Tokoh Penjelajah Samudra

Posted on

Tokoh Penjelajah Samudra – Menjelajahi samudra termasuk salah satu alasan masuknya Eropa ke Indonesia, yang kemudian menjadi kekuatan kolonial Belanda di wilayah Indonesia.

Portugis dan Spanyol adalah pelopor Eropa dalam eksplorasi laut. Semangat pelaut kemudian mendorong penjelajahan lautan terhadap suatu negara-negara Eropa lainnya.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menyampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Tokoh Penjelajah Samudra. Untuk ulasan selengkapnya, yuukk… Simak sebagai berikut.

6 Tokoh Penjelajah Samudra

Tokoh-Penjelajah-Samudra

1. Bartholomeuz Diaz

Bartolomeu Dias merupakan salah satu peneliti nasional Portugis pada tahun 1484. Pada 1486 Bartholomeuz Diaz mulai menjelajahi Portugal di lautan. Dia mengendarai emas dan melakukan perjalanan ke India melalui laut.

Kepulauan ini menjadi terkenal karena pusat produksi rempah-rempahnya. India atau Indonesia dikenal di Eropa karena buku-bukunya yang berkualitas tinggi oleh Marcopolo (1254-1324).

Marcopolo termasuk dalam suatu pedagang dari Venesia, Italia. Buku ini melaporkan tentang juara dunia atau Imago Mundi selama karirnya, bahkan ketika ia berada di India.

Bartholomeuz Diaz berlayar dari Lisbon di pantai barat Afrika, dari sebuah kano yang menghadap garis pantai 220 km hingga terakhir kali ia menjelajahi kano di selatan untuk mencapai India.

Sayangnya, kapal Bartholomeuz Diaz berlabuh di ujung selatan Afrika dan menyebutnya Tanjung Harapan pada tahun 1486. Kemudian dia melacak promosinya ke Sungai Ikan Hebat.

2. Vasco da Gama

Pada 1498, Vasco da Gama melakukan perjalanan ke India di wilayah Emmanuel I. Dia meninggalkan Lisbon di sepanjang pantai barat Afrika dan kemudian ke Tanjung Harapan dan di sepanjang pantai timur benua Afrika.

Baca Juga :  Perjanjian Roem Royen

Vasco da Gama, pantai timur Afrika, bertemu dengan pedagang Muslim dan menerima sebanyak mungkin informasi tentang kekayaan alam orang-orang di Asia.

Vasco da Gama dan rombongannya mengikuti saran dan bimbingan para pahlawan Islam dan terus melintasi Samudra Hindia. Pada Mei 1498 kelompok Vasco da Gama mencapai India, dan Kalikut.

Pada titik ini, Vasco da Gama mendirikan pos perdagangan. Pada 1499 kembalinya ke Portugal disambut dengan sangat baik. Dia kembali ke India pada 1502 serta 1524.

3. Alfonso de Albuquerque

Alfonso de Albuquerque adalah salah satu pelaut paling terkenal di Portugal. Pada 1511 Alfonso de Albuquerque berhasil menaklukkan kota Malaka.

Secara politis, Portugis menguasai Malaka, tetapi ekonomi gagal karena pedagang Islam meninggalkan Malaka. Namun, pusat pedagang Islam pindah ke bisnis lain seperti Aceh, Banten, Demak dan Makassar.

Alfonso de Albuquerque melanjutkan ekspedisi leluhurnya. Dia atau Portugis sekarang tahu bahwa India bukan sumber rempah-rempah, tetapi Melaka adalah pusat perdagangan rempah-rempah di Asia.

Setelah menaklukkan Goa pada 1510, ia melakukan ekspedisi ke Malaka. Ketika mereka semua berada di Selat Malaka, Alfonso de Albuquerque mengambil kendali Malaka dengan armada mereka.

Pada 1511, d’Abuquerque yakni akhirnya menaklukkan Kerajaan Malaka. Setelah Malaka mengalahkan Myanmar dan menjalin hubungan dagang dengan Maluku dari sana.

4. Fransisco de Almaeda

Francisco de Almaeda adalah penjelajah laut Portugis yang menaklukkan Goa di India. Wilayah Goa kemudian dikembangkan oleh Francisco de Almaeda sebagai pusat komersial yang sibuk.

Rempah-rempah dibuat di India, yang dijual dengan yang terbaik di pasar Eropa, sehingga Portugis memiliki minat dalam mengendalikan daerah tersebut.

5. Pedro Alvares Cabral

Pada 1500 Cabral menjelajahi laut di rute barat, melalui Atlantik ke Brasil di Amerika Selatan. Tidak ada pemimpin Cabral Portugis yang yakin bahwa itu akan berhasil di wilayah Amerika Selatan. Beberapa negara Amerika Selatan masih menggunakan bahasa dan budaya Portugis sebagai bentuk kolonialisme Portugis.

Baca Juga :  Perjanjian Renville

6. Ferdinand Magelhaens

Ferdinand Magelhaens seperti Columbus juga merupakan penjelajahan dari lautan Spanyol. Pada 10 Agustus 1519, Magelhaens berlayar ke barat bersama Kapten Juan Sebastian del Cano dan seorang penulis Italia bernama Pigafetta. Kelompok itu termasuk 265 laki-laki dan menggunakan lima kapal pesiar.

Pigafetta-lah yang menulis kisah Magelhaens del Cano di seluruh dunia untuk membuktikan bahwa bumi itu bulat seperti bola. Misalnya, perjalanan Ferdinand Magelhaens dianggap untuk pertama kalinya di seluruh dunia.

Mulai dengan Atlantik barat ke Amerika Selatan. Dia kemudian menemukan jalan di Atlantik dan Pasifik di ujung selatan benua Amerika, yang kemudian disebut Selat Magelhaens.

Pada 1520 atau 1521, sekelompok Magelhaens mencapai Kepulauan Massava setelah melintasi Samudra Pasifik. Pulau-pulau itu kemudian dinamai Filipina, dinamai Raja Spanyol, Philips II.

Perubahan nama dan kemudian Mactan memberi mereka minat dari mereka yang tinggal di pulau itu. Itu adalah medan perang antara pasukan Mactan dan Ferdinand Magelhaens. Pertempuran ini menyebabkan kematian Magelhaes dalam waktu 27 April 1521.

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Tokoh Penjelajah Samudra. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda semuanya.