Sistem Politik Rusia

Posted on

Sistem Politik Rusia – Rusia yakni mempunyai sebuah industri yang cukup progresif yang diwarisi dari syary masa pemerintahan Josef Stalin. Industri yang telah dikenal termasuk dalam peralatan militer dan industri peralatan.

Rusia juga mempunyai sebuah industri dalam pertanian yang Stalin dukung dengan pertanian kolektifnya. Rusia yakni masih berusaha dalam mengatasi terhadap masalah ekonominya sehingga bisa menjadi negara adidaya lagi.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Sistem Politik Rusia. Untuk ulasan selengkapnya, yuk… Simak sebagai berikut.

Apa itu Rusia ?

Rusia merupakan sebuah negara yang berdaulat dan dapat membentang yakni sangat jauh ke wilayah Asia Utara dan Eropa Timur. Dengan luas sekitar 17.125.200 km².

Rusia yakni termasuk dalam sebuah negara yang terbesar di seluruh dunia. Wilayahnya yakni telah mencakup dalam seperdelapan dari permukaan bumi, dalam populasinya ialah yang kesembilan di seluruh dunia dengan total sekitar 146 juta penduduk (Maret 2016).

Wilayahnya yakni telah membentang di Asia Utara dan bagian Eropa Timur, Rusia memiliki 11 zona waktu dan wilayah itu terdiri dari berbagai jenis lingkungan dan tanah. Dari barat laut ke tenggara, Rusia berbatasan dengan Norwegia, Estonia, Latvia, Polandia, Finlandia, dan Lithuania(keduanya di wilayah Kaliningrad).

Belarus, Georgia, Cina, Azerbaijan, Korea Utara, Ukraina, Kazakhstan, dan Mongolia. Negara dengan berbatasan diantara laut dengan Jepang di Laut Okhotsk serta dalam sebuah negara bagian Alaska, Amerika Serikat di wilayah Selat Bering.

Sistem Pemerintahan Politik

Hingga 1917, Rusia termasuk dalam sebuah kerajaan dengan tsar untuk kepala negara. Selama kekaisaran yang dilupakan, terutama selama dinasti Romanov, Rusia memiliki kontak politik dengan negara-negara Eropa, termasuk konflik dengan pemerintah Prancis yang dipimpin oleh Napoleon Bonaparte, krisis bahkan karena telah menginginkan pelabuhan bebas.

Baca Juga :  Tujuan Dokumentasi

Air hangat politik, integrasi Pan-Slavia, dikenal dari es di Eropa dan sering mengalami pertempuran dengan Turki Utsmani (Utsmani) atas Kaukasus dan daerah Austro-Hungaria dalam Perang Dunia Pertama. Konsekuensi politik ini juga terjadi dalam pertempuran dengan Jepang dan intervensi terhadap Cina.

Sistem-Politik-Rusia

Dalam waktu dekat, politik Rusia bergabung dengan kepentingan Uni Soviet, yang mengambil sikap independen sebelum runtuhnya Uni Soviet yang diprakarsai oleh Presiden Boris Yeltsin, bahkan terhadap Gennadiy Janayev yang menggulingkan kekuasaan Mikhail Gorbachev.

Pemerintah dipegang dengan seorang presiden yang berbasis di Kremlin dan perdana menteri yang telah bertanggung jawab atas parlemen, tetapi memiliki peran yang terbatas dibandingkan dengan presiden. Institusi Wakil Presiden telah dihapus sejak pembubaran Presiden Chechnya Ruslan Khasbulatov dan Wakil Presiden Aleksander Ruskoi.

Karena Rusia adalah termasuk sebuah negara dengan etnis yang berbeda, Rusia mengalami masalah separatisme setelah runtuhnya Uni Soviet. Terdapat beberapa kelompok yang berjenis etnis ingin berpisah dan memicu krisis yang telah berkepanjangan, seperti di Ingushetia dan Chechnya.

Rusia juga terancam oleh ekspansi NATO ke Eropa Timur. Kekhawatiran tentang pemilihan di Ukraina, kerjasama dengan Belarus dan tradisi di wilayah Rusia, yang telah dianggap kompatibel dengan adanya sebuah budaya sentralisasi, telah menyebabkan suatu demokratisasi dan harga diri Rusia di mata dunia telah menyebabkan dengan berbagai gejolak dan krisis yang telah berkelanjutan.

Sistem politik di wilayah Rusia yakni akan berubah dengan runtuhnya Uni Soviet. Perdana Menteri sekarang telah mengawasi kegiatan pemerintah dan bertindak dalam seorang Presiden ketika Presiden tidak dapat melakukan tugasnya. Kantor Perdana Menteri sebagai pejabat Presiden berakhir dengan pemilihan Presiden baru, yang umumnya berlaku tiga bulan setelah masa jabatan mantan Presiden tersebut telah berakhir.

Baca Juga :  Tugas MPR

Ada tiga tingkat kekuasaan di wilayah Uni Soviet, yaitu adanya sebuah kekuatan legislatif yang dijalankan dengan Majelis Tertinggi, pemerintah yang dipimpin oleh Dewan Menteri dan Partai Komunis, satu-satunya partai hukum dan pembuat keputusan politik utama negara itu. Uni Republik Sosialis Soviet atau Uni Soviet merupakan sebuah negara komunis yang ada di wilayah Eurasia dengan antara tahun 1922 hingga 1991.

Baca Juga :

Demikian pembahasan kali ini, yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Sistem Politik Rusia beserta awal mula negara Rusia. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semua.