Sifat – Sifat Cahaya

Posted on

Sifat – Sifat Cahaya – Cahaya mempunyai beberapa sifat khusus, termasuk tembus cahaya, penyebaran benda lurus, dan dapat dipantulkan dengan benda tersebut.

Contoh dalam sebuah penerapan yang bersifat cahaya ini juga bisa dilihat pada penggunaan lampu senter atau lampu depan kendaraan yang baru saja menyebar dan yang sering digunakan orang.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Cahaya, beserta sifat-sifatnya. Untuk ulasan selengkapnya, yukk… Simak ulasan sebagai berikut.

Apa itu Cahaya ?

Pengertian Cahaya adalah sebuah bentuk energi yang telah dipancarkan dengan sebuah benda atau sumber cahaya dalam bentuk gelombang yakni bernama elektromagnetik. Gelombang elektromagnetik bisa merambat dalam ruang hampa (vacuum).

Menurut James Maxwell, cahaya merupakan adanya sebuah gelombang yang berjenis elektromagnetik, hingga dalam kecepatan rambat cahaya tersebut yakni sama dengan kecepatan rambat gelombang elektromagnetik, yaitu 3,10 hingga 8 m/s. Cahaya adalah sinar elektromagnetik yang terlihat dengan mata telanjang manusia.

Sifat-Sifat-Cahaya

Cahaya termasuk dalam sebuah energi yang terlihat dalam bentuk gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang sekitar 380-750 nm. Dalam fisika, cahaya ialah radiasi dalam elektromagnetik, baik dalam jangka panjang gelombang yang telah terlihat maupun yang tidak terlihat.

Selain itu, cahaya ialah paket partikel yang disebut sebagai foton. Dua definisi ini adalah sifat-sifat yang dimiliki cahaya pada saat yang bersamaan, hingga mereka dapat disebut sebagai “dualisme gelombang partikel”.

Baca Juga :  Perpindahan Kalor

Paket cahaya yang disebut sebagai spektrum tersebut kemudian secara visual dianggap sebagai warna oleh indra penglihatan. Bidang penelitian cahaya yang dikenal sebagai optik adalah bidang penelitian penting dari fisika modern.

Sifat – Sifat Cahaya

Terdapat berbagai sifat cahaya, diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Cahaya Dapat Menembus Benda Bening

Sifat cahaya ini yakni memang sangat umum dalam kegiatan kita sehari-hari, misalnya ketika kita melihat sinar matahari memasuki rumah dan melalui kaca di jendela kita di rumah.

Jika jendela rumah tersebut telah ditutupi terhadap kain hitam, sinar matahari tidak bisa masuk ke rumah kita, sehingga cahaya hanya bisa melewati kaca (benda bening), atau bisa juga ketika anak kecil bermain di hari yang panas, maka bayangan terlihat dari anak.

Ini karena adanya sebuah sinar matahari yang tidak dapat menembus terhadap siapa pun karena orang tersebut bukan objek yang jelas dan hanya membentuk sebuah bayangan.

2. Cahaya Dapat Dibiaskan

Pembiasan adalah adanya sebuah proses yang mengubah arah rambat cahaya. Cahaya merambat melalui dua zat dengan kepadatan berbeda, hingga cahaya dari zat dengan kepadatan lebih rendah mencapai Zay dengan kepadatan lebih tinggi, maka cahaya dibiaskan yang dapat mendekati garis yang berjenis normal.

3. Cahaya Merambat Lurus

Cahaya ini dapat dideteksi dalam mengamati apakah suatu benda dapat mengirimkan cahaya atau tidak. Objek dengan buram, seperti dinding, tidak dapat melanjutkan cahaya yang mengenai mereka.

Akan tetapi, ketika objek ini terkena cahaya, ia membentuk bayangan. Ia dapat digolongkan sebagai objek gelap karena tidak dapat menghasilkan cahayanya sendiri, seperti pagar, dinding, pintu, kayu, dll., dan lain sebagainya. Ketika objek seperti kaca dapat tembus cahaya, maka objek tersebut termasuk terhadap kategori objek sumber cahaya.

Baca Juga :  Simpangan Baku

4. Cahaya Dapat Dipantulkan

Sifat-sifat lain dari cahaya ialah adanya sebuah cahaya yang dapat dipantulkan, pantulan cahaya tersebut yang terdiri atas pantulan difus atau pantulan difusi dan dalam pantulan teratur, pantulan difus terjadi ketika dalam cahaya mengenai sebuah permukaan yang begitu tidak rata.

Contoh-Cahaya

Adanya sebuah arah terhadap cahaya yang dipantulkan tidak teratur, dan pantulan teratur dapat terjadi ketika cahaya mengenai permukaan yang datar, terlepas dari apakah itu berkilau atau licin, seperti cahaya yang dapat dipantulkan oleh cermin datar.

Cahaya yang dipantulkan dengan cermin tersebut yakni mempunyai arah yang tepat, dan objek ini, yang mempunyai sebuah sifat, ialah cermin.

Cermin juga dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu cermin melengkung dan cermin datar, dan cermin melengkung lagi dapat dibagi menjadi cermin cembung dan cermin cembung, diantaranya ialah sebagai berikut:

a. Cermin Cekung

Cermin cekung berbeda dari cermin cembung karena cermin cekung ini memiliki permukaan melengkung di bagian dalam. Gambar objek di cermin cekung adalah tegak, virtual dan juga diperbesar. Jika objek jauh dari cermin cekung ini, gambarnya nyata dan telah terbalik.

b. Cermin Cembung

Cermin cembung merupakan adanya cermin dengan permukaan cembung. Gambar ini buatan atau virtual (bayangan yang terlihat tetapi tidak dapat ditangkap dengan layar).

c. Cermin Datar

Cermin datar merupakan adanya sebuah cerim yang mempunyai permukaan tidak melengkung atau permukaan datar. Cerim ini biasanya digunakan dengan semua orang untuk berhenti setiap hari, baik untuk mirroring di rumah maupun di kaca spion sepeda motor atau mobil.

5. Cahaya Dapat Diruaikan

Sifat-sifat dari cahaya terakhir ialah adanya sebuah cahaya yang dapat dipecah. Istilah lain untuk penguraian cahaya adalah dispersi. Prinsip penguraian cahaya adalah penguraian cahaya putih menjadi cahaya dengan warna yang berbeda.

Baca Juga :  Pengertian Mekanisme

Misalnya, dalam suatu pelangi yang diciptakan oleh sinar matahari yang tampak putih, akan tetapi terdiri atas beberapa warna yang digambarkan oleh tetesan hujan, atau fenomena halo (lingkaran yang mengelilingi matahari atau bulan).

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Sifat – Sifat Cahaya beserta pengertiannya. Semoga ulasan ini dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.