Struktur Cerpen

Posted on

Struktur Cerpen – Cerpen merupakan sejenis karya sastra dalam bentuk prosa dan fiksi yang mengisahkan atau menceritakan suatu cerita, bahwa bagian dari suatu cerita diceritakan dalam surat.

cerita pendek juga dapat diatur dalam garis waktu atau dalam urutan kronologis cerita. Berdasarkan struktur naratif waktu itu, cerita pendek dapat dibagi menjadi tiga.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Struktur Cerpen. Untuk ulasan selengkapnya, yuukk.. Simak sebagai berikut.

Apa itu Struktur Cerpen ?

Pengertian Struktur Cerpen merupakan sebuah cerita pendek terdiri dari berbagai fase yang mengisi sebuah cerita atau narasi dalam sebuah cerita pendek.

Struktur cerita pendek adalah struktur yang membentuk cerita yang diceritakan dalam sebuah cerita pendek. Karena alasan ini, struktur cerpen sesuai dengan struktur teks naratif (narasi). Jika kita menggunakan perspektif elemen intrinsik yang membuat cerita pendek, strukturnya berubah.

Cerpen merupakan sejenis karya sastra dalam bentuk prosa dan fiksi yang mengisahkan atau menceritakan suatu cerita, bahwa bagian dari suatu cerita diceritakan dalam surat disertai dengan konflik yang berbeda dan ada solusi atau solusi untuk masalah tersebut.

Struktur-Cerpen

Cerpen memberikan karakter atau fokus karakter, kurang dari 10.000 kata dan ada klimaks (puncak masalah) dan solusinya. Cerpen biasanya pendek, padat dan lugas.

Ciri – Ciri Cerpen

Menurut Surana, dalam ciri-ciri cerpen adalah:

  • Kebanyakan cerita pendek.
  • Apa yang ditampilkan dalam cerita pendek adalah hal yang sangat penting dan nyata.
  • Terdapat isi yang pendek dan ringkas.
  • Menjelaskan karakter sejarah konflik (konflik) dan menyelesaikannya.
  • Dapat meninggalkan kesan di hati pembaca.
Baca Juga :  Pengertian Kata Seru

Karakteristik cerpen yakni menurut Lubis meliputi:

  • Sebuah cerita pendek harus mencakup interpretasi penulis tentang konsep kehidupan langsung dan tidak langsung.
  • Dalam cerita pendek mereka harus mendominasi alur ceritanya.
  • Cerpen harus menjadi orang yang harus menjadi aktor atau karakter utama.
  • Sebuah cerita pendek harus memiliki efek atau kesan yang menarik.

Struktur Cerpen (Struktur Teks Narasi / Alur Cerpen)

Terdapat berbagai struktur dalam isi cerpen, diantarannya ialah sebagai berikut:

a. Abstrak / Abstraksi

Abstrak yakni dapat memberikan gambaran umum tentang semua situasi, peristiwa, dan berbagai elemen cerita lainnya. Pada titik ini, ide-ide kasar penulis biasanya ditimpa, akan tetapi tidak ada awal yang konkret.

b. Orientasi (Pengenalan Situasi Cerita)

Dalam sebuah bagian ini memperkenalkan pengaturan atau setting cerita dalam hal waktu, ruang, dan peristiwa. Orientasi juga dapat memulai tanda-tanda pengantar, mengatur adegan yang berbeda dan menjelaskan hubungan dengan antar tokoh.

c. Komplikasi

Di bagian mana konflik yang berbeda muncul? Konflik dapat mengambil bentuk masalah, perselisihan, atau kesulitan untuk karakter utama karena mereka ditampilkan.

Bagian ini menjelaskan bagaimana penyebab dan dampak konflik muncul di antara para manajer. Biasanya, komplikasi juga mulai membentuk, mengubah, atau menunjukkan karakter asli ketika orientasi karakter sebenarnya tidak dalam karakter.

d. Pencapaian Konflik (Rising Action)

Berbagai masalah, peristiwa yang menantang, perbedaan pendapat atau kesulitan karakter terus meningkat dan berakhir.

e. Puncak Konflik (Turning Point)

Konflik sering disebut dengan klimaks. Dalam klimaks yakni termasuk dalam sebuah bagian utama dari konflik. Bagian paling menarik dari cerita dan masalahnya adalah batasnya.

Bagian ini juga membahas perubahan nasib karakter, terutama protagonis dan antagonis. Biasanya tindakan berikut adalah keberhasilan atau kegagalan protagonis.

Baca Juga :  Pengertian Teks Fabel

f. Evaluasi

Konflik atau masalah lain yang telah terjadi sejak solusi diperkenalkan. Evaluasi adalah fase di mana konflik dapat diselesaikan atau benar-benar dapat berakhir dengan keinginan atau tujuan dari karakter utama.

g. Resolusi

Bagian tersebut yakni telah berisi penjelasan dan evaluasi akhir dari cerita tentang sikap atau variasi nasib yang dialami karakter setelah mengalami KTT sebelumnya.

Bagian tersebut ialah akhir dari konflik atau solusi lengkap. Dalam bagian ini pernyataan sering dibuat dari situasi terakhir protagonis (karakter utama).

h. Koda

Koda merupakan sebuah sampul atau akhir dari keseluruhan cerita. Koda dapat menarik kesimpulan dari keseluruhan cerita dan juga dari interpretasi penulis tentang cerita yang diceritakan.

Tidak semua cerita memiliki kode, terutama karya sastra serius yang tidak ingin dilindungi dan ingin pembaca menemukan pesan dan mandat yang berbeda dalam satu karya.

Alur Struktur Cerpen

Selain struktur yang dipesan, cerita pendek juga dapat diatur dalam garis waktu atau dalam urutan kronologis cerita. Berdasarkan struktur naratif waktu itu, cerita pendek dapat dibagi menjadi tiga, yakni:

  • Alur Maju, yang merupakan aliran atau garis lurus yang bergerak secara berurutan dari masa lalu ke yang berikutnya.
  • Alur Mundur, merupakan sebuah tindakan nyata dari masa lalu ke masa lalu.
  • Alur Campuran, yang merupakan kombinasi dari aliran maju dan mundur, dapat dicapai dengan menggunakan flash di beberapa titik dalam sejarah. Ini juga bisa memindahkan cerita dari tengah ke awal dan kemudian ke akhir sebuah cerita.

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan kali ini yang telah kami jelaskan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Struktur Cerpen. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.