Sejarah Nazi Jerman

Posted on

Sejarah Nazi Jerman – Pada awalnya, Nazi yakni tidak disebut sebagai NSDAP. Diketahui bahwa partai ini tampaknya didirikan dengan nama Partai Buruh Jerman. Simbol dalam sebuah Partai Buruh Jerman ialah swastika.

Di sebuah wilayah Perang Dunia II, setiap orang harus mengenal sosok prajurit Nazi Jerman yang terkenal, yang sangat kejam dan dapat diandalkan dalam setiap pertempuran. Dengan adanya sebuah dukungan, peralatan militer paling canggih yakni dalam suatu masanya.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Sejarah Nazi Jerman. Untuk ulasan selengkapnya. yuk… Simak sebagai berikut.

Bagaimanakah Sejarah Nazi Jerman ?

Di arena Perang Dunia II, setiap orang harus mengenal sosok prajurit Nazi Jerman yang terkenal, yang sangat kejam dan dapat diandalkan dalam setiap pertempuran.

Sejarah-Nazi-Jerman

Dengan dukungan adanya sebuah peralatan militer yang begitu canggih pada zamannya, kehadiran pasukan Adolf Hitler menyebabkan sekutu seperti Amerika Serikat dan negara-negara barat lainnya menjadi pemberontak.

Operasi pasukan pahit ini, yang tidak hanya bersaing satu sama lain di medan perang Eropa, juga meluas ke wilayah Asia Tenggara. Indonesia sendiri termasuk negara yang tidak ketinggalan kedatangan pasukan Sosialis Nasional.

Yang menarik, kedatangan itu yakni dapat menghasilkan kedekatan emosional yang unik antara mereka dan orang Indonesia. Beberapa bukti nyata mulai muncul sebagai fakta sejarah yang terjadi pada waktu itu.

Legenda Hitler sebagai Doctor Poch di Indonesia

Salah satu sebuah kisah yang kini masih menjadi misteri dan sedang dibahas oleh para ilmuwan adalah sosok Hitler, yang menyamar dan mati di negara Indonesia. Pada saat itu, dalam suatu kondisi kacau di Jerman dalam jatuhnya Berlin ke sebuah tangan pasukan Sekutu memaksa elit perwira Nazi, termasuk pemimpin yang bernama Adolf Hitler, untuk melarikan diri.

Contoh-Sejarah-Nazi-Jerman

Poch dikatakan sebagai Adolf Hitler Indonesia adalah adanya sebuah tujuan Hilter dapat menyelamatkan diri dari penganiayaan Amerika Serikat dan para sekutunya. Untuk menyembunyikan identitas aslinya selama ia tinggal di Indonesia, ia mengubah dalam namanya ialah menjadi Dr. Poch.

Baca Juga :  Peradaban Awal Amerika

Bahkan, Dr. Poch mengagumi sosok Presiden Soekarno, yang keduanya memiliki kesamaan dan sama-sama tanpa kekerasan. Oleh karena itu Dr. Poch alias Hitler, yang merasa betah di Indonesia sampai kematiannya pada tahun 1970. Makamnya yakni masih di daerah di Surabaya, wilayah Jawa Timur.

Naziisme

Pada awalnya, Nazi yakni tidak disebut sebagai NSDAP. Dapat diketahui bahwa adanya sebuah partai ini yakni tampaknya didirikan dengan nama Partai Buruh Jerman. Simbol Partai Buruh Jerman adalah swastika. Adolf Hitler yang meminta para pemimpin partai untuk memberikan elemen partai nasionalisme – sosialisme.

Kemudian berganti nama menjadi NSDAP. Selain itu, setelah runtuhnya Republik Weimar pada tahun 1933 dan sampai berakhirnya PD (Perang Dunia II) pada tahun 1945, partai ini menjadi pilar terpenting dari kekuatan negara Jerman.

Nazi di Jerman kemudian berubah menjadi pemahaman yang disebut “Sosialisme Nasional”. Semuanya dimulai dengan penangkapan dan penghukuman pejabat NSDAP atas kejahatan terhadap kemanusiaan di pengadilan Nuremberg. Anggota NSDAP tidak perlu bubar karena mereka kehilangan pemimpin mereka. Sebaliknya, mereka membuat pemahaman politik baru di Jerman. Dan pengertian ini adalah “Sosialisme Nasional”.

Tentara Jerman yang termasuk terlibat dalam sebuah Perang Dunia Pertama pada 11 November 1918 terkejut bahwa perang berakhir dengan tiba-tiba. Perwira Avant-garde tidak pernah merasa dikalahkan oleh musuh. Mereka bingung karena gencatan senjata yang tidak ditandatangani terjadi terlalu cepat. Pada saat itu, mereka yakin bahwa ada pihak yang akan menjadi backstabber.

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Sejarah Nazi Jerman beserta penjelasan nya. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.