Teori Evolusi Menurut Para Ahli

Posted on

Teori Evolusi Menurut Para Ahli – Sebagai hasil dari proses perubahan dalam sebuah evolusi, yang dapat melihat pada sebuah keanekaragaman terhadap makhluk hidup yang ada saat ini.

Adanya sebuah proses pada perubahan makhluk hidup dari generasi ke generasi selama periode yang sangat panjang. Perubahan yang terjadi karena teori evolusi dapat mengambil banyak bentuk.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan dengan cara jelas dan lengkap yakni mengenai evolusi. Untuk ulasan selengkapnya, yuk… Simak penjelasan nya sebagai berikut.

Apa itu Evolusi ?

Pengertian Evolusi adalah perubahan yang lambat pada makhluk hidup padas suatu waktu yang lama. Evolusi pertama kali diselidiki terhadap Charles Robert Darwin pada 27 Desember 1831.

Kapal Angkatan Laut Kerajaan Inggris HMS “BEAGLE”, yang meninggalkan sebuah pelabuhan Plymouth untuk menjelajahi Pasifik, dan di Kepulauan Galapagos pada akhir 1835 terdampar.

Hubungan antara burung di pantai barat Ekuador (Amerika Selatan) dapat diturunkan dari hasil pengamatan selama kurang lebih 3 minggu pada burung finch. Hasil pada pengamatan ini membuat hipotesis tentang evolusi yang dikenal sebagai hipotesis Darwin.

Teori-Evolusi-Menurut-Para-Ahli

Teori Evolusi Menurut Para Ahli

Terdapat beberapa teori dalam evolusi yakni menurut para ahli, yang akan dijelaskan sebagai berikut:

1. Menurut James Hutton

Menurut James Hutton ialah dapat menetapkan teori gradualisme bahwa dalam bentuk bumi dan lapisan-lapisannya adalah sebuah hasil dari perubahan yang berlangsung secara bertahap, terus menerus dan lambat (dalam sebuah waktu yang lama).

Baca Juga :  Pengertian Diplomasi

2. Menurut Alfred Russel Wallace

Menurut Alfred Russel Wallace merupakan dapat mengembangkan teori yang mirip dengan teori Darwin. Teori Wallace didasarkan pada penelitian biologi komparatif di Brasil dan Hindia Belanda (sekarang Indonesia) dan di wilayah Malaysia. Buku penelitiannya berjudul “Pada kecenderungan varietas menyimpang tanpa batas dari tipe aslinya”. Teorinya sama terhadap apa yang akan dikembangkan oleh Darwin.

3. Menurut Carolus Linnaeus

Menurut Carolus Linnaeus merupakan dapat membuat pengaturan untuk menemukan dalam sebuah posisi reguler antara makhluk hidup dengan mencari properti yang sama dan mengelompokkan yang serupa. Klasifikasi yakni dapat berlangsung dengan cara bertahap (disebut takson), mulai dari tingkat terendah (takson spesies) hingga tingkat tertinggi (takson kerajaan).

4. Menurut Charles Lyell

Menurut Charles Lyell merupakan dapat menetapkan teori uniformitarianisme (keseragaman). Menurut Lyell, sebuah proses dapat mengubah lapisan batu dan bentuk permukaan bumi selalu sama atau tidak berubah dari waktu ke waktu. Charles Darwin terinspirasi dengan sebuah teori Hutton dan Lyell ketika dia berpikir bahwa perubahan di bumi perlahan menunjukkan bahwa bumi tersebut tua.

5. Menurut Georges Cuvier

Menurut Georges Cuvier merupakan seorang ahli anatomi, tetapi sangat peduli tentang paleontologi (ilmu fosil). Cuvier yakni dapat mendukung teori malapetaka (catastrophe), yang dapat menyatakan bahwa makhluk hidup di setiap shift tidak memiliki hubungan.

Karena pada setiap shift terbentuk karena adanya sebuah bencana alam seperti gempa bumi, banjir atau kekeringan panjang. Jika lapisan tersebut hilang karena bencana, lapisan baru muncul dengan makhluk baru yang datang dari daerah lain.

6. Menurut Jean Baptiste Lamarck

Menurut Jean Baptiste Lamarck merupakan dapat melihat kecenderungan terhadap makhluk sederhana untuk berubah menjadi makhluk yang lebih kompleks dengan sebuah prinsip proses perubahan yang dapat menuju pada kesempurnaan.

Baca Juga :  Pengertian Sosial Menurut Para Ahli

Menurut Lamarck, perubahan ini yakni sangat cocok karena harus beradaptasi dengan lingkungannya. Lamarck menjelaskan adanya sebuah proses yang dapat penyesuaian ini dengan dua cara.

7. Menurut Charles Darwin

Menurut Charles Darwin merupakan bahwa evolusi menciptakan keanekaragaman hayati. Makhluk hidup telah berevolusi melalui sebuah mekanisme terhadap seleksi alam. Organisme yang kuat akan bertahan.

Darwin juga menyoroti kemampuan organisme untuk beradaptasi dengan seleksi alam. Darwin yakni dapat menggambarkan fenomena ketiga ini menggunakan contoh terkenal yang menunjukkan perkembangan pada leher jerapah.

8. Menurut August Weissman

Menggerogoti teori Lamarck. Weismann memotong ekor tikus dari generasi ke generasi. Menurut dalam sebuah teori Lamarck, yakni akan menyebabkan adanya kemunculan dalam jenis tikus tanpa ekor. Namun, hasil eksperimen Weismann menunjukkan bahwa ekor tikus tetap sama hingga generasi terakhir.

Baca Juga :

Demikian pembahasan yang telah kami sampaikan dengan cara lengkap dan jelas yakni mengenai Teori Evolusi Menurut Para Ahli. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semua.