Perhitungan Biaya dan Akumulasi Biaya

Posted on

GuruAkuntansi.co.id Kali ini akan membahas mengenai sistem perhitungan biaya mulai dari penentuan harga pokok sampai dengan proses produksi, selamat mambaca …

Sistem Perhitungan Biaya

Sistem Biaya merupakan organisasi dari formulir, catatan dan juga laporan yang terkoordinasi yang bertujuan untuk melaksanakan kegiatan dan merupakan informasi biaya bagi manajemen.

Dalam Akuntansi biaya sistem yang bisa dipakai untuk mengalokasikan serta membebankan biaya ke unit produksi bisa bedakan menjadi dua sistem yaitu sebagai berikut :

Sistem Perhitungan Biaya dan Akumulasi Biaya

1). Sistem Biaya sebenarnya

Sistem biaya sebenarnya atau sistem biaya aktual merupakan sebuah sistem dalam pembebanan harga pokok produk maupun pesanan dan juga jasa pada saat biaya tersebut sudah terjadi atau biaya yang sebenarnya dinikmati.

Penyajian hasil baru akan dilakukan jika semua operasi telah tercapai pada periode akuntansi yang bersangkutan.

2). Sistem Biaya Ditentukan Di muka

Sistem biaya ditentukan dimuka merupakan sebuah sistem dalam pembebanan harga pokok kepada produk atau pesanan maupun jasa dihasilkan sebesar harga pokok yang ditentukan dimuka sebelum sebuah produk atau jasa dikerjakan.

Pada akhir periode Akuntansi kedua sistem biaya ini dicatat dan juga kemudian dibandingkan sehingga terlihat adanya varians antara biaya yang sebnarnya nya terjadi dengan biaya yang ditentukan dimuka.

Baca Juga :  Pengertian Insentif

Varians tersebut yang timbul ialah varians lebih (over applied) dan juga varians kurang (tinder applied).

Penentuan Harga Pokok

Penentuan harga pokok merupakan bagaimana memperhitungkan biaya kepada sebuah produk maupun pesanan atau jasa, yang bisa dilakukan dengan cara memasukkan seluruh biaya produksi atau hanya memasukkan unsur biaya produksi variabel saja.

Dalam penentuan harga pokok tersebut bisa dipakai dua cara yaitu sebagai berikut :

1). Kalkulasi Biaya Penuh

Kalkulasi biaya penuh merupakan sebuah metode dalam penentuan harga pokok suatu produk dengan memperhitungkan segala macam biaya produksi, contohnya seperti biaya bahan baku langsung, tenaga kerja langsung dan juga biaya overhead variabel serta biaya overhead tetap.

2). Kalkulasi Biaya Variabel

Kalkulasi biaya variabel merupakan sebuah metode dalam penentuan harga pokok suatu produk, hanya memperhitungkan biaya produksi yang bersifat, variabel saja.

Dalam cara ini biaya overhead tetap tidak diperhitungkan sebagai biaya produksi namun biaya overhead tetap akan diperhitungkan sebagai biaya periode yang akan dibebankan dalam laporan laba-rugi 1 tahun berjalan.

Akumulasi Biaya

Akumulasi biaya merupakan sebuah metode untuk mengetahui berapa besar biaya yang dikeluarkan untuk sebuah produk dan juga jasa atau menyangkut suatu hal.

Terdapat beberapa metode yang bisa dipakai dalam akumulasi biaya, namun yang umumnya dipakai ialah dua metode, berikut dibawah ini metode tersebut :

1). Akumulasi Biaya Pesanan

Akumulasi biaya pesanan merupakan sebuah cara yang dipakai dalam pengumpulan harga pokok sebuah produk dimana biaya dikumpulkan untuk setiap pesanan atau kontrak maupun jasa secara terpisah, dan juga setiap pesanan atau kontrak bisa dipisah sesuai identitasnya.

Akumulasi biaya pesanan ini bisa diterapkan pada perusahaan yang memakai proses produksi secara terputus-putus contohnya seperti; pekerjaan kontruksi, bengkel, percetakan, ca­tering makanan dan meubel serta lain sebagainya.

Baca Juga :  Pengertian Akuntansi Biaya

2). Akumulasi Biaya Proses

Akumulasi biaya proses merupakan sebuah metode dalam pengumpulan harga pokok produk dengan mengumpulkan biaya untuk setiap satuan waktu tertentu. Akumulasi biaya proses ini bisa diterapkan pada perusahaan yang memakai proses produksi terus menerus,

Contohnya seperti; perusahaan perakitan mobil, obat-obatan, perusahaan penerbangan dan rumah sakit serta lain sebagainya. Sistem biaya sebenarnya dan juga sistem biaya ditentukan di muka bisa dipakai dalam pengumpulan biaya pesanan dan pengumpulan biaya proses.

Proses Produksi

Proses Produksi merupakan proses pengolahan input menjadi output. Input yang dimaksud ialah bahan baku langsung, tenaga kerja langsung dan juga biaya over­head pabrik yang sedang diproses akan menjadi produk selesai.

Dalam perusahaan pabrikasi proses produksi bisa dilakukan melalui dua cara yaitu :

1. Satu Tahapan Proses Produksi
2. Beberapa Tahapan Proses Produksi

Baca Juga :

Demikianlah artikel yang dapat kami rangkum dan bagikan mengenai Sistem Perhitungan Biaya dan Akumulasi Biaya dari kami, semoga bermanfaat.