Pengertian Tenaga Kerja

Posted on

GuruAkuntansi.co.id Berbicara soal tenaga kerja, sangat erat sekali kaitannya dengan angkatan kerja dan juga kesempatan kerja. Lantas, apakah hubungan antara tenaga kerja dengan angkatan kerja dan kesempatan kerja yang ada pada suatu negara ataupun wilayah? Nah.. Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai pengertian dari tenaga kerja dan juga beberapa karakteristik dan penggolongan dalam dunia tenaga kerja, selamat membaca …

Pengertian Tenaga Kerja

Pengertian Tenaga Kerja

Menurut UU No. 13 tahun 2003 Bab I pasal 1 ayat 2 disebutkan bahwa tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat.

Secara garis besar penduduk suatu negara ataupun wilayah dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu tenaga kerja dan bukan tenaga kerja.

Pengertian Tenaga Kerja Menurut Para Ahli

Ada banyak sekali definisi tenaga kerja yang diungkapkan oleh para ahli. Berikut ini merupakan dua definisi terbaik mengenai tenaga kerja :

1. Ritonga dan Yoga Firdaus

Tenaga kerja yaitu penduduk yang berada pada rentang usia kerja yang siap melaksanakan pekerjaan, antara lain mereka yang telah bekerja, mereka yang sedang mencari kerja, mereka yang sedang menempuh pendidikan (sekolah), dan juga mereka yang sedang mengurus rumah tangga.

2. Sumitro Djojohadikusumo

Tenaga kerja yaitu semua orang yang mau ataupun bersedia dan memiliki kesanggupan untuk bekerja, termasuk mereka yang menganggur meskipun mau dan mampu untuk bekerja, akan tetapi terpaksa menganggur karena tidak adanya kesempatan kerja.

3. Menurut DR Payaman Siamanjuntak

Tenaga kerja yaitu penduduk yang sudah atau sedang bekerja, yang sedang mencari pekerjaan, dan yang melaksanakan kegiatan lain seperti bersekolah dan mengurus rumah tangga. Secara praksis pengertian tenaga kerja dan bukan tenaga kerja menurut dia hanya dibedakan oleh batas umur.

4. Menurut Dumairy

Tenaga kerja yaitu penduduk yang mempunyai umur didalam batas usia kerja. Tujuan dari pemilihan batas umur tersebut, supaya definisi yang diberikan sebisa mungkin menggambarkan kenyataan yang sebenarnya.

Secara Umum tenaga kerja adalah individu yang sedang mencari atau sudah melakukan pekerjaan yang menghasilkan barang atau jasa yang sudah memenuhi persyaratan

Baca Juga :  Pengertian Leverage

ataupun batasan usia yang telah ditetapkan oleh Undang-Undang yang bertujuan untuk memperoleh hasil atau upah untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Klasifikasi Tenaga Kerja

klasifikasi tenaga kerja adalah pengelompokan akan ketenaga kerjaan yang sudah tersusun berdasarkan kriteria yang sudah di tentukan. Yaitu:

1. Berdasarkan Batas Kerja

  • Angkatan kerja yaitu penduduk usia produktif yang berusia 15-64 tahun yang sudah mempunyai pekerjaan tetapi sementara tidak bekerja, maupun yang sedang aktif mencari pekerjaan.
  • Bukan angkatan kerja yaitu mereka yang sudah berumur 10 tahun ke atas yang kegiatannya hanya bersekolah, mengurus rumah tangga. Contoh kelompok ini yaitu: anak sekolah dan mahasiswa, para ibu rumah tangga dan orang cacat, dan para pengangguran sukarela.

2. Berdasarkan Penduduknya

  • Tenaga kerja yaitu seluruh jumlah penduduk yang dianggap bisa bekerja dan sanggup bekerja jika tidak ada permintaan kerja. Menurut Undang-Undang, mereka yang dikategorikan sebagai tenaga kerja yaitu mereka yang berusia antara 15 tahun sampai dengan 64 tahun.
  • Bukan tenaga kerja yaitu mereka yang dianggap tidak mampu dan tidak mau bekerja, meskipun ada permintaan bekerja. Menurut Undang-Undang Tenaga Kerja No. 13 Tahun 2003, mereka adalah penduduk di luar usia, yaitu mereka yang berusia di bawah 15 tahun dan berusia di atas 64 tahun. Contohnya kelompok ini yaitu para pensiunan, para lansia (lanjut usia) dan anak-anak.

3. Berdasarkan Keahlian dan Pendidikannya

  • Tenaga kerja terdidik adalah tenaga kerja yang memiliki suatu keahlian atau kemahiran dalam bidang tertentu dengan cara sekolah atau pendidikan formal dan nonformal. Contohnya: pengacara, dokter, guru, dan lain-lain.
  • Tenaga kerja terlatih adalah tenaga kerjayang memiliki keahlian dalam bidang tertentu dengan melalui pengalaman kerja. Tenaga kerja terampil ini dibutuhkan adanya latihan secara berulang-ulang sehingga dapat menguasai pekerjaan tersebut. Contoh: ahli bedah, mekanik,apoteker dan lain sebagainya.
  • Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih adalah tenaga kerja kasar yang hanya mengandalkan tenaga saja. Contoh: kuli, buruh angkut, pembantu rumah tangga, dan sebagainya.
Baca Juga :  Barang Ekonomi

Angkatan Kerja

Angkatan kerja adalah setiap orang yang memiliki pekerjaan, baik yang benar-benar sedang bekerja, ataupun yang sedang berhenti bekerja sementara dikarenakan berbagai alasan (seperti petani yang tidak bekerja karena hujan, pegawai yang sedang cuti, dll).

Angkatan kerja juga meliputi setiap orang yang mempunyai kemampuan dan kemauan untuk bekerja yang sedang berusaha untuk memperoleh lapangan pekerjaan. Angkatan kerja ini disebut juga dengan kata lain sebagai pengangguran.

Bukan angkatan kerja merupakan setiap orang yang sedang menempuh pendidikan, mengurus rumah tangga, lanjut usia, cacat jasmani, dan setiap orang yang tidak melakukan kegiatan apapun yang bisa digolongkan sebagai sebuah pekerjaan.

Kesempatan Kerja

Kesempatan kerja berkaitan dengan peluang para angkatan kerja untuk bisa memperoleh pekerjaan. Atau dalam definisi lainnya, kesempatan kerja bisa diartikan sebagai permintaan ataupun kebutuhan tenaga kerja.

Kesempatan untuk kerja biasanya tercipta sebagai dampak banyaknya kegiatan dalam suatu usaha yang berjalan, baik usaha yang dilakukan oleh pihak swasta, ataupun usaha yang dilakukan oleh pemerintah.

Semakin rendah kesempatan kerja di suatu negara, maka semakin besar pula jumlah angkatan kerja yang tidak bisa bekerja. Hal ini menyebabkan pengangguran besar-besaran di sebuah negara.

Untuk menghindari hal ini, biasanya pemerintah suatu negara mencoba untuk mendatangkan pengusaha-pengusaha dari pihak asing untuk berinvestasi ataupun menjalankan usahanya di dalam negara tersebut.

Baca Juga :

Demikian pembahasan dari kami yang dapat kami bagikan mengenai pengertian dari tenaga kerja serta beberapa klasifikasi dan kategori dalam tenaga kerja, semoga dapat bermanfaat untuk kalian.