zaman Kerajaan Sriwijaya hingga masa muda. Karakteristik bahasa Indonesia kuno masih dipengaruhi dengan bahasa Melayu. Bahasa Melayu ini yakni akhirnya dengan menjadi bahasa Indonesia. Alasan mengapa bahasa Melayu terhadap bahasa Indonesia:

c. Bahasa Melayu yakni telah bertindak sebagai bahasa lalu lintas.

Bahasa Melayu sederhana karena tidak dapat mengenali level terhadap bahasa. Ketulusan dalam suku-suku daerah lainnya. Bahasa Melayu yang berfungsi sebagai ke dalam budaya tersebut.

3. Ragam Bahasa Berdasarkan Pesan Komunikasi

Terdiri dari:

a. Ragam Bahasa Sastra

Keragaman ini memprioritaskan elemen keindahan artistik dan gaya ekspresi simbolik dengan menggabungkan elemen intrinsik dan ekstrinsik. Misalnya novel, romansa, dan lian sebagainya.

b. Ragam Bahasa Baku

Variasi bahasa standar merupakan adanya dalam suatu variasi yang di lembagakan dan diakui dengan sebagian besar komunitas pengguna tersebut.

Baca Juga :  Struktur Generik

Baca Juga :

Demikian pembahasan kali ini, yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Ragam Bahasa. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.