Sejarah Jepang

Posted on

Sejarah Jepang – Penduduk Jepang di wilayah Indonesia menjadi sebuah periode yang sangat begitu penting dalam sejarah terhadap kalangan masyarakat Indonesia. Pada waktu itu Jepang mempunyai sebuah tujuan yakni sebagai mewujudkan persemakmuran dalam bersama wilayah Asia Timur Raya.

Jepang terdiri atas 6.852 pulau dan menjadikannya sebuah kepulauan. Pulau-pulau utama dari utara ke selatan adalah Hokkaido, Honshu (pulau terbesar), Shikoku dan Kyushu.

Bagaimanakah sejarah mengenai Jepang? Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan dengan cara singkat dan jelas mengenai sejarah jepang dan latar belakang jepang. Yuukk… Simak ulasan nya sebagai berikut.

Apa itu Negara Jepang ?

Pengertian Jepang merupakan sebuah negara dari kepulauan di bagian Asia Timur. Terletak di ujung barat Samudra Pasifik, di sebelah bagian timur Laut Jepang dan adanya sebuah perbatasan dengan Republik Rakyat Korea, Tiongkok, dan Rusia.

Pulau-pulau yang paling utara terletak di wilayah Laut Okhotsk, dan paling selatan adalah sekelompok pulau kecil di Laut Cina Timur, tepat di selatan wilayah Okinawa, tetangga Taiwan.

Jepang terdiri atas 6.852 pulau, yang telah menjadikannya sebagai negara kepulauan. Pulau-pulau utama dari utara ke selatan adalah Hokkaido, Honshu (pulau terbesar), Shikoku dan Kyushu. Sekitar 97% dari luas daratan Jepang berada di pulau terbesar keempat Jepang.

Sebagian besar dari pulau di wilayah Jepang yakni terdapat bergunung-gunung dan beberapa di antaranya adalah gunung berapi. Gunung yang tertinggi di Jepang ialah sebuah gunung fuji, yang termasuk gunung berapi. Populasi Jepang adalah 128 juta orang dan merupakan negara terdapat kesepuluh di dunia.

Baca Juga :  Sejarah Peta Antartika

Tokyo secara de facto adalah ibu kota Jepang dan prefektur. Tokyo Raya adalah nama untuk Tokyo dan beberapa kota di prefektur sekitarnya. Greater Tokyo adalah area metropolitan terbesar di dunia dan memiliki lebih dari 30 juta penduduk.

Sejarah-Jepang

Sejarah Jepang

Penelitian dalam arkeologis telah menunjukkan bahwa negara Jepang dihuni oleh orang-orang kuno atau manusia ourba setidaknya 600.000 tahun yang lalu di era Paleolitik. Setelah beberapa pada sebuah zaman es yang telah terjadi jutaan tahun yang lalu, Jepang berulang kali terhubung ke daratan Asia oleh jembatan darat dengan Sakhalin di utara dan mungkin Kyushu di bagian selatan.

Hal ini, akan membawa orang, tumbuhan, hewan dari Republik Rakyat Tiongkok dan Korea saat ini ke pulau-pulau Jepang. Paleolitik Jepang sekitar 30.000 SM. Peralatan batu pertama yang dipoles di dunia.

Dengan berakhirnya pada zaman es terakhir dan awal periode yang lebih hangat, budaya Jomons muncul sekitar 11.000 SM. Itu dipengaruhi oleh cara hidup para pemburu Mesolitikum untuk pemburu Semisedenter Neolitik dan tembikar paling awal di dunia. Diperkirakan bahwa penduduk Jomon adalah nenek moyang dari suku-suku Proto-Jepang dan Ainu saat ini.

Sejarah-Jepang

Awal periode Yayoi sekitar 300 SM Menandai kehadiran teknologi baru seperti padi yang tumbuh di sawah irigasi dan produksi alat-alat besi dan perunggu yang dibawa oleh para migran dari Korea dan Tiongkok.

Dalam sejarah negara Tiongkok, Jepang disebutkan sebagai pertama kalinya dalam teks sejarah klasik, buku Han dari tahun 111. Setelah periode Yayoi, itu disebut periode Kofun sekitar 250, yang ditandai dengan pembentukan tanah militer yang kuat. Menurut dalam catatan sejarah ketiga negara, Yamataikoku adalah negara paling makmur di kepulauan Jepang pada saat itu.

Baca Juga :  Biografi KH Idham Cholid

Iklim Jepang

Terdapat beberapa iklim yang berada di negara Jepang, diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Hokkaido

Daerah paling utara beriklim sedang dengan musim dingin yang panjang dan dingin dan musim panas yang sejuk. Curah hujan nya tidak terlalu bagus, tetapi di musim dingin turun salju.

2. Laut Jepang

Di pantai bagian barat Honshu, embusan angin dari barat laut membawa salju lebat. Di musim panas, wilayah ini lebih dingin daripada Pasifik. Namun, suhu di wilayah ini kadang-kadang bisa sangat tinggi karena fenomena Windfohn.

3. Dataran Tinggi Tengah

Di wilayah ini ada iklim dalam ruangan dengan perbedaan yang sangat signifikan dalam suhu rata-rata musim panas-musim dingin. Juga terlihat perbedaan suhu antara siang dan malam.

4. Laut Pedalaman Seto

Barisan terhadap sebuah pegunungan di bagian wilayah Chugoku dan Shikoku menghalangi angin muson, membuat adanya sebuah wilayah tersebut beriklim sepanjang tahun.

5. Samudra Pasifik

Daerah pantai timur Jepang mengalami musim dingin yang sangat dingin tetapi tidak banyak salju. Sebaliknya, musim panas sangat lembab karena angin muson dari tenggara.

6. Kepulauan Ryukyu

Pulau-pulau di Jepang barat daya, termasuk Kepulauan Ryukyu, subtropis, hangat di musim dingin dan tinggi di musim panas. Khususnya di musim hujan, curah hujannya sangat tinggi. Tifus sangat umum.

Suhu tertinggi yang pernah dicatat di Jepang ialah bersuhu 40,9 ° C pada 16 Agustus 2007. Musim hujan dimulai di Okinawa, dimulai pada awal Mei.

Garis hujan bergerak ke utara, tetapi berakhir di Jepang utara yakni sebelum mencapai pada Hokkaido. Penyebabnya adalah tekanan tropis di garis katulistiwa, yang bergerak dari barat daya ke timur laut dan sering membawa hujan lebat.

Baca Juga :  Sejarah PBB

Dalam Negara Jepang, terdapat pulau-pulau yang paling utara terletak di wilayah Laut Okhotsk, Jepang mempunyai sebuah tujuan yakni sebagai mewujudkan persemakmuran dalam bersama wilayah Asia Timur Raya.

Baca Juga :

Demikian ulasan yang dapat kami sampaikan dengan jelas dan singkat mengenai Sejarah Jepang. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semua.