Sejarah Peta Antartika

Posted on

Sejarah Peta Antartika – Antartika, merupakan bahasa yunani yakni Antarktikos atau anti-arktik yang memiliki arti benua di bagian selatan dunia dengan luas sekitar 13.200.000 km2.

Pada umumnya, telah di tempakan dengan para ilmuwan dan peneliti yang menempati area tersebut dalam periode waktu tersebut. Antartika adalah suatu zona bebas yang bukan milik negara.

Apa itu peta Antartika? Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan mengenai peta tersebut dengan cara jelas dan lengkap serta mudah untuk dipahami. Yuukk… Simak ulasan selengkapnya sebagai berikut.

Bagaimana Sejarah Peta Antartika ?

Benua Antartika merupakan suatu benua di daerah Kutub Selatan dengan luas pengelasan kira-kira 15.500.000 kilometer persegi, atau 8,9 persen dari jumlah total luas benua di seluruh wilayah dunia.

Sejarah-Peta-Antartika

Wilayah Antartika adalah sebuah wilayah terdingin di dunia, memiliki suhu begitu sangat rendah yang telah tercatat ialah -89,2 derajat Celcius dan suhu rata-rata tersebut ialah sebesar -23 derajat Celsius.

Sejauh ini, daratan Antartika tidak dihuni dengan manusia. Puncak yang tertinggi di wilayah Kutub Selatan ialah sebuah Gunung Vinson Masif di daerah Pegunungan Ellsworth.

Antartika adalah suatu zona bebas yang bukan milik negara, meskipun masih ada beberapa negara yang telah mencoba untuk membuat klaim tentang wilayah tersebut.

Benua ini mempunyai kelembaban rendah, permukaan tanah yang rata-ratanya sangat tinggi, suhu ekstrem terendah dari semua benua, serta telah menjadikannya benua yang sangat tandus.

Asal usul dari nama Antartika yakni berasal dari adanya sebuah kepercayaan tentang negara tersebut, yang tidak jauh dari wilayah Australia Selatan, di mana Australia telah dikenal sebagai ujung dari bagian selatan.

Baca Juga :  Kerajaan Kutai Kartanegara

Penjelajahan Antartika

Representasi dari pertama benua tersebut, telah di buat pada tahun 1513 dengan seorang Laksamana Piri Reis. Kehadiran Terra Australis yang diduga juga merupakan dasar bagi James Cook untuk menjelajahi sebuah benua besar pada 1773.

Peta-Benua-Antartika

Cook melintasi dalam sebuah Lingkaran Antartika yakni kira-kira 120 kilometer di lepas pantai Antartika. Tetapi dalam penemuan pertama yang telah diketahui dibuat dalam tahun 1820 dan pendaratan pertama yang telah didaftarkan dalam tahun 1821.

Ada tiga nama yang telah terdaftar pada abad ke-18 sebagai penemu benua Antartika, meskipun ini terjadi secara terpisah, diantaranya ialah sebagai berikut:

  • Kapten Fabian von Bellingshausen, merupakan dari Angkatan Laut Rusia yang telah melaporkan pada bulan Januari tahun 1820 di permukaan es besar dalam jarak 32 kilometer dari wilayah Semenanjung Antartika.
  • Nathaniel Brown, merupakan seorang pelaut di wilayah Amerika yang telah melaporkan bahwa pada bulan November tahun 1820 ia melihat es di darat pada saat perburuan laut.
  • Kapten Edward Bansfield, merupakan dari Angkatan Laut Inggris yang telah diduga melihat sebuah Semenanjung Antartika pada bulan Januari.

Suhu Antartika

Antartika mempunyai sebuah kelembaban udara dengan rata-rata sangat rendah di dunia dan merupakan suatu benua yang sangat tandus, benua tersebut ialah benua paling berangin dengan ketinggian dalam rata-rata tertinggi di dunia.

Di musim dingin, suhunya telah mencapai sekitar -73 derajat Celcius. Rekor dalam suhu yang terdingin yakni pernah tercatat ialah sebesar -89,2 derajat Celcius, yang diukur pada tanggal 21 Juli 1983 dengan stasiun Wostok Rusia di benua itu.

Jenis Species paling Sedikit

Hanya ada sekitar seribu hingga lima ribu orang yang menempati dalam sebuah benua Antartika tersebut, dan mereka merupakan seorang peneliti dan ilmuwan yang hanya mendapatkan tugas yakni sebagai periode waktu tertentu.

Baca Juga :  Pahlawan Nasional Indonesia

Menurut para ilmuwan, dalam organisme hidup di wilayah Aantartika hanyalah dengan salah satu jenis jamur, ganggang, protista, bakteri, dan tanaman. Sejauh menyangkut hewan, hanya ada nematoda, penguin, dan anjing laut. Sedangkan untuk vegetasi hanya ada tundra.

Antartika, merupakan bahasa yunani yakni Antarktikos atau anti-arktik yang memiliki arti benua di bagian selatan dunia.Dengan luas pengelasan kira-kira 15.500.000 kilometer persegi, atau 8,9 persen dari jumlah total luas benua di seluruh wilayah dunia.

Baca Juga :

Demikian pembahasan kali ini, yang telah kami sampaikan dengan jelas dan lengkap mengenai Sejarah Peta Antartika. Semoga ulasan ini dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semua.