Sejarah Olahraga Lari

Posted on

Sejarah Olahraga Lari – Sebuah olahraga yang termurah, tetapi jumlah sebenarnya dari berlari tergantung pada di mana dan sepatu mana yang digunakan saat melakukan kegiatan berlari.

Sejarah lari dimulai ketika seorang prajurit Yunani berlari 40 km dari Yunani ke Athena sebagai mengumumkan sebuah kemenangan Yunani atas Persia.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan membahas mengenai sejarah olahraga lari. Untuk ulasan selanjutnya akan kami jelaskan sebagai berikut.

Apa itu Lari ?

Berlari adalah jenis latihan yang efektif sebagai membakar adanya sebuah lemak, dan tentu saja sangat menyehatkan bagi tubuh.

Berlari adalah, gerakan kedua kaki ke atas dan berlari. Baik pada kecepatan sedang dan cepat, gerakan lebih cepat dan saat berjalan.

Contoh-Olahraga-Lari

Bukan hanya untuk aktivitas dalam menggerakkan kaki saja. Namun, ternyata berlari cepat juga merupakan solusi ampuh untuk mengatasi obesitas. Jadi, secara eksternal dan internal, kesehatan akan datang ketika kita berlari.

Karena berlari dapat membakar lemak lebih cepat melalui kulit dalam bentuk keringat. Keringat yang akan keluar pada belakangan akan membuat lemak di bagian tubuh menjadi menurun berat badan. Dan secara otomatis tubuh menjadi lebih ideal (dengan catatan rutin).

Sejarah Olahraga Lari

Banyak mengatakan bahwa lari merupakan suatu olahraga yang termurah, tetapi kenyataannya jumlah kemurahan dalam berlari tergantung pada di mana dan sepatu mana yang digunakan saat berlari.

Sejarah-Olahraga-Lari

Tentu saja, ketika datang untuk berkeliling rumah, tidak ada banyak biaya, tidak seperti berlari di treadmill dengan sepatu lari terbaru. Tetapi memang benar bahwa berjalan bisa dilakukan dengan siapa saja.

Baca Juga :  Sejarah Kerajaan Sriwijaya

Olahraga yang begitu menyenangkan dan mudah untuk dimainkan ini terbukti bahwa menjadi salah satu jenis olahraga tertua di dunia.

Manfaat Olahraga Lari

Tidak dapat disangka bahwa pelari dapat melukai dirinya sendiri saat berlari. Entah itu keseleo, lutut yang terluka karena jatuh, atau lecet karena mengenakan sepatu yang tidak sesuai. Berikut merupakan beberapa manfaat pada olahraga berlari, yaitu:

1. Menjadi lebih bahagia

Jalan kaki biasanya juga digunakan sebagai terapi untuk penderita depresi, karena berlari dapat memicu hormon insulin, yang menyebabkan kebahagiaan dan kesejahteraan.

2. Mengurangi Berat Badan

Berlari juga bisa membantu membakar lemak di tubuh. Karena itu, bentuk tubuh biasa tetap terjaga. Pemula perlu sedikit lebih lama untuk mencapai bentuk tubuh yang ideal. Jalankan secara rutin dan tingkatkan jarak dan waktu tempuh untuk berjalan secara teratur.

3. Mengurangi Resiko Penyakit Kardiovaskular

Berlari tidak hanya bisa melatih pernapasan tetapi juga mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Berlari bisa menurunkan kolesterol, yang bisa memengaruhi penyakit jantung. Berlari rutin dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner.

4. Mencegah osteoporosis

Berlari juga dapat menguatkan lutut dan tulang. Karena saat berlari sel-sel tulang baru terbentuk dan menjadi lebih kuat daripada pada orang yang tidak berlari. Lutut sudah terbiasa menjaga berat badan.

Macam – Macam Jenis Lari

Berikut merupakan penjelasan tentang macam-macam lari yang perlu untuk diketahui, diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Lari Jarak Pendek Atau Sprint

Lari jarak pendek adalah bagian dari perlombaan di mana atlet yang berpartisipasi dalam perlombaan harus berlari secepat mungkin. Dengan kekuatan maksimum pada jarak yang tidak terlalu jauh.

Jarak yang dicakup dalam sprint jarak pendek ini biasanya dimulai pada 100 meter, 200 meter hingga 400 meter. Jenis lari tersebut menuntut atlet yakni sebagai memaksimalkan kemampuannya berlari karena jarak yang ditempuh tidak jauh.

Baca Juga :  Sejarah Google

2. Lari Jarak Jauh atau Marathon

Sebagai salah satu olahraga paling populer, sering terjadi maraton dan permintaan terus bertambah. Karena maraton adalah favorit komunitas karena dianggap mampu menantang adrenalin dan mengukur kekuatan pesertanya.

Untuk jarak tempuh saja maraton biasanya dimulai pada jarak 3 km, 5 km, hingga 10 km. Yang tentu saja akan berakhir dengan kelelahan yang begitu luar biasa.

Tidak heran kalau nama dalm lari ini disebut dengan Marathon. Tapi terdapat juga sebuah jalur lintas memiliki jarak yang begitu jauh dari maraton.

3. Lari Jarak Menengah

Seperti namanya, jarak ini mempunyai sebuah jarak yang tidak terlalu jauh atau terlalu sempit. Kisarannya yakni antara 800 meter dan 1500 meter. Sedikit agak berbeda terhadap jarak pendek, jarak menengah dengan gaya profil yang disebut ball-hell-ball.

Dalam jenis olahraga ini, jenis latihan yang efektif sebagai membakar adanya sebuah lemak, dan tentu saja sangat menyehatkan bagi tubuh.

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang dapat kami sampaikan dengan jelas dan singkat mengenai Sejarah Olahraga Lari. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semua.