Pengertian Segmentasi Pasar

Posted on

GuruAkuntansi.co.id Kali ini akan membahas tentang pengertian segmentasi pasar beserta tujuan, syarat dan manfaatnya. Berikut penjelasannya…

Pengertian Segmentasi Pasar

Segmentasi Pasar adalah distribusi kelompok konsumen/pembeli yang memiliki kebutuhan, karakteristik, dan perilaku yang berbeda (heterogen) di pasar tertentu sehingga mereka akan menjadi unit pasar yang homogen dan menargetkan pasar dengan strategi bauran pemasarannya sendiri.

Segmentasi pasar adalah strategi perusahaan untuk mengenal minat dan kebutuhan konsumen di pasar yang kemudian menciptakan produk baru (diversifikasi produk) yang sesuai dengan minat dan kebutuhan konsumen tersebut.

Dengan kata lain, PASAR yang hanya satu dan luas menjadi beberapa pasar yang homogen setelah mengalami segmentasi.

Tujuan utama segmentasi pasar adalah untuk membuat proses pemasaran lebih fokus sehingga sumber daya perusahaan dapat digunakan secara efektif dan efisien.

Agar lebih memahami tentang segmentasi pasar, berikut kami sajikan beberapa definisi segmentasi pasar menurut para ahli:

Menurut Philip Kotler dan Gary Amstrong

Segmentasi pasar adalah pembagian pasar menjadi beberapa kelompok pembeli yang berbeda.

Tujuan dari pengelompokan pasar adalah untuk membagi pasar yang berbeda (heterogen) menjadi kelompok pasar yang homogen, di mana setiap kelompok dapat ditargetkan untuk memasarkan suatu produk sesuai dengan kebutuhan, keinginan, atau karakteristik pembeli di pasar.

Menurut Swastha dan Handoko

Segmentasi pasar adalah aktivitas membagi pasar yang memiliki karakteristik heterogen menjadi satu unit pasar yang homogen.

Menurut Pride and Ferrel

Segmentasi pasar adalah sistem untuk membagi pasar menjadi segmen pelanggan potensial dengan karakteristik serupa yang menunjukkan ada kesamaan dalam perilaku konsumen.

Tujuan Segmentasi Pasar

pengertian segmentasi pasar

Tujuan utama dari pengelompokan pasar adalah untuk membagi pasar yang masih sangat luas menjadi beberapa pasar yang homogen. Lebih lengkapnya, berikut adalah beberapa tujuan segmentasi pasar:

1. Memudahkan Diferensiasi atau Membedakan Pasar

Salah satu kesulitan perusahaan dalam proses pemasaran produk adalah kondisi pasar yang heterogen di mana minat dan selera konsumen sangat beragam dan berkembang.

Dengan mengelompokkan konsumen yang homogen, perusahaan akan lebih mudah memahami kebutuhan dan minat konsumen. Hasil akhirnya, pasar akan lebih mudah dibedakan dari kelompok pasar lainnya.

2. Layanan Pelanggan Menjadi Lebih Baik

Empat hal terpenting yang diperhatikan oleh konsumen dalam memenuhi kebutuhan mereka adalah kualitas, harga, layanan, dan ketepatan waktu. Dan pelayanan yang baik sangat penting untuk empat hal penting ini.

Dengan melakukan segmentasi pasar, perusahaan akan lebih mudah memberikan layanan sesuai dengan segmentasinya.

3. Strategi Pemasaran Lebih Fokus/Terarah

Strategi pemasaran di pasar yang homogen akan lebih mudah daripada di pasar yang heterogen.

Strategi pemasaran di pasar homogen akan lebih fokus, termasuk menyusun bauran pemasaran yang mencakup produk, harga, distribusi, dan promosi.

Dengan adanya pengelompokan pasar, perusahaan dapat mengarahkan dana dan bisnisnya ke pasar potensial dan lebih menguntungkan.

4. Mengenal Kompetitor Dengan Segmen Yang Sama

Setelah memahami pembeli yang berada di segmen pasar, tentu saja perusahaan juga akan dapat mengetahui siapa saja pesaing di segmen yang sama dan kegiatan apa yang dilakukan oleh pesaing.

Dengan begitu, perusahaan bisa belajar dan meniru strategi pemasaran pesaing sehingga bisa menarik perhatian konsumen.

5. Evaluasi Target dan Rencana Bisnis

Setelah memahami segmen pasar dan karakteristiknya, perusahaan dapat mengevaluasi kegiatan pemasaran yang telah dilakukan sebelumnya.

Dari sini, perusahaan akan mengetahui apakah strategi pemasaran didasarkan pada karakteristik pasar sehingga dapat menjadi referensi untuk perencanaan bisnis selanjutnya.

Syarat Segmentasi Pasar

Berikut ini adalah beberapa persyaratan segmentasi pasar yang efektif:

  1. Terukur (Measurable) – pengelompokan pasar harus diukur, baik dalam ukuran, luasnya, dan daya beli konsumen di segmen pasar.
  2. Dapat diakses (Accessible) – segmentasi pasar harus bisa dilaksanakan. Artinya, strategi pemasaran yang sudah dibuat dapat dilakukan dan dapat melayani segmen pasar dengan baik.
  3. Cukup Besar (Substantial) – pengelompokan pasar harus cukup besar untuk dapat menguntungkan ketika dilayani oleh perusahaan.
  4. Dapat Dibedakan (Differentiable) – artinya segmen pasar yang dikelompokkan harus dapat dibedakan secara jelas.
  5. Dapat Diimplementasikan (Actionable) – segmentasi pasar harus dapat dilayani atau dijangkau oleh sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan.

Manfaat Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar dilakukan bukan tanpa alasan. Ada beberapa manfaat yang ingin diperoleh perusahaan, termasuk:

  • Perusahaan memiliki dan mengimplementasikan ide-ide pemasaran yang lebih bertarget.
  • Perusahaan akan dibantu dalam hal manajemen produk yang lebih baik.
  • Perusahaan tahu dan membandingkan peluang pasar baru.
  • Perusahaan dapat mengatur dan menggunakan anggaran yang ada secara efektif dan efisien.
  • Perusahaan akan membantu menciptakan daya tarik di bidang pemasaran.
  • Perusahaan akan berada dalam situasi yang lebih menguntungkan di pasar.

Baca Juga :

Demikian pembahasan tentang pengertian segmentasi pasar beserta tujuan, syarat dan manfaatnya. Semoga dapat bermanfaat bagi Anda, dan Terima kasih.

Baca Juga :  Pengertian Barang Ekonomi