Sejarah Korea Selatan

Posted on

Sejarah Korea Selatan – Secara resmi telah dimulai dengan berdirinya negara Korea Selatan pada tanggal 15 Agustus 1948 dan berdirinya di wilayah Seoul pada tanggal 13 Agustus.

Sejarah pada awal Korea di sekitar sebuah kerajaan kuno Choson, yang muncul sekitar dalam 2300 tahun yakni sebelum Masehi. Sejarah Korea Selatan sekali lagi dibentuk dengan pemerintahan yang otokratis dan demokratis.

Bagaimanakah asal usul dalam Korea Selatan? Dalam pembahasan kali ini, kami akan menyampaikan secara jelas dan lengkap yakni mengenai Sejarah Korea Selatan. Untuk ulasan selengkapnya, yuk.. Simak sebagai berikut.

Bagaimanakah Sejarah Korea Selatan ?

Sejarah Korea Selatan telah dimulai dengan sebuah pendirian dalam negara Korea Selatan pada tanggal 15 Agustus 1948, meskipun Syngman Rhee telah menyatakan adanya sebuah pembentukannya pada tanggal 13 Agustus di Seoul.

Sejarah-Korea-Selatan

Setelah para pendudukan Jepang atas Korea, yang berakhir pada tahun 1945 karena adanya sebuah kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II, Korea dibagi menjadi dua wilayah berdasarkan garis lintang utara ke-38, menurut dalam sebuah perjanjian dalam PBB.

Uni Soviet di utara dan Amerika Serikat di selatan. Uni Soviet dan Amerika Serikat tidak dapat mencapai kesepakatan tentang realisasi unifikasi Korea. Ini telah mengarah pada pembentukan dalam pemerintah yang terpisah, dengan masing-masing pemerintah mengklaim mempunyai sebuah wilayah dalam resmi di seluruh Korea.

Sejarah dalam Korea Selatan sekali lagi dibentuk dengan adanya sebuah pemerintahan yang begitu demokratis dan otokratis. Republik pertama, awalnya di klaim sebagai pemerintah yang demokratis, akhirnya telah menjadi otokratis dan akhirnya jatuh dalam tahun 1960.

Republik kedua yang benar-benar dalam sebuah demokratis harus digulingkan dalam waktu yang singkat oleh rezim militer yang otokratis. Republik Keenam adalah adanya sebuah pemerintahan yang menganut dan stabil prinsip-prinsip demokrasi dalam jenis liberal.

Baca Juga :  Sejarah Candi Penataran

Geografi

Dalam wilayah Korea Selatan ialah sekitar 100.339 km2 lebih kecil dari Korea Utara. Topografi dalam sebagian tidak rata dan besar dalam berbukit. Pegunungan di negara timur, yakni pada umumnya menjadi hulu dari sungai besar misalnya Sungai Naktong dan Sungai Han.

Sedangkan dalam wilayah barat adalah sebuah bagian rendah yang terdiri dari sebuah dataran pantai berlumpur. Di wilayah selatan dan barat dengan banyak teluk, ada banyak dalam suatu pelabuhan bagus misalnya Yeosu, Busan, Incheon, Gimhae.

Korea-Selatan

Korea Selatan mempunyai 3.000 pulau, yang sebagian besar merupakan sebuah pulau-pulau kecil dan tidak untuk dihuni. Pulau-pulau ini telah membentang dari Barat ke Korea Selatan. Pulau Jeju, yang memiliki letak yakni sekitar 100 kilometer selatan Korea Selatan, merupakan sebuah pulau yang terbesar dengan luas sekitar 1.845 kilometer persegi.

Pada suatu Gunung Halla merupakan sebuah gunung berapi tertinggi dan titik yang tertinggi di wilayah Korea Selatan di Pulau Jeju. Dalam sebuah pulau-pulau di bagian paling timur Korea Selatan merupakan sebuah Batu Liancourt atau Batu Uileungdo, sementara dalam Batu Socotra dan Marado adalah suatu pulau terdapat bagian paling selatan di daerah Korea Selatan.

Pendirian Republik Korea

Dalam negara Amerika Serikat telah meminta dalam sebuah bantuan terdapat PBB pada bulan September 1947 tentang nasib Korea Selatan nanti. Dewan Tertinggi PBB mengeluarkan resolusi pada bulan November sebagai menyebarkan dan membentuk UNTCOK (Komisi Sementara PBB untuk Korea) atau Komisi Sementara PBB di Korea untuk mengadakan pemilihan dan menunjuk pemerintah resmi untuk mengakhiri dalam sebuah pendudukan asing yang elah diadopsi oleh Korea.

Rakyat Korea ingin dalam sebuah pendudukan asing di negara mereka sesegera mungkin dan mendukung dalam sebuah rencana terhadap PBB. Rencana ini juga didukung oleh seorang tokoh-tokoh nasionalis misalnya Syngman Rhee dan para pendukungnya. Pemilihan telah berlangsung pada 10 Mei 1948. Dalam 15 Agustus 1948, dalam Republik Korea yakni secara resmi untuk didirikan.

Baca Juga :  Perkembangan Islam di Indonesia

Syngman Rhee mengambil sebuah sumpah dalam jabatan untuk seorang Presiden pertama yakni pada Republik Korea (Korea Selatan). Korea Utara mulai untuk melaksanakan sebuah rencana di bawah Uni Soviet dan menunjuk ke Kim Il-sung untuk seorang DPRK (Presiden Republik Rakyat Demokratik Korea) pada September tahun 1948.

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang telah kami sampaikan secara jelas dan lengkap yakni mengenai Sejarah Korea Selatan. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat.