Sistem Informasi

Posted on

Sistem Informasi – Sistem bahasa berasal dari bahasa Inggris, yang merupakan kata “sistem”, apa artinya pengaturan atau metode. Selain itu, sistem juga dapat didefinisikan sebagai jaringan terkait dan melakukan upaya bersama untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu. Ya, jaringan ini berfungsi dengan banyak variabel, elemen, atau komponen yang tidak dapat digunakan secara mandiri atau mandiri.

Dalam bukunya yakni yang bernama Gordon B. Davis (2002) menjelaskan bahwa sistem dapat bersifat abstrak dan fisik. Sistem abstrak dapat berupa gagasan atau konsep yang disusun secara sistematis dan saling berhubungan. Ketika sistem fisik terdiri dari elemen, variabel atau komponen dihubungkan dan bekerja bersama sebagai mencapai tujuan tersebut.

Pengertian Sistem Informasi Menurut Para Ahli

Sistem-Informasi

Para ahli mempunyai berbagai suatu pendapat berbeda untuk bereaksi terhadap pemahaman sistem informasi. Berikut ini beberapa definisi dari para ahli, diantaranya ialah sebagai berikut:

a. Mc Leod

Pengetahuan Mc Leod tentang sistem informasi adalah sistem yang dapat mengumpulkan sebuah informasi dari semua sumber dan menggunakan dengan berbagai media untuk menampilkan sebuah informasi.

b. Erwan Arbie

Erwan Arbie telah berpendapat bahwa wawasan ke dalam sistem informasi ialah sistem dalam organisasi yang memenuhi persyaratan pemrosesan transaksi, dukungan, dan dukungan. Sistem ini adalah sifat manajemen organisasi dan memfasilitasi terhadap suatu pelaporan yang telah diperlukan.

Baca Juga :  Pengertian Dividen

c. John F Nash

Menurut John F. Nash, memahami sistem informasi adalah kombinasi dari orang, teknologi, alat atau alat, media, prosedur, dan kontrol yang bertujuan untuk mengelola jaringan komunikasi proses, utama, dan rutinitas, pengguna internal dan eksternal, dan manajemen membantu dan menciptakan dasar sebagai pengambilan keputusan.

d. O’Brien

O’Brien telah menjelaskan bahwa pemahaman tentang sistem informasi adalah kombinasi dari setiap entitas yang mengelola pertukaran perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), jaringan komputer dan jaringan komunikasi data (komunikasi), dan basis data (basis data) yang mengumpulkan dan sebarkan informasi tentang formulir organisasi.

e. Alter

Alter yakni telah mempunyai suatu gagasannya sendiri, memahami sistem informasi adalah sejenis sistem kerja khusus di mana orang dan mesin menyediakan sumber daya untuk pembuatan produk dan layanan tertentu bagi pelanggan mereka.

Karakteristik / Sifat Sistem

Contoh-Sistem-Informasi

Adapun berbagai karakteristik dalam sistem ini, diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Komponen (Components)

Setiap sistem besar dan kecil harus memiliki komponen atau elemen yang berbeda. Komponen-komponen ini saling berhubungan dan bekerja bersama untuk menciptakan fungsi dari sistem gabungan. Oleh karena itu, sistem dapat memenuhi tujuannya.

2. Penghubung Sistem (System Interface)

Sistem relasional di sini berarti media perantara antara satu subsistem dan subsistem lainnya. Setiap subsistem dapat menyediakan dan menerima sumber daya melalui antarmuka sistem ini. Karena alasan ini, kerja sama terjalin yang dapat menjadi fungsi dari sistem bersama.

3. Batasan Sistem (Boundary)

Batas sistem adalah batas atau area pemisahan antara satu sistem dan sistem lainnya atau dalam lingkungan eksternal. Batasan sistem memberi Anda ruang lingkup sistem yang jelas. Dengan ruang lingkup sistem yang jelas, mudah untuk memisahkan sistem dan juga membedakannya dari sistem lain atau lingkungan eksternal.

Baca Juga :  Pengertian Revaluasi

4. Lingkungan Luar (Environment)

Lingkungan eksternal sistem adalah segala sesuatu yang berada di luar batas sistem. Lingkungan eksternal juga dapat menjadi ekosistem dalam sistem. Meskipun di luar sistem, lingkungan eksternal dapat mempengaruhi sistem.

Jika ada harmoni antara lingkungan eksternal dan sistem, ini mengarah pada gangguan sistem. Jadi itu harus terus menciptakan harmoni antara sistem dan lingkungan eksternal.

5. Keluaran Sistem (System Output)

Output sistem merupakan sebuah hasil dari adanya suatu proses atau proses sistem. Output diharapkan bermanfaat sesuai dengan tujuan atau fungsi sistem. Output tidak hanya merupakan hasil akhir dari sistem, tetapi juga dapat digunakan sebagai input sebagai sistem lain.

6. Masukan Sistem (System Input)

Sistem input merupakan adanya sebuah bahan atau energi yang dimasukkan ke dalam suatu sistem. Bahan atau energi ditempatkan dalam suatu sistem yang, sesuai dengan fungsinya, diproses sesuai dengan sistem untuk menghasilkan suatu keluaran.

Tujuan dan sasaran

Sistem harus memiliki tujuan (goal) atau tujuan (goal). Tujuannya adalah hal terakhir yang diinginkan sistem. Sedangkan tujuan adalah hal-hal berbeda yang menjadi objek dan fokus untuk mencapai tujuan. Suatu sistem dapat dikatakan berhasil dalam memenuhi fungsinya jika berhasil mencapai tujuan sistem.

a. Pengolah Sistem

Prosesor sistem merupakan mekanisme untuk mengubah input ke output. Prosesor ini memainkan peran yang sangat penting. Ini karena proses perubahan ini dan penggunaan input berlangsung di prosesor sistem untuk menghasilkan output sesuai dengan tujuan sistem.

b. Tujuan Sistem Informasi

Tujuan dari sistem tersebut merupakan agar data dan manajemen informasi organisasi dapat sepenuhnya, terintegrasi, terintegrasi dan informasi dapat dihasilkan dengan cepat dan akurat.

Prinsip-prinsip manajemen sistem informasi didukung oleh tim TI yang kuat yang mendukung infrastruktur TI, prosedur atau kebijakan, pembangunan berkelanjutan, perencanaan dan administrasi, dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Pengertian Biaya Overhead

Pengembangan sistem informasi dapat bermanfaat untuk mendukung proses dan kegiatan operasional UB. Ini juga dapat digunakan sebagai alat untuk mendukung pengambilan keputusan oleh manajer dan karyawan UB. Harapannya adalah agar strategi untuk keunggulan kompetitif dapat dikembangkan.

Misalnya dalam sistem informasi akademik. Sistem ini mengelola data akademik yang mencakup proses pendidikan, penelitian, dan nirlaba. Dukungan dari sistem informasi yang berkualitas mengarah pada hasil dan kemampuan untuk menerima informasi yang terkait dengan akademi dan untuk memfasilitasi pengambilan keputusan dalam peningkatan akademik.

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan kali ini, yang telah kami jelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Sistem Informasi. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.